Array

Varian Delta Lebih Berbahaya, Waspadai 3 Gejala Utamanya yang Berbeda!

Selasa, 15 Juni 2021 | 15:25 WIB
Varian Delta Lebih Berbahaya, Waspadai 3 Gejala Utamanya yang Berbeda!
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Dok. Envato)

Suara.com - Menurut laporan Public Health England (PHE), 9 dari 10 kasus varian baru virus corona Covid-19 sekarang menjadi varian Delta. Data PHE juga menunjukkan bahwa varian Delta, yang pertama kali diidentifikasi di India terbukti 64 persen lebih menular daripada varian virus corona Inggris, yang masuk kategori varian Alpha.

Sejauh ini, gejala umum virus corona yang diketahui berupa batuk, demam, kehilangan indra penciuman dan rasa. Tapi, varian Delta ini menghadirkan serangkaian gejala yang berbeda.

Menurut para peneliti dilansir dari Express, adapun 3 gejala utama varian Delta, termasuk:

  1. Sakit kepala
  2. Sakit tenggorokan
  3. Pilek
Ilustrasi virus corona, hidung, mimisan (Pixabay/mohamed_hassan)
Ilustrasi virus corona, hidung, mimisan (Pixabay/mohamed_hassan)

Tapi, Profesor Tim Spector demam tetaplah menjadi gejala umum infeksi varian virus corona Delta. Sedangnkan, hilangnya indra penciuman sudah tidak terlalu umum.

"Sejak awal Mei 2021, kami telah melihat 3 gejala terbatas dari infeksi virus corona sudah tidak sama dengan sebelumnya. Munculnya berbagai varian virus corona nampaknya bekerja dengan berdampak secara berbeda pada tubuh pasien," jelas Profesor Tim Spector.

Orang-orang mungkin mengira mereka baru saja terkena flu musiman, sehingga masih beraktivitas biasa dan menyebarkan virusnya ke orang lain. Hal ini yang justru memicu munculnya banyak kasus.

"Bila Anda masih muda, Anda mungkin akan mengalami gejala yang lebih ringan. Gejalanya mungin terasa seperti pilek atau perasaan tidak enak badan, tapi tetaplah di rumah dan lakukan tes Covid-19," jelasnya.

Sementara itu, studi Imperial College London React terhadap lebih dari 1 juta orang di Inggris yang terinfeksi varian Alpha, menemukan berbagai gejala tambahan terkait varian virus corona tersebut.

Gejala tambahan itu termasuk menggigil, kehilangan nafsu makan, sakit kepala dan nyeri otot bersama-sama. Stdui tersebut mengatakan gejala lain ini mungkin memiliki penyakit lain, karena itu seseorang harus menjalani tes Covid-19.

Baca Juga: Sepertiga Pasien Meninggal karena Varian Virus Corona India Walau Sudah Divaksin Covid-19

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI