Kasus Anak Dirukiah Sampai Tewas, KPAI: Pelaku Harus Dihukum Berat!

Risna Halidi, Dini Afrianti Efendi

Rabu, 19 Mei 2021 | 17:55 WIB
Kasus Anak Dirukiah Sampai Tewas, KPAI: Pelaku Harus Dihukum Berat!
Ilustrasi anak korban kekerasan [Shutterstock]

Suara.com - Sebuah kejadian kekerasan anak yang memilukan terungkap di media sosial.

Seorang anak berusia 7 tahun berinisial A asal Temanggung, Jawa Tengah tewas mengenaskan diduga akibat ritual pembersihan aura negatif yang diklaim sebagai praktik rukiah.

Menurut cerita yang beredar, A meregang nyawa setelah kepalanya dibenamkan ke dalam bak air, untuk 'mengobati' perilaku nakalnya yang disebut akibat dari kesurupan genderuwo. 

Praktik rukiah ini dilakukan oleh dua orang pemuda yang berprofesi sebagai dukun. Setelah mati lemas, orangtua diberi tahu jika buah hatinya yang telah mati akan hidup kembali.

Kisah ini miris ini terungkap baru-baru ini, padahal menurut cerita, kejadian kematian A sudah terjadi sejak Januari 2021 lalu. 

Kini kepolisian Polsek Bejen, Temanggung telah turun tangan, memboyong dan mengamankan kedua dukun beserta kedua orangtua A ke kantor polisi untuk penyelidikan lebih lanjut.

Kekinian, Ketua Komisi Perlindungan Anak (KPAI) Susanto mendorong kepolisian terus mengusut tuntas kasus tersebut secara terang benderang.

KPAI meminta kepolisian untuk mengusut tuntas siapa saja pihak yang terlibat kematian A dan dihukum berat tanpa pandang bulu.

"Bahwa semua pihak siapapun orangnya, apakah pihak keluarga maupun masyarakat (harus bertanggungjawab) melindungi anak Indonesia," terang Susanto, dalam keterangan yang diterima Suara.com, Rabu (19/5/2021).

baca juga

Lebih lanjut, Susanto menilai siapapun orangnya termasuk keluarga dan masyarakat tidak ada yang berhak untuk melakukan kekerasan atau pelanggaran terhadap anak Indonesia.

"Tentu menjadi pembelajaran semua pihak karena setiap anak Indonesia harus dilindungi dan tidak boleh ada siapapun, yang dapat melakukan tindakan pelanggaran terhadap anak," pungkas Susanto. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

KPAI Kecewa MA Batalkan SKB Tiga Menteri Soal Seragam Sekolah

KPAI Kecewa MA Batalkan SKB Tiga Menteri Soal Seragam Sekolah

News | Senin, 10 Mei 2021 | 09:07 WIB

Atta Halilintar Tolak Disalahkan Bikin Konten Menjurus: Padahal Udah Halal

Atta Halilintar Tolak Disalahkan Bikin Konten Menjurus: Padahal Udah Halal

Bali | Minggu, 09 Mei 2021 | 06:46 WIB

4 Konten Kontroversial Atta Halilintar dan Aurel Hermansyah, Disemprot KPAI

4 Konten Kontroversial Atta Halilintar dan Aurel Hermansyah, Disemprot KPAI

Entertainment | Jum'at, 07 Mei 2021 | 14:05 WIB

Terkini

Kemnaker Buka Pelatihan Vokasi untuk Korban PHK 20242026, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Kemnaker Buka Pelatihan Vokasi untuk Korban PHK 20242026, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Jenazah Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Nyang-Nyang Bali, Diduga WNA

Jenazah Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Nyang-Nyang Bali, Diduga WNA

Bali | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:58 WIB

Persis Solo Tertahan di Manahan, Bermain Imbang Kontra RANS Nusantara FC

Persis Solo Tertahan di Manahan, Bermain Imbang Kontra RANS Nusantara FC

Surakarta | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:44 WIB

Bus Colt Diesel Mundur Tak Terkendali, Tabrak Tembok dan Atap Bengkel di Babakan Madang

Bus Colt Diesel Mundur Tak Terkendali, Tabrak Tembok dan Atap Bengkel di Babakan Madang

Bogor | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:37 WIB

Ajang Olahraga Buka Peluang Ekonomi bagi UMKM, Gubernur Dorong Pasar Malam

Ajang Olahraga Buka Peluang Ekonomi bagi UMKM, Gubernur Dorong Pasar Malam

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:30 WIB

Kader PSI Kabupaten Bogor Desak Jokowi Masuk Jajaran Pengurus DPP

Kader PSI Kabupaten Bogor Desak Jokowi Masuk Jajaran Pengurus DPP

Jabar | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:29 WIB

Tak Cuma Manis dan Creamy, Ini yang Bikin Kopi Susu Gula Aren Kian Digemari

Tak Cuma Manis dan Creamy, Ini yang Bikin Kopi Susu Gula Aren Kian Digemari

Lifestyle | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Kapal Asal Malaysia Bawa 1,16 Ton Ketamin, Dasco Tegaskan Jaga Generasi Muda

Kapal Asal Malaysia Bawa 1,16 Ton Ketamin, Dasco Tegaskan Jaga Generasi Muda

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:51 WIB

Sarkemfest 2026 Tak Sekadar Pesta, UMKM Lokal Didorong Ketiban Berkah Wisata Malioboro

Sarkemfest 2026 Tak Sekadar Pesta, UMKM Lokal Didorong Ketiban Berkah Wisata Malioboro

Jogja | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:37 WIB

Celah Keamanan Server Email Terbuka, Organisasi Diminta Bergerak dalam 2472 Jam

Celah Keamanan Server Email Terbuka, Organisasi Diminta Bergerak dalam 2472 Jam

Tekno | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:35 WIB

×