Klaster Idul Fitri, Covid-19 Malaysia Meningkat Drastis dan Bersiap Lockdown

Cesar Uji Tawakal, Fita Nofiana

Sabtu, 29 Mei 2021 | 12:23 WIB
Klaster Idul Fitri, Covid-19 Malaysia Meningkat Drastis dan Bersiap Lockdown
Ilustrasi Malaysia. [Shutterstock]

Suara.com - Perdana Menteri Malaysia mengumumkan pada hari Jumat (28/5/2021) bahwa negara tersebut akan melakukan penutupan secara penuh. Hal ini disebabkan karena negara tersebut mengalami kenaikan kasus Covid-19 yang signifikan. Dalam hal ini, kegiatan ekonomi dan sosial dihentikan selama dua minggu untuk menahan wabah yang memburuk.

Melansir dari Medical Xpress, Perdana Menteri Muhyiddin Yassin mengatakan keputusan untuk menerapkan lockdown mulai 1 Juni di mana kasus harian 8.000 pada hari Jumat.

Pemerintah awal bulan juni memberlakukan penguncian sebagian hingga 7 Juni, menghentikan penutupan bisnis untuk mencegah kemungkinan bencana ekonomi. Tetapi infeksi baru telah meningkat sejak festival Idul Fitri. Kasus di negara tersebut melonjak menjadi 8.290 pada hari Jumat. 

Kasus ini meningkatkan total kasus negara menjadi 549.514. Kementerian kesehatan juga melaporkan 61 kematian pada hari Jumat, mendorong penghitungan menjadi 2.552 hampir 40 persen tercatat pada bulan ini saja. Total kasus dan kematian Malaysia melonjak hampir lima kali lipat dibandingkan tahun lalu.

Ilustrasi virus corona Covid-19, masker bedah (Pixabay/Coyot)
Ilustrasi virus corona Covid-19, masker bedah (Pixabay/Coyot)

Muhyiddin mengatakan dalam pernyataannya bahwa semua kegiatan bisnis akan ditutup 1 hingga 14 Juni dalam fase pertama lockdown penuh kecuali untuk layanan penting. Jika kasus harian turun, beberapa sektor ekonomi akan diizinkan untuk dibuka kembali.

Muhyiddin berjanji bahwa pemerintah akan memperkuat sistem perawatan kesehatan untuk memastikannya tidak runtuh dan meningkatkan vaksinasi.

Menteri Senior Ismail Sabri mengatakan bahwa banyak etnis Muslim Melayu melanggar aturan keamanan Covid-19 yang melarang mereka saling mengunjungi selama perayaan Idul Fitri.

Dia mengatakan 24 cluster Idul Fitri telah terdeteksi dengan 850 kasus yang dikonfirmasi. Banyak kasus positif melibatkan orang-orang yang tidak menunjukkan gejala.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Vaksin Sinovac Disebut 97 Persen Cegah Kematian akibat Covid-19 di Uruguay

Vaksin Sinovac Disebut 97 Persen Cegah Kematian akibat Covid-19 di Uruguay

Health | Sabtu, 29 Mei 2021 | 12:08 WIB

Pemerintah Izinkan Masjid Digunakan Untuk Isolasi Pasien COVID-19

Pemerintah Izinkan Masjid Digunakan Untuk Isolasi Pasien COVID-19

Batam | Sabtu, 29 Mei 2021 | 11:55 WIB

Didenda Rp 34 Juta Karena Langgar Prokes, Begini 4 Potret Acara Akikah Anak Siti Nurhaliza

Didenda Rp 34 Juta Karena Langgar Prokes, Begini 4 Potret Acara Akikah Anak Siti Nurhaliza

Entertainment | Sabtu, 29 Mei 2021 | 11:46 WIB

Terkini

FIFA Selidiki Insiden Kericuhan Pascalaga Final, Sejumlah Pemain Argentina Terancam Sanksi

FIFA Selidiki Insiden Kericuhan Pascalaga Final, Sejumlah Pemain Argentina Terancam Sanksi

Bola | Selasa, 21 Juli 2026 | 19:20 WIB

Sudah Berusia 40 Tahun, Kapal Induk Italia Dinilai Tak Cocok Untuk Pertahanan RI

Sudah Berusia 40 Tahun, Kapal Induk Italia Dinilai Tak Cocok Untuk Pertahanan RI

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 19:20 WIB

4 Hybrid Sunscreen Cegah Jerawat Meradang Akibat Paparan Sinar Matahari

4 Hybrid Sunscreen Cegah Jerawat Meradang Akibat Paparan Sinar Matahari

Your Say | Selasa, 21 Juli 2026 | 19:20 WIB

Dasco Pastikan 'Mesin Legislasi' Tetap Panas saat Reses, Gaspol Bahas 4 RUU Ini

Dasco Pastikan 'Mesin Legislasi' Tetap Panas saat Reses, Gaspol Bahas 4 RUU Ini

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 19:18 WIB

8 Krim Pencerah Wajah yang Ditarik BPOM, Ada Kandungan Merkuri dan Hidrokinon

8 Krim Pencerah Wajah yang Ditarik BPOM, Ada Kandungan Merkuri dan Hidrokinon

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 19:18 WIB

Ada Rupa Ada Harga, Changan Ogah Ikut Tren 'Perang Harga' Mobil Listrik di Indonesia

Ada Rupa Ada Harga, Changan Ogah Ikut Tren 'Perang Harga' Mobil Listrik di Indonesia

Otomotif | Selasa, 21 Juli 2026 | 19:15 WIB

Satu Sekolah Dilayani Dua SPPG, BGN Percepat Integrasi Data MBG dan Dapodik

Satu Sekolah Dilayani Dua SPPG, BGN Percepat Integrasi Data MBG dan Dapodik

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 19:13 WIB

5 Pelembap yang Bagus untuk Kulit Berjerawat dan Berminyak, Lengkap dengan Ulasan Pengguna

5 Pelembap yang Bagus untuk Kulit Berjerawat dan Berminyak, Lengkap dengan Ulasan Pengguna

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 19:10 WIB

Main di Kota Petir, Ini Jadwal Timnas Indonesia vs Vietnam dan Kamboja di Piala AFF 2026

Main di Kota Petir, Ini Jadwal Timnas Indonesia vs Vietnam dan Kamboja di Piala AFF 2026

Bola | Selasa, 21 Juli 2026 | 19:07 WIB

3 Skin Tint Lokal untuk Kulit Sawo Matang, Lengkap dengan Shade Rekomendasinya

3 Skin Tint Lokal untuk Kulit Sawo Matang, Lengkap dengan Shade Rekomendasinya

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 19:05 WIB

×