Dokter Jawab Alasan Mengapa Masyarakat Indonesia Doyan Konsumsi Informasi Hoaks

Risna Halidi, Aflaha Rizal Bahtiar

Kamis, 03 Juni 2021 | 17:51 WIB
Dokter Jawab Alasan Mengapa Masyarakat Indonesia Doyan Konsumsi Informasi Hoaks
Ilustrasi hoaks. (Shutterstock)

Suara.com - Hoaks terkait vaksinasi menjadi bukti bahwa sebagian masyarakat Indonesia masih menelan informasi mentah-mentah.

Padahal hoaks dan mitos terkait vaksinasi atau hoaks kesehatan lainnya dapat merugikan masyarakat dan program pengentasan wabah Covid-19.

Dikatakan Dokter Spesialis Penyakit Dalam dr. Suzy Maria, Sp.PD, orang Indonesia memang cenderung senang dengan berita sensasional termasuk hoaks.

"Jadi memang masyarakat Indonesia itu senang dengan berita sensasional, jadi kalau misalkan berita sensasional dan tertarik lalu disebarkan, orang akan berpikir ‘Oh ya bener juga ya?” ungkapnya dalam Dialog Produktif Hindari Hoaks Seputar Vaksinasi, Kamis (3/6/2021).

Kata Suzy, informasi yang memiliki muatan sensasional termasuk hoaks, telah menjadi budaya di Indonesia. "Tampaknya itu masih menjadi budaya di masyarakat kita," katanya.

Untuk itu ia menekankan edukasi yang baik dan benar ke masyarakat.

Sebagai dokter, ia memahami perannya untuk memberikan informasi valid serta meluruskan informasi yang melenceng.

"Saya sebagai dokter yang memiliki pasien, saya mengedukasi dan meluruskan berita yang tidak benar. Juga terhadap orang-orang di sekitar kita, seperti keluarga kita dan teman-teman kita."

Kekinian, informasi keliru tentang vaksinasi tengah ramai jadi perbincangan hangat masyarakat Indonesia. Terutama informasi soal keamanan vaksinasi.

baca juga

"Jadi sekarang yang beredar mengenai keamanan vaksinasi, jadi banyak sekali beredar kabar itu di masyarakat. Ya itu kayak efek samping vaksinasi dan kematian yang menyebabkan masyarakat menjadi takut."

Kata Suzy, penting bagi masyarakat untuk memahami bahwa efek samping pasca-vaksinasi adalah hal yang wajar.

"Sebenarnya efek samping itu hal yang wajar terjadi. Dan tidak usah khawatir, karena itu efek samping yang ringan," tutupnya

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Soal Cuitan Investor Primitif, Jumhur Hidayat: Bisnis yang Merusak Lingkungan

Soal Cuitan Investor Primitif, Jumhur Hidayat: Bisnis yang Merusak Lingkungan

News | Kamis, 03 Juni 2021 | 17:47 WIB

Isu Tes Antigen Pakai Air Keran Agar Positif, Satgas Covid-19: Hoaks!

Isu Tes Antigen Pakai Air Keran Agar Positif, Satgas Covid-19: Hoaks!

Batam | Kamis, 03 Juni 2021 | 17:43 WIB

Di Sidang Jumhur, Faisal Basri: Omnibus Law Lemahkan Hak-hak Pekerja!

Di Sidang Jumhur, Faisal Basri: Omnibus Law Lemahkan Hak-hak Pekerja!

News | Kamis, 03 Juni 2021 | 16:13 WIB

Terkini

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

Sumsel | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:40 WIB

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:06 WIB

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:57 WIB

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Bogor | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:37 WIB

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:28 WIB

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:27 WIB

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:23 WIB

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:22 WIB

×