Riak Isu Mengcovidkan Pasien Masih Ramai, Ini Pembelaan PERSI

Risna Halidi, Aflaha Rizal Bahtiar

Senin, 21 Juni 2021 | 13:43 WIB
Riak Isu Mengcovidkan Pasien Masih Ramai, Ini Pembelaan PERSI
Ilustrasi Covid-19 (Foto: Antara)

Suara.com - Di tengah usaha penanganan pandemi Covid-19 yang tak kunjung selesai, selalu saja ada riak yang mengatakan bahwa institusi medis sengaja meng-covid-kan pasien.

Isu tersebut umumnya kecil, namun banyak beredar hinggak akhirnya dipercaya oleh sebagian masyarakat.

Secara resmi, Sekjen Perhimpunan Rumah Sakit atau PERSI- Lia Partakusuma, menolak adanya isu tersebut dan mengatakan bahwa jika pun ada, itu hanya dilakukan oleh oknum tidak bertanggung jawab.

"Kalaupun ada itu hanya oknum. Karena kami sama sekali tidak menginginkan satu rumah sakit yang meng-covid-kan pasien,” ungkapnya pada acara Kesiapan RS Pada Lonjakan Covid-19 Gelombang Kedua Di Indonesia, Minggu (20/6/2021) kemarin.

Ia melanjutkan, pasien yang positif Covid-19 tidak memberikan keuntungan pada rumah sakit dan justru bisa berdampak buruk bagi rumah sakit di Indonesia.

“Itu tidak baik, dan dampaknya sangat buruk. Lebih baik kita dudukan persoalan, mungkin ada kesalahpahaman penyampaian informasi. Dan itu sering terjadi,” katanya lebih lanjut.

Kata Lia, ada aturan yang kuat kapan pasien didiagnosa sebagai Covid-19.  Ia juga menekankan bagaimana rumah sakit harus melampirkan dokumen pendukung soal penularan virus yang disebabkan oleh corona jenis baru tersebut.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk percaya pada dokter yang mengobati sesuai kondisi pasien.

“Diagnosa itu membutuhkan waktu yang lama. Ada yang cepat di rumah sakit besar, ada juga yang bisa berhari-hari. Yang namanya pemeriksaan laboratorium tergantung dari individu. Bisa saja ada gejalanya tapi belum terdeteksi alat diagnostiknya,” lanjutnya.

baca juga

Selain isu meng-covid-kan pasien, Lia juga menyoroti bagaimana saat ini banyak pasien datang dalam kondisi sakit parah ke rumah sakit.

Ia mengaku khawatir banyak pasien yang sudah terpapar varian baru virus corona, terutama varian corona delta yang saat ini telah menjadi momok menakutkan.

“Pasien yang datang sudah mengalami kondisi yang buruk, bahkan mengalami meninggal dunia. Ini dikhawatirkan adanya perubahan variasi virus. Jadi kita berharap kalau pasien positif, rumah sakit jangan menolak jika dianjurkan untuk dirawat,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kecewa Gugatan Ditolak, Belasan Warga Korban Korupsi Eks Mensos Juliari Ancam Lapor KY

Kecewa Gugatan Ditolak, Belasan Warga Korban Korupsi Eks Mensos Juliari Ancam Lapor KY

News | Senin, 21 Juni 2021 | 13:39 WIB

Banyak Klaster Keluarga, Jokowi Minta Seluruh Warga Tiap RT Dites Covid-19

Banyak Klaster Keluarga, Jokowi Minta Seluruh Warga Tiap RT Dites Covid-19

News | Senin, 21 Juni 2021 | 13:26 WIB

Merinding! 218 Ribu Orang Jakarta Positif COVID-19 Pada Agustus, Prediksi Dinkes DKI

Merinding! 218 Ribu Orang Jakarta Positif COVID-19 Pada Agustus, Prediksi Dinkes DKI

Jakarta | Senin, 21 Juni 2021 | 13:26 WIB

Terkini

Petinggi Lama PT ABM Terseret Kasus Korupsi, Direksi Baru Janji Benahi Tata Kelola Perusahaan

Petinggi Lama PT ABM Terseret Kasus Korupsi, Direksi Baru Janji Benahi Tata Kelola Perusahaan

Banten | Rabu, 04 November 2026 | 00:20 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan, Ketua PKB Mengaku Kaget

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan, Ketua PKB Mengaku Kaget

Banten | Rabu, 04 November 2026 | 00:14 WIB

Comeback Dramatis! Kendal Tornado FC Kalahkan Persebaya Surabaya

Comeback Dramatis! Kendal Tornado FC Kalahkan Persebaya Surabaya

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 23:58 WIB

Viral Mata Melotot Bahar bin Smith Robohkan Pagar Paksa Konser Andrea Bocelli Distop

Viral Mata Melotot Bahar bin Smith Robohkan Pagar Paksa Konser Andrea Bocelli Distop

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:56 WIB

Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu

Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:32 WIB

Kampung Bahari Digerebek, Satu Terduga Bandar Narkoba Diciduk dari 18 Target Polisi

Kampung Bahari Digerebek, Satu Terduga Bandar Narkoba Diciduk dari 18 Target Polisi

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:27 WIB

Murka Prabowo Jadi Target Penyadapan Ilegal, Yusril: Ini Masalah Serius!

Murka Prabowo Jadi Target Penyadapan Ilegal, Yusril: Ini Masalah Serius!

Jawa Tengah | Selasa, 03 November 2026 | 23:23 WIB

Asa Bebas Banjir Warga Kembangan Utara: Tanggul Kali Angke Sudah 90 Persen

Asa Bebas Banjir Warga Kembangan Utara: Tanggul Kali Angke Sudah 90 Persen

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:23 WIB

Bukan Sehari Dua Hari, Listyo Sigit Cs Sadap Presiden Selama 2 Tahun, Apa Saja yang Didengar?

Bukan Sehari Dua Hari, Listyo Sigit Cs Sadap Presiden Selama 2 Tahun, Apa Saja yang Didengar?

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:19 WIB

Selain Presiden Prabowo, Siapa Saja Pengusaha dan Tokoh Politik yang Disadap Listyo Sigit Cs?

Selain Presiden Prabowo, Siapa Saja Pengusaha dan Tokoh Politik yang Disadap Listyo Sigit Cs?

News | Selasa, 03 November 2026 | 23:13 WIB

×