Jangan Ditahan, Menangis Bisa Memberi Efek Baik Ini pada Tubuh

Yasinta Rahmawati

Rabu, 16 Juni 2021 | 16:00 WIB
Jangan Ditahan, Menangis Bisa Memberi Efek Baik Ini pada Tubuh
Ilustrasi perempuan menangis. (Shutterstock)

Suara.com - Beberapa orang mungkin lebih suka memendam kesedihan dan menahan tangis agar tidak nampak lemah. Namun menangis merupakan tanda bahwa bagian tubuh memberi tanggapan alami ke emosi yang intens, di mana respons psikologis berubah menjadi respons fisik.

Jika sudah tidak mampu lagi membendung air mata, tidak ada salahnya untuk mengeluarkannya. Sebab dengan menangis, perasaan bisa menjadi lebih lega setelahnya.

Selain perasaan lega, menangis rupanya memiliki manfaat untuk kesehatan. Berikut dilansir dari Healthline.

1. Menghilangkan stres

Para peneliti telah menemukan bahwa tindakan menangis memang menstabilkan suasana hati dan berfungsi untuk melepaskan stres dari tubuh. Menangis biasanya ditandai oleh perasaan kehilangan, perpisahan, atau ketidakberdayaan, yang cenderung membuat tubuh waspada.

Menangis mungkin merupakan mekanisme yang dikembangkan manusia untuk mengembalikan ketenangan pada tubuh dan otak.

Ilustrasi menangis melepaskan emosi (Foto: shutterstock)
Ilustrasi menangis melepaskan emosi (Foto: shutterstock)

2. Mendetoksifikasi tubuh

Tubuh Anda selalu memproduksi air mata yang melindungi mata dari iritasi dan menjaganya tetap terlumasi. Ketika Anda menangis karena emosi, air mata Anda mengandung komponen tambahan, yakni kortisol, hormon stres.

Sehingga ketika Anda menangis untuk jangka waktu yang lama, Anda mungkin menghilangkan stres. Selain itu, mengatur kortisol dapat membantu Anda menyingkirkan lemak membandel di sekitar bagian tengah tubuh.

baca juga

3. Menangis membantu pulih dari kesedihan dan rasa sakit

Ketika Anda menangis untuk waktu yang lama, tubuh menghasilkan hormon seperti oksitosin dan endorfin. Bahan kimia alami ini memberi otak Anda perasaan "menenangkan" dan "kosong" setelah menangis.

Hormon-hormon ini terkait dengan kelegaan, cinta, dan kebahagiaan, dan dapat membantu Anda mengelola emosi kuat yang terkait dengan kesedihan dan kehilangan.

Hormon-hormon ini tidak hanya menumpulkan rasa sakit psikologis, tetapi juga dapat menumpulkan rasa sakit fisik. Ini mungkin alasan mengapa tubuh mengaktifkan refleks menangis ketika Anda terluka secara fisik.

Dengan demikian, tidak ada salahnya untuk sesekali menangis. Terlebih jika Anda baru saja mengalami peristiwa traumatis, menangis adalah hal yang wajar.

Namun, menangis lebih sering dari biasanya bisa menjadi gejala depresi atau kondisi kesehatan mental lainnya. Hubungi dokter atau penyedia kesehatan mental untuk mendiskusikan gejala tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jangan Disepelekan, Pola Makan Bisa Memengaruhi Kesehatan Mental Perempuan

Jangan Disepelekan, Pola Makan Bisa Memengaruhi Kesehatan Mental Perempuan

Health | Senin, 14 Juni 2021 | 15:54 WIB

Tak Perlu Minum Obat, 5 Pose Yoga Ini Bisa Atasi Ketidakseimbangan Hormon

Tak Perlu Minum Obat, 5 Pose Yoga Ini Bisa Atasi Ketidakseimbangan Hormon

Health | Senin, 14 Juni 2021 | 14:17 WIB

Diabetes Tipe 2 hingga Kematian Dini, Berikut Efek Buruk Kurang Tidur Kronis

Diabetes Tipe 2 hingga Kematian Dini, Berikut Efek Buruk Kurang Tidur Kronis

Health | Senin, 14 Juni 2021 | 07:40 WIB

Terkini

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:10 WIB

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Kronologi Kericuhan Malioboro Usai Demo Sumpah Pemuda, Massa Tak Dikenal Serang Gedung DPRD DIY

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:18 WIB

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor

Bogor | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:05 WIB

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu

Banten | Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:00 WIB

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:35 WIB

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam

Jabar | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:21 WIB

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Polda DIY Pastikan Malioboro Dalam Kendali Penuh Usai Kerahkan Water Cannon dan Gas Air Mata

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:14 WIB

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Mahasiswa Kemah di Kantor Gubernur Sumsel saat Sumpah Pemuda, Desak Transparansi Anggaran Karhutla

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:44 WIB

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Pengamat Tanggapi Harga Saham BYAN Haji Isam

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:17 WIB

Menyusuri Makam Imam Al Bukhari di Uzbekistan, Ada Jejak Bung Karno di Soekarno Hall

Menyusuri Makam Imam Al Bukhari di Uzbekistan, Ada Jejak Bung Karno di Soekarno Hall

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 23:16 WIB

×