Riset CISDI: Pajak Rokok Tak Seberapa Dibandingkan Kerugian Negara Akibat Rokok

Vania Rossa, Dini Afrianti Efendi

Selasa, 08 Juni 2021 | 17:00 WIB
Riset CISDI: Pajak Rokok Tak Seberapa Dibandingkan Kerugian Negara Akibat Rokok
Ilustrasi rokok. (Pixabay)

Suara.com - Banyak yang berdalih jika rokok bisa tingkatkan pajak bea cukai atau pemasukan negara bertambah. Tapi nyatanya, berdasarkan hasil riset, rokok membebankan negara sebesar Rp 27,7 triliun.

Temuan ini sangat ironis dengan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) yang hanya mencapai Rp 7,4 triliun. Ini artinya, beban negara lebih besar dibandingkan dana yang diperoleh dari cukai rokok.

Riset ini dilakukan Center for Indonesia’s Strategic Development Initiatives (CISDI), organisasi yang konsen terhadap kesehatan masyarakat menemukan sistem kesehatan dan keluarga Indonesia merugi akibat kebiasaan merokok.

Lebih jauh, beban negara ini jauh lebih tinggi dibandingkan pada 2015 lalu, menurut penelitian yang dilakukan Soewarta Kosen, di mana beban negara akibat rokok saat itu ada di angka Rp 13,7 triliun.

Dalam riset, peneliti memeriksa ‘sumber masalah’ dari pembiayaan yang dikeluarkan BPJS Kesehatan. Selanjutnya peneliti menganalisis dan mencari apa saja penyakit mematikan yang bisa dicegah dan yang disebabkan oleh rokok.

Hasilnya didapatkan bahwa biaya rawat inap dan rujukan memakan biaya paling besar, yakni 86,3 persen dan 87,6 persen dari total biaya yang dikeluarkan BPJS Kesehatan.

Peneliti juga menganalisis saat prevalensi perokok meningkat, maka biaya kesehatan akibat rokok juga ikut meningkat di seluruh Indonesia pada 2019 silam.

Lewat riset ini juga ditegaskan jika Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) mengalami kekurangan biaya yang mencapai Rp 51 triliun rupiah, yang sebagian disebabkan penyakit akibat rokok selama beberapa puluh tahun ke belakang.

Kesimpulannya, BPJS Kesehatan perlu menyediakan dana setidaknya Rp 10,5 triliun dan Rp 15,5 triliun untuk menambal dana akibat penyakit yang ditimbulkan rokok.

baca juga

Angka tersebut merepresentasikan sekitar 61,76 hingga 91,8 persen dari biaya defisit total JKN pada 2019 lalu.

"Sayangnya, keterbatasan data di Indonesia tidak memungkinkan kami untuk mendapatkan angka relative risk untuk Indonesia, sehingga kami harus merujuk ke beberapa angka dari negara lain, seperti India dan Amerika Serikat,” terang Yurdhina Meilissa, Chief Strategist CISDI, berdasarkan keterangan persnya kepada suara.com, Selasa (8/6/2021).

Riset ini dilakukan berdasarkan standar yang diberikan Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO untuk menghitug beban biaya kesehatan akibat perilaku merokok, yang didasarkan para Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018 yang rutin dikeluarkan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI.

Tidak hanya itu, Sensus Nasional (SUSENAS) periode 2018 hingga 2019 dan data administratif BPJS Kesehatan 2019 juga dijadikan referensi dan dianalisis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sering Dibilang Bantu JKN, Industri Rokok Ternyata Malah Bikin Boncos Biaya Kesehatan

Sering Dibilang Bantu JKN, Industri Rokok Ternyata Malah Bikin Boncos Biaya Kesehatan

Health | Selasa, 08 Juni 2021 | 13:27 WIB

Lagi, Dokter Paru Bantah Rokok Elektrik Jadi Alat Bantu Berhenti Merokok

Lagi, Dokter Paru Bantah Rokok Elektrik Jadi Alat Bantu Berhenti Merokok

Health | Sabtu, 05 Juni 2021 | 19:36 WIB

Rokok Elektronik Makin Digemari, Apakah Lebih Aman dari Tembakau?

Rokok Elektronik Makin Digemari, Apakah Lebih Aman dari Tembakau?

Surakarta | Minggu, 06 Juni 2021 | 07:10 WIB

Terkini

Lelah dengan Rutinitas? Coba Tulis 5 Hal Ini di Jurnal Harian untuk Tenangkan Pikiran

Lelah dengan Rutinitas? Coba Tulis 5 Hal Ini di Jurnal Harian untuk Tenangkan Pikiran

Your Say | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 14:12 WIB

Kenapa Kulkas Baru Tidak Dingin? Jangan Panik, Ini Penyebab dan Solusinya

Kenapa Kulkas Baru Tidak Dingin? Jangan Panik, Ini Penyebab dan Solusinya

Lifestyle | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 14:10 WIB

Rocky Gerung: Gibran Mengundurkan Diri untuk Cegah Amuk Massa

Rocky Gerung: Gibran Mengundurkan Diri untuk Cegah Amuk Massa

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 14:08 WIB

1.750 Mustahik di Jateng Terima Bantuan Modal Rp5,25 Miliar, Taj Yasin Tekankan Pendampingan

1.750 Mustahik di Jateng Terima Bantuan Modal Rp5,25 Miliar, Taj Yasin Tekankan Pendampingan

Jawa Tengah | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 14:08 WIB

Review Viva Sunscreen Foundation, Harga Murah tapi Ampuh Pudarkan Flek Hitam

Review Viva Sunscreen Foundation, Harga Murah tapi Ampuh Pudarkan Flek Hitam

Lifestyle | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 14:07 WIB

Pramono Kejar Jalan Tembus Kelapa GadingPulo Gadung, Ditargetkan Tuntas 2027

Pramono Kejar Jalan Tembus Kelapa GadingPulo Gadung, Ditargetkan Tuntas 2027

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 14:07 WIB

Pemain Timnas Indonesia Punya Ijazah SMA? Deretan Penggawa Garuda Bergelar S1

Pemain Timnas Indonesia Punya Ijazah SMA? Deretan Penggawa Garuda Bergelar S1

Bola | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 14:07 WIB

Akses Kerja Masih Terhalang Tembok, Ratusan Karyawan Club de Arjuna Kembali Geruduk Balai Kota

Akses Kerja Masih Terhalang Tembok, Ratusan Karyawan Club de Arjuna Kembali Geruduk Balai Kota

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 14:04 WIB

Penipuan Makin Meyakinkan Berkat AI, Bitdefender Bawa Teknologi Deteksi Deepfake ke RI

Penipuan Makin Meyakinkan Berkat AI, Bitdefender Bawa Teknologi Deteksi Deepfake ke RI

Tekno | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 14:03 WIB

50 Perusahaan Manfaatkan Lahan Transmigrasi, Pemerintah Rancang Aturan Pungutan

50 Perusahaan Manfaatkan Lahan Transmigrasi, Pemerintah Rancang Aturan Pungutan

News | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 13:59 WIB

×