Pengaruhi Kesuburan, Pasangan Harusnya Berhenti Merokok saat Rencanakan Kehamilan

Arendya Nariswari, Fita Nofiana

Selasa, 01 Juni 2021 | 11:47 WIB
Pengaruhi Kesuburan, Pasangan Harusnya Berhenti Merokok saat Rencanakan Kehamilan
Ilustrasi hamil anak kembar. (unsplash)

Suara.com - Sudah menjadi fakta umum bahwa merokok berbahaya bagi kesehatan dan dapat memengaruhi kesuburan apapun jenis kelamin Anda.

“Masalahnya bisa disaksikan langsung dari pembuahan karena menunda proses dan menyebabkan hambatan. Umumnya, pasangan yang melakukan hubungan seks tanpa kondom setiap 2 sampai 3 hari sekali akan hamil dalam setahun," kata Dr. Aswati Nair, Konsultan Kesuburan, Nova IVF Fertility, New Delhi seperti yang dikutip dari India Express.

"Tapi, bagi perokok, kemungkinan hamil menjadi hampir setengahnya. Dalam skenario seperti itu, berhenti merokok adalah satu-satunya pilihan bagi pasangan tersebut,” imbuhnya. 

Melansir dari India Express, dokter Nair menyatakan bahwa berhenti merokok bisa meningkatkan peluang kesuburan. Menjadi bukan perokok juga akan membantu jika Anda sedang mengalami pengobatan masa subur.

Perokok pasif juga sangat memengaruhi peluang untuk hamil. Meskipun Anda tidak merokok, menghirup asap rokok pasangan dapat merusak kemampuan Anda untuk hamil.

Dalam konteks pria, merokok mengurangi kualitas air mani, menyebabkan jumlah sperma lebih rendah, mempengaruhi pergerakan sperma dan terkadang bisa membuat pria impoten. 

Ilustrasi merokok.[Unsplash/Irina Iriser]
Ilustrasi merokok.[Unsplash/Irina Iriser]


"Idealnya, pasangan harus berhenti merokok sepenuhnya ketika mereka memutuskan untuk memulai sebuah keluarga. Namun, telah terlihat bahwa alih-alih berhenti, mereka mengurangi hanya merokok. Padahal tingkat merokok yang rendah masih dapat menghambat kehamilan," ujar dokter Nair. 

"Merokok 1 sampai 5 batang sehari membuat Anda lebih rentan mengalami kehamilan ektopik. Di kemudian hari dalam kehamilan, merokok juga dapat menyebabkan cacat lahir, hambatan pertumbuhan, dan tekanan darah tinggi. Merokok lebih sedikit tidak mengurangi risiko kelahiran prematur atau berat badan lahir rendah," imbuhnya. 
 
Dokter Nair juga menegaskan bahwa rokok rendah tar atau rendah nikotin sama berbahayanya bagi Anda dan kesehatan bayi. 

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lucinta Luna Pamer Kehamilan, Netizen: Sehat Selalu Ya Bapak-Bapak

Lucinta Luna Pamer Kehamilan, Netizen: Sehat Selalu Ya Bapak-Bapak

Bogor | Selasa, 01 Juni 2021 | 06:10 WIB

Hati-hati, Merokok Sembarangan di Kota Bandung Bisa Kena Denda Rp 500 Ribu

Hati-hati, Merokok Sembarangan di Kota Bandung Bisa Kena Denda Rp 500 Ribu

Jabar | Senin, 31 Mei 2021 | 14:42 WIB

Cegah Peningkatan Merokok Remaja, Struktur Cukai Perlu Disederhanakan

Cegah Peningkatan Merokok Remaja, Struktur Cukai Perlu Disederhanakan

Bisnis | Senin, 31 Mei 2021 | 13:59 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×