Suka Konsumsi Makanan Beku, Awas 5 Risiko Penyakit Berikut

Cesar Uji Tawakal, Fita Nofiana

Rabu, 23 Juni 2021 | 15:58 WIB
Suka Konsumsi Makanan Beku, Awas 5 Risiko Penyakit Berikut
Frozen Food. (Shutterstock)

Suara.com - Belakangan makanan beku cukup tren karena praktis dikonsumsi dan bisa tahan lama. Tapi konsumsi makanan ini sering-sering tentu tidak baik untuk kesehatan. 

Melansir dari Healthshots, makanan beku kebanyakan kualitas nutrisinya sangat rendah.

Selain itu, konsumsi makanan beku juga meningkatkan risiko beberapa penyakit berikut, antara lain:

1. Risiko diabetes

Pati yang digunakan untuk menjaga makanan beku tetap segar membantu menambah rasa dan tekstur pada makanan. Pati akan diubah menjadi gula sebelum pencernaan berlangsung. Setiap kenaikan kadar gula dapat menempatkan Anda pada risiko diabetes.

2. Risiko penyakit jantung

Makanan kemasan atau beku mengandung lemak trans yang meningkatkan risiko penyakit jantung dan juga terkait dengan penyumbatan arteri. Lemak ini meningkatkan kolesterol jahat (LDL) dalam tubuh dan menurunkan kolesterol baik (HDL). Semua ini berkontribusi pada penyakit jantung. 

Ilustrasi frozen food. [ElasticComputeFarm/Pixabay]
Ilustrasi frozen food. [ElasticComputeFarm/Pixabay]

"Natrium juga biasanya tinggi dalam makanan beku di manadapat meningkatkan kadar kolesterol dalam tubuh,” ungkap ahli gizi selebriti Manisha Chopra.

3. Berat badan atau obesitas

baca juga

Makanan beku sangat tinggi lemak. Rasio lemak terhadap karbohidrat dan protein dalam makanan ini hampir dua kali lipat, sehingga sarat dengan kalori.

4. Risiko kanker pankreas

Penelitian menunjukkan bahwa makan makanan beku dapat menyebabkan kanker pankreas. 

"Sosis beku, salami, atau makanan lainnya dapat meningkatkan risiko terkena kanker. Ini biasanya karena bahan pengawet yang digunakan dalam makanan beku ini,” ungkap Chopra.

Ilustrasi makanan beku atau daging beku frozen [shutterstock]
Ilustrasi makanan beku atau daging beku frozen [shutterstock]

5. Meningkatkan tekanan darah

Menurut penelitian, makanan beku dapat meningkatkan tekanan darah karena mengandung sodium dalam jumlah tinggi. Mengkonsumsi terlalu banyak natrium juga meningkatkan risiko kondisi medis lain seperti stroke dan penyakit jantung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukan Sekadar Masalah Kulit, Jerawat di Bagian Ini Bisa Jadi Tanda Penyakit

Bukan Sekadar Masalah Kulit, Jerawat di Bagian Ini Bisa Jadi Tanda Penyakit

Health | Rabu, 23 Juni 2021 | 14:00 WIB

Hits: Peminum Kopi dan Penyakit Hati, Campuran Air Kelapa Sebagai Obat Covid-19

Hits: Peminum Kopi dan Penyakit Hati, Campuran Air Kelapa Sebagai Obat Covid-19

Health | Rabu, 23 Juni 2021 | 10:28 WIB

Studi: Peminum Kopi Lebih Kecil Kemungkinannya Mengalami Penyakit Hati

Studi: Peminum Kopi Lebih Kecil Kemungkinannya Mengalami Penyakit Hati

Health | Selasa, 22 Juni 2021 | 18:55 WIB

Terkini

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:55 WIB

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:12 WIB

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:48 WIB

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Jabar | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:20 WIB

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Banten | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:06 WIB

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:42 WIB

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:10 WIB

×