Bukan Batuk, Sakit Tenggorokan Jadi Gejala Utama Varian Delta!

Selasa, 15 Juni 2021 | 16:19 WIB
Bukan Batuk, Sakit Tenggorokan Jadi Gejala Utama Varian Delta!
Ilustrasi virus corona, sakit tenggorokan (Pixabay/mohamed_hassan)

Suara.com - Public Health England memantau virus corona Covid-19 yang masuk kategori varian Delta cukup ketat, menggunakan tes genotipe baru untuk mendeteksi varian baru virus corona lebih cepat karena terus meningkat.

Varian Delta ini dinilai menyumbang sekitar 91 persen kasus virus corona Covid-19 di Inggris. Tes genotipe pun menunjukkan varian Delta ini kira-kira 60 persen lebih menular daripada virus corona Covid-19 yang masuk kategori varian Alpha (varian virus corona Inggris).

Para ahli telah mengatakan bahwa menemukan dan mendeteksi gejala virus corona Covid-19 sangat penting untuk menghentikan penyebaran. Tetapi, sebagian besar kasus tidak menunjukkan gejala virus corona klasik, termasuk batuk terus-menerus, demam serta kehilangan rasa dan penciuman.

Para peneliti telah mengungkapkan gejala varian Delta lebih seperti flu yang buruk. Menurut data dari aplikasi ZOE Covid, demam dan batuk adalah gejala yang kurang umum pada varian Delta dibandingkan infeksi virus corona sebelumnya.

Selain itu dilansir dari Express, Profesor Tim Spector juga mengatakan bahwa kehilangan penciuman juga bukan termasuk dalam 10 besar gejala infeksi virus corona varian Delta.

Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Dok. Envato)
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Dok. Envato)

Tim Spector mengatakan bahwa sebagian besar kasus varian Delta nampaknya terjadi pada orang muda yang belum vaksinasi dan varian ini juga lebih menular dibandingkan lainnya. Setiap orang yang terinfeksi varian Delta bisa menularkan virusnya ke enam orang lainnya.

Karena itu, Tim Spector memperingatkan orang yang baru suntik vaksin Covid-19 satu kali harus berhati-hati. Sebab, sebagian besar infeksi ini terjadi pada orang yang belum vaksinasi.

Karena gejala varian Delta ini mirip dengan flu musiman yang lebih parah, maka sakit tenggorokan termasuk gejala 3 teratas dari infeksi virus corona varian Delta tersebut.

Adapun gejala pertama dan kedua teratas dari infeksi virus corona varian Delta, berupa sakit kepala dan pilek. Profesor Spector menyarankan orang yang merasa tidak sehat untuk tinggal di rumah selama beberapa hari, gunakan tes aliran lateral dengan tes PCR.

Baca Juga: Varian Delta Lebih Berbahaya, Waspadai 3 Gejala Utamanya yang Berbeda!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI