Sering Tidak Disadari, Ini Gejala Diabetes Tipe 1 yang Sering Dialami Anak

Bimo Aria Fundrika | Aflaha Rizal Bahtiar | Suara.com

Kamis, 27 Mei 2021 | 21:30 WIB
Sering Tidak Disadari, Ini Gejala Diabetes Tipe 1 yang Sering Dialami Anak
Kenali ciri-ciri diabetes pada anak. (Shutterstock)

Suara.com - Kasus diabetes pada anak sempat meningkat di Indonesia pada tahun 2005 dan 2009. Meski demikian, peningkatan ini tidak sebesar seperti dulu. 

Hal tersebut seperti diungkapkan oleh Dokter Spesialis Anak dan Konsultan Ensocrine Dr. dr. Nanis Sacharina Marzuki.

Nanis menjealaskan, seorang anak yang mengalami diabetes bisa berisiko mengalami koma. Hal ini disebabkan karena adanya gula darah yang tinggi.

Selain itu, diabetes juga memiliki komplikasi kronis mendadak, seperti jantung, ginjal, dan mata. Kondisi komplikasi ini, menurut Nanis perlu diwaspadai. 

Ilustrasi obat diabetes. [Dok.pixabay/stevepb]
Ilustrasi obat diabetes. [Dok.pixabay/stevepb]

“Ini perlu diwaspadai, karena diabetes anak sangat berisiko sekali, bahkan bisa menyebabkan kematian,” ungkapnya saat ditemui di RSU Bunda Jakarta, Rabu (26/5/2021).

Untuk itu, penting mengenali gejala yang kerap dialami oleh anak yang menderita diabetes tipe 1. Nanis sendiri mengatakan bahwa gejalanya cukup beragam. 

“Diabetes tipe 1 itu anak bisa mengalami gejala kencing yang banyak, makan yang banyak, tapi berat badan cenderung turun,” ungkapnya.

Tidak hanya itu, anak juga bisa mengalami infeksi pada diabetes tipe 1.

“Biasanya ada infeksi virus yang menimbulkan diabetes tipe 1 ini pada anak, seperti infeksi enterovirus yang menyebabkan sel beta pankreas perlahan rusak dan tidak berfungsi,” kata dr. Nanis.

Bukan hanya diabetes tipe 1, anak juga bisa mengalami diabetes tipe II. Pada diabetes tipe II anak biasanya mengalami obesitas di usia dini. 

Biasanya menurut Nanis, diabetes tipe II pada anak terjadi saat usia 5 tahun. Kondisi diabetes ini saling berkelindan dan meningkatkan risiko obesitas. 

Oleh sebab itu, orangtua perlu sadar akan gejala dan juga pentingnya untuk mencegah dan menghindari agar anak tidak mengalami diabetes. 

“Untuk diabetes tipe II ini meningkat adanya obesitas pada anak berusia 5 tahun. Bahkan menurut data, anak saja sudah meningkatkan mulai dari 11 persen hingga 18 persen obesitas. Jadi kita sebetulnya perlu menjaga proporsi tubuh anak agar tubuhnya naik bersamaan,” paparnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Jenis Buah yang Aman untuk Penderita Diabetes, Apa Saja?

5 Jenis Buah yang Aman untuk Penderita Diabetes, Apa Saja?

Your Say | Rabu, 26 Mei 2021 | 19:03 WIB

Sering Tidak Disadari, Ini 4 Tanda Asupan Gula di Tubuh Sudah Tinggi

Sering Tidak Disadari, Ini 4 Tanda Asupan Gula di Tubuh Sudah Tinggi

Health | Selasa, 25 Mei 2021 | 13:00 WIB

Banyak Negara Bagian India Mengumumkan Infeksi Jamur Hitam Menjadi Epidemi

Banyak Negara Bagian India Mengumumkan Infeksi Jamur Hitam Menjadi Epidemi

Health | Sabtu, 22 Mei 2021 | 09:11 WIB

Terkini

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 05:00 WIB

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Health | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:43 WIB

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:11 WIB

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB