Menteri PPPA: Relawan - Pendamping Korban Kekerasan Prioritas Terima Vaksin

Bimo Aria Fundrika, Dini Afrianti Efendi

Selasa, 25 Mei 2021 | 01:30 WIB
Menteri PPPA: Relawan - Pendamping Korban Kekerasan Prioritas Terima Vaksin
Menteri PPPA: Relawan - Pendamping Korban Kekerasan Prioritas Terima Vaksin. (Dok: Kemenpppa)

Suara.com - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Menteri PPPA) Bintang Puspayoga, mengatakan jika relawan dan para pendamping perempuan maupun anak korban kekerasan termasuk dalam kelompok berisiko terpapar Covid-19, sehingga harus diprioritaskan mendapat vaksin.

"Saya mendorong pemerintah daerah agar ikut berkontribusi dalam percepatan penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia, salah satunya dengan memfasilitasi pelaksanaan vaksinasi Covid-19 bagi pendamping perempuan dan anak korban kekerasan," ujar Menteri Bintang dalam siaran pers yang diterima suara.com, Senin (24/5/2021).

Kerentanan relawan dan para pendamping ini terjadi saat turun ke lapangan untuk melakukan pendampingan, mereka juga diliputi rasa khawatir akan terpapar Covid-19. Salah satu kekhawatiran adalah mereka jadi Orang Tanpa Gejala (OTG) tanpa disadari.  

Menteri PPPA: Relawan - Pendamping Korban Kekerasan Prioritas Terima Vaksin. (Dok: Kemenpppa)
Menteri PPPA: Relawan - Pendamping Korban Kekerasan Prioritas Terima Vaksin. (Dok: Kemenpppa)

Menteri Bintang mengatakan memvaksinasi relawan dan pendamping juga akan berikan kenyamanan dan keamanan perempuan dan anak penyintas kekerasan. Apalagi mereka adalah garda terdepan perlindungan perempuan dan anak korban kekerasan, sehingga mereka harus terlindungi.

Beruntung sudah ada 890 pendamping perempuan dan anak korban kekerasan hari ini, Senin (24/5/2021) divaksinasi oleh Kemen PPPA. Namun itu saja tidak cukup pemerintah daerah juga harus mendorong vaksinasi kepada pendamping dan relawan yang tersebar di daerah.

"Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 ini bisa dilakukan oleh Dinas PPPA di daerah bersinergi dengan stakeholder terkait, seperti yang Kemen PPPA lakukan hari ini,” pungkas Menteri Bintang.

Salah satu perwakilan relawan dari International Organization for Migration (IOM), Eny Rofiatul yang telah divaksinasi Covid-19, mengaku merasa tenang karena selama ini khawatir jadi OTG yang menularkan Covid-19 kepada para korban yang didampinginya.

"Kami justru khawatir ketika ternyata kami yang memiliki potensi untuk menularkan Covid-19 kepada para korban. Kami juga khawatir menularkan Covid-19 kepada keluarga kami di rumah. Kami berharap jangkauan vaksinasi Covid-19 bagi para pendamping perempuan dan anak korban kekerasan bisa lebih luas lagi," aku Eny.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Melonjak Pasca Lebaran, Kasus Covid-19 Riau Didominasi Klaster Keluarga

Melonjak Pasca Lebaran, Kasus Covid-19 Riau Didominasi Klaster Keluarga

Riau | Senin, 24 Mei 2021 | 21:07 WIB

Sebanyak 130 Ribu Pekerja Hotel dan Restoran Akan Divaksinasi Covid-19

Sebanyak 130 Ribu Pekerja Hotel dan Restoran Akan Divaksinasi Covid-19

Lifestyle | Senin, 24 Mei 2021 | 21:00 WIB

Update Klaster RT di Malang, Dua Warga Meninggal Positif Covid-19

Update Klaster RT di Malang, Dua Warga Meninggal Positif Covid-19

Malang | Senin, 24 Mei 2021 | 20:56 WIB

Terkini

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:00 WIB