Belum Selesai dengan Mucormycosis, India Temukan Kasus Aspergillosis

Yasinta Rahmawati Suara.Com
Minggu, 30 Mei 2021 | 19:41 WIB
Belum Selesai dengan Mucormycosis, India Temukan Kasus Aspergillosis
(Shutterstock)

Suara.com - Peningkatan kasus mucormycosis atau infeksi jamur hitam di India terjadi di antara pasien Covid-19 selama perawatan atau setelah pemulihan. Lebih dari 11.000 kasus infeksi jamur hitam atau mucormycosis telah dilaporkan sejauh ini, dengan Maharashtra serta Gujarat sebagai negara bagian yang paling parah terkena.

Dilansir dari The Healthsite, kombinasi diabetes, Covid-19, dan steroid dipandang sebagai alasan di balik berjangkitnya mucormycosis di seluruh negeri. Namun selain infeksi jamur hitam, ditemukan pula infeksi jamur putih dan kuning.

Tetapi kini dokter juga melihat peningkatan tajam dalam jumlah infeksi jamur lainnya seperti aspergillosis di antara unit perawatan intensif dan pasien yang sembuh dari Covid-19.

Telah dilaporkan bahwa infeksi aspergillosis terdeteksi pada orang yang baru sembuh dari Covid-19. Pada Kamis lalu, dokter di Vadodara melaporkan 262 kasus baru infeksi jamur hitam dan delapan kasus baru aspergillosis.

Aspergillosis adalah infeksi jamur yang disebabkan oleh aspergillus, jamur umum (sejenis jamur) yang hidup di dalam dan bahkan di luar ruangan. Kebanyakan orang menghirup spora Aspergillus setiap hari tanpa mengalami sakit.

Ilustrasi Sakit (Pexels/Andrea)
Ilustrasi Sakit (Pexels/Andrea)

Tetapi mereka dengan sistem kekebalan yang lemah, memiliki diabetes yang tidak terkontrol, penerima transplantasi organ, seseorang dengan jenis kanker darah tertentu, mereka yang menggunakan steroid, atau memiliki penyakit paru-paru berada pada risiko yang lebih tinggi untuk mengembangkan masalah kesehatan akibat aspergillus, kata Dr. Shalaka Dighe, Ahli Bedah THT, Rumah Sakit Multispesialis Zen, Mumbai.

"Steroid mengurangi peradangan dalam tubuh, tapi juga menekan kekebalan. Kami sekarang secara rutin melakukan endoskopi hidung untuk semua pasien pasca-covid yang dirawat di Rumah Sakit Multispesialis Zen untuk diagnosis dini infeksi jamur invasif sebelum menyebar ke mata atau otak," kata Dr. Dighe.

Gejala umum infeksi aspergillosis termasuk hidung tersumbat, demam, sakit kepala, dan nyeri wajah. Bola jamur unik yang terdiri dari serat jamur, lendir, sel, dan protein pembekuan darah dapat berkembang di sinus. Infeksi ini bisa menyebar ke area lain, termasuk otak. Kadang-kadang dikaitkan dengan keropos tulang di tulang wajah.

Baca Juga: 15 Daerah di Sumbar Zona Oranye, 4 Zona Kuning

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI