Obat Ivermectin Disebut Ampuh Obati Covid-19, Ini Respon Satgas IDI

Bimo Aria Fundrika, Dini Afrianti Efendi

Jum'at, 11 Juni 2021 | 18:25 WIB
Obat Ivermectin Disebut Ampuh Obati Covid-19, Ini Respon Satgas IDI
Ilustrasi obat-obatan (pixabay)

Suara.com - Ketua Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Prof. Zubairi Djoerban memastikan jika obat Ivermectin belum terbukti efektif untuk mengobati Covid-19.

Hal ini karena di beberapa negara termasuk organisasi pengobatan Uni Eropa, EMA dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Amerika Serikat, FDA menyatakan Ivermectin untuk Covid-19 datanya masih sangat terbatas.

"Kalau FDA, pada beberapa pernyataannya mengingatkan bahwa dosis besar dari Ivermectin itu berbahaya. Apalagi jika berinteraksi dengan obat lain seperti pengecer darah, dan bisa menyebabkan overdosis," ujar Prof. Zubairi melalui cuitannya di Twitter dikutip suara.com, Jumat (11/6/2021).

Meski begitu Prof. Zubairi tidak menampik jika Ivermectin sudah menjalani uji laboratorium, dan menunjukkan hasil yang baik terhadap sel-sel yang diekstraksi.

Ilustrasi obat. (Sumber: Shutterstock)
Ilustrasi obat. (Sumber: Shutterstock)

Tapi sayangnya, obat yang masuk golongan keras ini belum diuji pada manusia atau belum memasuki tahap uji klinis.

"Studi di Australia mengklaim bahwa obat ini bekerja dengan cara menghambat protein yang membawa virus penyebab Covid-19 ke dalam inti tubuh manusia. Sama seperti studi di Bangladesh, yang mengklaim Ivermectin bisa mempercepat proses pemulihan pasien Covid-19," jelasnya.

Sayangnya, catatan Prof. Zubairi menemukan peneliti studi tersebut tetap menyatakan, masih terlalu cepat untuk menyimpulkan Ivermectin efektif untuk Covid-19.

Belum lagi, EMA juga menemukan jikapun obat yang dikenal sebagai obat cacing gelang ini, memang efektif untuk Covid-19, namun dosis yang digunakan sangatlah tinggi melampaui dosis maksimal yang diizinkan saat ini.

"Kesimpulannya, studi Ivermectin sebagai obat Covid-19 masih sangat terbatas dan masih memerlukan penelitian lebih lanjut. Pun, bisa saja nanti Ivermectin digunakan ketika studi baru menemukan bukti yang cukup. Kan tidak menutup kemungkinan," pungkas Profesor Spesialis Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) itu.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ivermectin, Obat Covid-19 yang Dipelopori Moeldoko Mulai Disebarkan di Kudus

Ivermectin, Obat Covid-19 yang Dipelopori Moeldoko Mulai Disebarkan di Kudus

News | Jum'at, 11 Juni 2021 | 16:18 WIB

Viral Ivermectin Jadi Obat Covid-19, BPOM Ingatkan Bahaya Efek Samping Obat Keras

Viral Ivermectin Jadi Obat Covid-19, BPOM Ingatkan Bahaya Efek Samping Obat Keras

Health | Kamis, 10 Juni 2021 | 18:09 WIB

Viral Ivermectin Disebut Ampuh Obati Covid-19, Tapi BPOM Malah Bilang Begini

Viral Ivermectin Disebut Ampuh Obati Covid-19, Tapi BPOM Malah Bilang Begini

Health | Kamis, 10 Juni 2021 | 18:45 WIB

Terkini

11 HP Murah untuk Ojol, Baterai Awet dan Layar Terang agar Tetap Nyaman di Jalan

11 HP Murah untuk Ojol, Baterai Awet dan Layar Terang agar Tetap Nyaman di Jalan

Tekno | Jum'at, 06 November 2026 | 14:31 WIB

Gugur Saat Padamkan Karhutla di Seruyan, Kapten Nurhafiz Dimakamkan Secara Militer

Gugur Saat Padamkan Karhutla di Seruyan, Kapten Nurhafiz Dimakamkan Secara Militer

News | Jum'at, 06 November 2026 | 14:31 WIB

Mengisi Daya, Berbagi Cerita: Komisaris Independen PLN Menyapa Pelanggan di SPKLU Cambridge Medan

Mengisi Daya, Berbagi Cerita: Komisaris Independen PLN Menyapa Pelanggan di SPKLU Cambridge Medan

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 14:30 WIB

Penelitian Ungkap Peran Kelelawar dan Burung dalam Pemulihan Ekosistem Krakatau

Penelitian Ungkap Peran Kelelawar dan Burung dalam Pemulihan Ekosistem Krakatau

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 14:30 WIB

Sinopsis Bad Day, Kisah Seorang Ibu yang Ditimpa Kesialan Bertubi-tubi

Sinopsis Bad Day, Kisah Seorang Ibu yang Ditimpa Kesialan Bertubi-tubi

Your Say | Jum'at, 06 November 2026 | 14:30 WIB

Suhud Minta Gaji dan Jenjang Karier Tenaga Kesehatan BLUD Diperbaiki

Suhud Minta Gaji dan Jenjang Karier Tenaga Kesehatan BLUD Diperbaiki

News | Jum'at, 06 November 2026 | 14:29 WIB

Airlangga Pastikan Program Rekening Massal Gratis Berlaku Tahun Ini

Airlangga Pastikan Program Rekening Massal Gratis Berlaku Tahun Ini

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 14:26 WIB

CPNS Dibuka November, Mensesneg Ungkap Apa Saja yang Perlu Disiapkan

CPNS Dibuka November, Mensesneg Ungkap Apa Saja yang Perlu Disiapkan

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 14:23 WIB

29,4 Persen Anak Muda Indonesia Sudah Pakai AI, Kini Diajak Bikin Konten Kreatif

29,4 Persen Anak Muda Indonesia Sudah Pakai AI, Kini Diajak Bikin Konten Kreatif

Tekno | Jum'at, 06 November 2026 | 14:22 WIB

Residivis Curanmor Terancam 7 tahun Penjara Usai Kepergok Gasak Motor di Kalideres

Residivis Curanmor Terancam 7 tahun Penjara Usai Kepergok Gasak Motor di Kalideres

News | Jum'at, 06 November 2026 | 14:20 WIB

×