Ibu Hamil Jangan Berpikir Harus Makan Banyak untuk 2 Orang, Ini Risikonya!

Arendya Nariswari, Shevinna Putti Anggraeni

Selasa, 01 Juni 2021 | 11:45 WIB
Ibu Hamil Jangan Berpikir Harus Makan Banyak untuk 2 Orang, Ini Risikonya!
Ibu hamil (Shutterstock)

Suara.com - Ada asumsi bahwa ibu hamil harus makan 2 kali lipat lebih banyak, karena mereka harus memberi nutrisi untuk 2 orang. Tapi, para ahli memperingatkan wanita yang terlalu banyak makan selama kehamilan justru berisiko menderita diabetes gestasional.

Diabetes disebabkan oleh terlalu banyak gula darah yang biasanya diatur oleh insulin. Tetapi, penderita diabetes tipe 1 tidak bisa memproduksi cukup insulin untuk mengontrol kadar gula darah tetap stabil.

Hormon yang diproduksi selama kehamilan bisa membuat tubuh menjadi resisten terhadap insulin. Artinya, kadar gula darah tetap tinggi

Konsultan Obstetrician and Gynaecologist, Dr. Gregory Ohihoin, dari Nigerian Instutute of Medical Research mengatakan wanita perlu berhati-hati ketika berasumsi mereka harus makan untuk dua orang selama hamil.

Karena, wanita akan mengalami fase mengidam makanan yang berbeda-beda dan beberapa wanita juga akan mengalami peningkatan nafsu makan selama hamil.

Ibu Hamil (Envato)
Ibu Hamil (Envato)

Dr Ohihoin mengatakan selama kehamilan Anda harus mengikuti diet sehat seimbang dan tidak boleh menipu diri sendiri dengan berpikir bahwa makan untuk dua orang atau menambah jumlah porsi malam selama hamil itu baik-baik saja.

"Pada beberapa wanita, mereka mungkin bisa makan lebih dari 2 porsi dalam sekali makan karena nafsu makan yang tak terkendali. Akibatnya, mereka mengalami kelebihan berat badan yang tak terkendali," kata Dr Ohihoin dikutip dari The Sun.

Kelompok ibu hamil ini berisiko tinggi terkena diabetes mellitus gestasional dan mengalami kesulitan persalinan.

NHS juga mendukung gagasan ini dan mengatakan Anda tidak perlu makan untuk dua orang, meskipun Anda sedang hamil anak kembar dua atau tiga.

baca juga

"Cobalah untuk sarapan sehat setiap hari, karena ini bisa membantu Anda menghindari mengemil makanan tinggi lemak dan gula," jelas NHS.

Makan sehat, artinya mengubah jumlah makanan berbeda yang dikonsumsi sehibgga pola makan Anda lebih bervariasi daripada menghilangkan semua makanan favorit.

Dr Ohihoin menjelaskan bahwa kualitas makanan yang Anda konsumsi jauh lebih penting daripada kuantitas. Konsumsi makanan yang berbeda-beda juga bisa membantu mengatasi rasa mual selama kehamilan.

"Protein adalah asupan makanan yang paling dibutuhkan bayi karena mengandung asam amino sebagai bahan pembangun tubuh," jelasnya.

Tubuh setiap manusia membutuhkan 20 jenis asam amino yang berbeda, 12 di antaranya diproduksi oleh tubuh (asam amino non-esensial) dan 8 lainnya diperoleh dari makanan.

NHS menambahkan ketika Anda sedang hamil, Anda harus menghindari makan lebih dari 2 porsi ikan berminyak dalam seminggu, seperti salmon, trout, mackerel dan herring yang bisa mengandung toksin.

Pakar lain, Dr. Joseph Akinde mengatakan seorang wanita tidak selalu perlu makan makanan tambahan selama kehamilan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kenali Gejala Diabetes Tipe 2, Waspada Jika Sudah Alami Ini!

Kenali Gejala Diabetes Tipe 2, Waspada Jika Sudah Alami Ini!

Banten | Senin, 31 Mei 2021 | 16:10 WIB

Gejala Diabetes Tipe 2: Waspadai Kulit Tangan Bertekstur!

Gejala Diabetes Tipe 2: Waspadai Kulit Tangan Bertekstur!

Health | Senin, 31 Mei 2021 | 14:29 WIB

Bolehkan Pasien Diabetes Minum Madu? Begini Aturannya!

Bolehkan Pasien Diabetes Minum Madu? Begini Aturannya!

Health | Senin, 31 Mei 2021 | 12:50 WIB

Terkini

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:55 WIB

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:12 WIB

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:48 WIB

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Jabar | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:20 WIB

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Banten | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:06 WIB

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:42 WIB

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:10 WIB

×