Tak Perlu Minum Obat, 5 Pose Yoga Ini Bisa Atasi Ketidakseimbangan Hormon

Cesar Uji Tawakal | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Senin, 14 Juni 2021 | 14:17 WIB
Tak Perlu Minum Obat, 5 Pose Yoga Ini Bisa Atasi Ketidakseimbangan Hormon
Pose Yoga Balasana. (Elements Envato)

Suara.com - Hormon sangat membantu fungsi tubuh, mulai dari membawa energi, menjaga metabolisme, suasana hati, pencernaan, pertumbuhan dan fungsi reproduksi.

Ketidakseimbangan hormon bisa muncul dalam bentuk berbagai masalah kesehatan, termasuk obesitas, PCOS dan gangguan tiroid. Banyak masalah hormonal yang disebabkan dari gaya hidup kurang sehat.

Kebanyakan orang akan menangani masalah ketidakseimbangan hormon dengan minum pil atau menjalani pengobatan tradisional. Tapi dilansir dari Times of India, olahraga yoga saja bisa menjadi salah satu metode untuk mengatasi ketidakseimbangan hormon.

Berikut ini, beberapa pose yoga yang bisa membantu mengatasi ketisakseimbangan hormon.

Ilustrasi yoga. (Shutterstock)
Ilustrasi yoga. (Shutterstock)

1. Marjaryasana

Pose Marjaryasana adalah pose yoga yang bisa membantu mengatasi ketidakseimbangan hormon. Caranya, letakkan telapak tangan dan lutut di atas matras yoga seperti pose bayi merangkak. Kemudian, Anda bisa menarik napas sambil melihat ke atas dan hembuskan sambil mengerakkan dagu ke dada.

2. Balasana

Tetaplah pada pose yoga pertama, lalu turunkan bokong hingga menyentuh kedua tumit kaki dan turunkan dahi hingga menyentuh matras. Biarkan tangan merenggang ke depan dan tariklah sejauh mungkin, lalu Tarik napas dan buanglah perlahan dengan pose yang santai.

3. Sphinx

Berbaringlah tengkurap dan renggangkan kaki ke belakang. Posisikah siku di bawah bahu dan pertahankan posisi dada tetap di atas matras. Pastikan, telapak tangan menghadap ke bawah dan kaki menghadap dalam. Kemudian, ambil napas dalam sambil meregangkan tubuh bagian atas dan buang napas ketika dagu menyentuh matras.

4. Makarasana

Berbaringlah tengkurap dan jaga tangan di atas satu sama lain untuk mengistirahatkan kepala di atas tangan. Ambil napas dalam dan hembuskan dalam kondisi rileks. Pose yoga ini bisa membantu Anda mengatasi masalah keseimbangan hormon.

5. Bhujangasana

Lakukan pose bhujangasana dengan cara tengkurap, lalu perlahan angkat kepala hingga dada menggunakan kedua tangan yang menapak di matras. Kemudian, putar bahu ke belakang, Tarik napas saat Anda meregangkannya dan hembuskan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wakil Bupati Sangihe Jadi Sorotan, Koleksi Kendaraannya Kelewat Sederhana

Wakil Bupati Sangihe Jadi Sorotan, Koleksi Kendaraannya Kelewat Sederhana

Otomotif | Senin, 14 Juni 2021 | 13:35 WIB

Perempuan, Ini Beda Nyeri Haid Normal dengan Nyeri Haid Akibat Endometriosis

Perempuan, Ini Beda Nyeri Haid Normal dengan Nyeri Haid Akibat Endometriosis

Health | Senin, 14 Juni 2021 | 13:50 WIB

Sejumlah Orang akan Bersaksi di Sidang Aung San Suu Kyi

Sejumlah Orang akan Bersaksi di Sidang Aung San Suu Kyi

News | Senin, 14 Juni 2021 | 13:35 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB