Jangan Keseringan Konsumsi 5 Makanan Sehat Ini, Ketahui Dampaknya!

Arendya Nariswari | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Minggu, 23 Mei 2021 | 18:02 WIB
Jangan Keseringan Konsumsi 5 Makanan Sehat Ini, Ketahui Dampaknya!
Ilustrasi makanan sehat (pexels)

Suara.com - Anda mungkin berpikir bahwa konsumsi makanan sehat jauh lebih aman untuk tubuh, sehingga mengonsumsi berulang kali tidak akan berdampak buruk pada kesehatan.

Faktanya, makanan sehat sekalipun bisa berdampak buruk pada kesehatan tubuh Anda bila dikonsumsi berlebihan. Meskipun, makanan yang Anda konsumsi tinggi nutrisi dan rendah kalori.

Berikut ini dilansir dari Bright Side, beberapa makanan sehat yang harusnya tidak boleh dikonsumsi berlebihan.

Ilustrasi brokoli (unsplash.com/Louis Hansel)
Ilustrasi brokoli (unsplash.com/Louis Hansel)

1. Brokoli

Semangkuk brokoli mentah mengandung 31 kalori, 6 gram karbohidrat dan 0,3 gram lemak. Brokoli juga kaya serat, protein, vitamin C, kalium, vitamin dan mineral lainnya.

Tapi, penelitian telah menemukan bahwa konsumsi terlalu banyak brokoli dan sayuran cruciferous lainnya, termasuk sayuran kangkong, kembang kol, kubis, kubis brussel bisa menyebabkan iritasi usus atau perut kembung.

Makan brokoli dan sejenisnya secara berlebihan bisa menimbulkan efek negatif pada orang yang mengonsumsi obat jantung dan pengencer darah karena kandungan vitamin K yang tinggi.

2. Salmon

Salmon adalah sumber protein tanpa lemak dan asam lemak omega-3 yang baik untuk mengurangi peradangan. Satu porsi salmon atau sekitar 3 ons memenuhi hampir 30 persen kebutuhan protein harian orang dewasa.

Tapi, konsumsi salmon berlebihan bisa berdampak negatif pada darah trombosit. Penelitian juga menemukan makan terlalu banyak salmon bisa meningkatkan kadar merkuri dalam darah.

Salmon yang dibudidayakan Ternyata memiliki hampir 2 kali lipat jumlah lemak dan kalori. Penelitian terbaru juga menemukan bahwa salmon yang dibudidayakan berkaitan dengan obesitas dengan jumlah polutan dan kimia yang bisa ditemukan di perairan pertainan.

3. Kayu manis

Kayu manis dianggap sebagai makanan super karena kandungan antioksidan yang tinggi, mampu menurunkan kadar gula darah, mengurangi peradangan dan mencegah penyakit jantung. Tapi, kita hanya bisa mengonsumsi kayu manis dalam satu sendok teh sehari.

Penelitian telah mengungkapkan terlalu banyak konsumsi kayu manis bisa menjadi racyn dalam tubuh karena kandungan coumarinnya. Coumarin ini sangat berbahaya bagi orang dengan masalah hati.

4. Alpukat

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Makanan Sehari-hari yang Dapat Meningkatkan Suasana Hati

5 Makanan Sehari-hari yang Dapat Meningkatkan Suasana Hati

Lifestyle | Senin, 17 Mei 2021 | 06:15 WIB

Tips Jaga Kondisi Tubuh Agar Tidak Drop Usai Lebaran

Tips Jaga Kondisi Tubuh Agar Tidak Drop Usai Lebaran

Jakarta | Sabtu, 15 Mei 2021 | 16:05 WIB

Tips Menjaga Berat Badan Agar Tidak Gemuk Pasca Lebaran

Tips Menjaga Berat Badan Agar Tidak Gemuk Pasca Lebaran

Video | Jum'at, 14 Mei 2021 | 19:10 WIB

Terkini

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:59 WIB

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:59 WIB

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:56 WIB

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:05 WIB

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:46 WIB