Picu Reaksi Berantai, Ini Sebab Pembekuan Darah pada Penerima Vaksin Covid

Cesar Uji Tawakal, Rosiana Chozanah

Sabtu, 15 Mei 2021 | 14:38 WIB
Picu Reaksi Berantai, Ini Sebab Pembekuan Darah pada Penerima Vaksin Covid
Ilustrasi vaksin AstraZeneca. (Dok : Istimewa)

Suara.com - Sebuah kelompok penelitian di Jerman telah memberikan penjelasan yang mungkin jadi alasan mengapa vaksin Covid-19 AstraZeneca dan Johnson & Johnson terkadang memicu peristiwa pembekuan darah langka.

Kelompok yang dipimpin Andreas Greinacher, kepala Institut Pengobatan Imunologi dan Transfusi di Rumah Sakit Universitas Greifswald, menjelaskan reaksi berantai yang melibatkan pengawet dan protein tertentu dalam vaksin yang mungkin menyebabkan pembekuan darah.

Greinacher menduga mekanisme yang menyebabkan pembekuan darah langka mungkin umum pada kedua vaksin, sebab, keduanya menggunakan adenovirus yang dimodifikasi.

"Asumsi saya adalah, dan itu hipotesis, bahwa pembekuan darah langka itu adalah efek kelas dari vaksin yang menggunakan adenovirus," jelas Greinacher, dilansir Live Science.

Jadi, memahami penyebab pembekuan darah merupakan hal penting bagi vaksin generasi berikutnya. karena SARS-CoV-2 akan tetap ada dan vaksinasi kemungkinan besar akan menjadi musiman.

Ilustrasi pembekuan darah (Freepik/sci8indy)
Ilustrasi pembekuan darah (Freepik/sci8indy)

Bagaimana vaksin dapat menyebabkan pembekuan darah?

Kelompok Greinacher berhipotesis, dalam kasus yang jarang terjadi protein di dalam vaksin dapat memicu respon kekebalan yang cepat menyebar ke seluruh tubuh.

Dalam vaksin AstraZeneca, respon seluruh tubuh mungkin muncul, sebagian, karena asam ethylenediaminetetraacetic (EDTA) atau pengawet dan penstabil umum yang ditemukan dalam obat-obatan.

Dalam studi ini, tim Greinacher mengidentifikasi lebih dari seribu protein dalam vaksin AstraZeneca yang berasal dari sel manusia.

baca juga

Kemudian, vaksin akan bersentuhan dengan trombosit, sel darah kecil yang terlibat dalam pembekuan darah.

Paparan vaksin dan protein tersebut akan 'mengaktifkan' trombosit, menyebabkannya berubah bentuk dan mengirimkan sinyal kimiawi untuk 'mengingatkan' sistem kekebalan.

Trombosit yang diaktifkan juga melepaskan zat yang disebut faktor trombosit 4 (PF4), biasanya untuk memodulasi pembekukan darah dalam tubuh.

Namun dalam beberapa kasus, PF4 menempel pada komponen di dalam vaksin, kemungkinan beberapa protein yang diturunkan dari sel, dan membentuk kompleks PF4 yang secara salah dinggap sebagai ancaman, seperti bakteri invasif.

Itu menyebabkan sel kekebalan membangun antibodi baru untuk menyerang PF4, memicu respon kekebalan yang hebat.

Ketika ini terjadi, pengawet EDTA masuk. Ini menyebabkan kebocoran pada pembuluh darah di dekat suntikan (dilihat pada tikus).

Menurut hipotesis peneliti, pembuluh darah yang bocor dapat melepaskan kompleks PF4 ke dalam aliran darah dan memicu reaksi di seluruh tubuh.

Namun, ini baru terjadi pada AstraZeneca. EDTA bukan lah bahan yang terdaftar dalam vaksin Johnson & Johnson.

"Tetapi jika vaksinasi menghasilkan kompleks Pf4 yang sama besar, mekanisme dasar di balik pembekuan mungkin masih sama," ujar Greinacher. Hingga kini Greinacher masih berusaha mengonfirmasi teorinya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Meski Sudah Vaksin Covid-19, Wajib Pakai Masker di Tempat Berikut

Meski Sudah Vaksin Covid-19, Wajib Pakai Masker di Tempat Berikut

Health | Sabtu, 15 Mei 2021 | 13:10 WIB

Keras! WHO Larang Negara Beri Vaksin Covid-19 untuk Anak-anak

Keras! WHO Larang Negara Beri Vaksin Covid-19 untuk Anak-anak

Sumbar | Sabtu, 15 Mei 2021 | 11:15 WIB

WHO Bereaksi Keras, Sejumlah Negara Mulai Beri Vaksin Covid-19 pada Anak

WHO Bereaksi Keras, Sejumlah Negara Mulai Beri Vaksin Covid-19 pada Anak

Health | Sabtu, 15 Mei 2021 | 06:50 WIB

Terkini

Tanpa Hujan dan Angin, Rumah Warga Ciamis Mendadak Ambruk, Kerugian Ditaksir Rp100 Juta

Tanpa Hujan dan Angin, Rumah Warga Ciamis Mendadak Ambruk, Kerugian Ditaksir Rp100 Juta

Jabar | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 20:43 WIB

Bogor Great Mall, Destinasi Akhir Pekan Keluarga untuk Belanja hingga Kulineran

Bogor Great Mall, Destinasi Akhir Pekan Keluarga untuk Belanja hingga Kulineran

Lifestyle | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 20:25 WIB

Hidup 4 Shio Ini Diprediksi Berubah Total pada 18 Oktober, Ada Shio Anda?

Hidup 4 Shio Ini Diprediksi Berubah Total pada 18 Oktober, Ada Shio Anda?

Lifestyle | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 20:15 WIB

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Stok Pangan Aman Belum Tentu Harga Murah

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Stok Pangan Aman Belum Tentu Harga Murah

Bisnis | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 20:15 WIB

Cuci Tangan hingga Pilah Sampah, Kebiasaan Kecil yang Perlu Diajarkan Sejak Sekolah

Cuci Tangan hingga Pilah Sampah, Kebiasaan Kecil yang Perlu Diajarkan Sejak Sekolah

Health | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 20:09 WIB

Bupati Tasikmalaya Didesak Tunduk pada Konstitusi, Hak Ahmadiyah Tak Boleh Kalah oleh Mayoritas

Bupati Tasikmalaya Didesak Tunduk pada Konstitusi, Hak Ahmadiyah Tak Boleh Kalah oleh Mayoritas

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 20:05 WIB

Mewujudkan Keadilan Sosial, Pemerintah Hadirkan Listrik hingga ke Dusun di Karawang

Mewujudkan Keadilan Sosial, Pemerintah Hadirkan Listrik hingga ke Dusun di Karawang

Bisnis | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 20:00 WIB

Dari Piyama Hiu ke Panggung Dunia, Intip Perjalanan Park Geon-roung Jadi Idol K-Pop

Dari Piyama Hiu ke Panggung Dunia, Intip Perjalanan Park Geon-roung Jadi Idol K-Pop

Your Say | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 20:00 WIB

Wisata Ramah Muslim Makin Diminati, Ini Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Memilih Destinasi

Wisata Ramah Muslim Makin Diminati, Ini Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Memilih Destinasi

Lifestyle | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 19:53 WIB

Wadah Krim Wajah Jadi Kedok, Sabu 17 Gram Gagal Masuk Lapas Banyuwangi

Wadah Krim Wajah Jadi Kedok, Sabu 17 Gram Gagal Masuk Lapas Banyuwangi

Jatim | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 19:44 WIB

×