Jelang Hari Raya Idulfitri, Benarkah Santan Bisa Tingkatkan Kolesterol?

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Rabu, 12 Mei 2021 | 13:24 WIB
Jelang Hari Raya Idulfitri, Benarkah Santan Bisa Tingkatkan Kolesterol?
Ilustrasi opor ayam saat lebaran (Pixabay/polymanu)

Suara.com - Opor ayam salah satu makanan khas yang selalu ada di Hari Raya Idul Fitri. Biasanya, orang menyantap makanan bersantan ini dengan lontong atau ketupat.

Sayangnya, beberapa orang mungkin menghindari makan opo ayam karena khawatir santan bisa meningkatkan kadar kolesterol tubuh. Tetapi, apakah benar santan memengaruhi kolesterol secara langsung?

Pada dasarnya, santan adalah susu nabati yang kaya nutrisi. Santan juga mengandung banyak lemak jenuh. Lemak jenuh ini dianggap buruk untuk kesehatan karena bisa meningkatkan kolesterol dan penyakit jantung.

Tapi, dampak buruk lemak jenuh pada kesehatan masih menjadi perdebatan. Karena, santan juga mengandung sejumlah kecil nutrisi, seperti kalsium, vitamin B kompleks, vitamin C dan kolin.

Anda bisa memperoleh 2 gram protein, 2,8 gram karbohidrat dan 21,3 gram lemak dalam setiap 100 gram santan. Sebagian besar lemak atau sekitar 189 gram lemak adalah lemak jenuh.

Ilustrasi santan. (Pixabay)
Ilustrasi santan. (Pixabay)

Konsumsi santan biasanya dianggap sebagai pilihan sehat. Tapi dilansir dari Live Strong, manfaat santan itu sendiri juga dilihat dari produk yang Anda pilih. Anda akan mendapatkan manfaat yang sangat terbatas bila kandungan kelapanya hanya 5 persen.

Apalagi, banyak santan kemasan yang mengandung gula tambahan. Untungnya, kelapa adalah buah yang manis secara alami, yang berarti gula tambahan dalam produk kemasannya mungkin cukup rendah.

Sebaliknya, santan alami tidak mengandung gula tambahan dan berbagai nutrisi bermanfaat. Santan alami memiliki kandungan lemak yang jauh lebih tinggi.

Penyebab kandungan lemak kelapa memicu banyak perdebatan, karena jenis lemak jenuhnya. Kelapa memiliki campuran asam lemak jenuh rantai Panjang dan pendek, tapi sebagian besar asam lemak rantai sedang.

baca juga

Tak seperti lemak jenuh lainnya, asam lemak rantai sedang bisa bermanfaat bagi jantung Anda. Tapi, penelitian tentang hal ini seringkali bertentangan.

Banyak perselisihan mengenai santan kelapa bisa meningkatkan kolesterol yang didasarkan pada pilihan makanan Anda. Umumnya, santan kelapa diolah dalam berbagai jenis menu makanan dan beberapa makanan telah mengurangi risiko penyakit jantung.

Santan dan kolesterol

Karena banyak ketidaksepakatan mengenai lemak dalam santan kelapa bisa meningkatkan kolesterol atau tidak, baiknya Anda mengonsumsi santan kelapa dalam jumlah sedang.

Jika Anda ingin konsumsi santan kepala dalam jumlah besar, Anda harus memastikan makanan lainnya yang dikonsumsi mengandung asam lemak tak jenuh ganda yang baik untuk jantung.

Jika Anda khawatir santan bisa meningkatkan kolesterol, Anda bisa membeli produk santan yang difortifikasi dengan jumlah kelapa lebih rendah. Meskipun kandungan nutrisi dalam produk santan kemasan tak sebanding dengan santan alami, tapi santan produk kemasan Anda mungkin lebih rendah lemak.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kebiasaan Makan Kentang Justru Tingkatkan Kolesterol Tinggi, Kok Bisa?

Kebiasaan Makan Kentang Justru Tingkatkan Kolesterol Tinggi, Kok Bisa?

Health | Selasa, 11 Mei 2021 | 19:23 WIB

Diet Vegetarian Bikin Kolesterol Rendah, Tapi Turunkan Kadar Kalsium

Diet Vegetarian Bikin Kolesterol Rendah, Tapi Turunkan Kadar Kalsium

Health | Senin, 10 Mei 2021 | 11:27 WIB

Bahaya bagi Kesehatan, 6 Kondisi dan Kebiasaan Berikut Bisa Picu Kolesterol

Bahaya bagi Kesehatan, 6 Kondisi dan Kebiasaan Berikut Bisa Picu Kolesterol

Health | Selasa, 04 Mei 2021 | 15:18 WIB

Terkini

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:00 WIB

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:32 WIB