Cegah Tenaga Kesehatan Kolaps, Tim Mitigasi IDI Minta Pemerintah Lakukan PSBB Ketat

M. Reza Sulaiman

Minggu, 27 Juni 2021 | 18:32 WIB
Cegah Tenaga Kesehatan Kolaps, Tim Mitigasi IDI Minta Pemerintah Lakukan PSBB Ketat
Sejumlah pasien COVID-19 menunggu untuk mendapatkan tempat tidur perawatan di IGD RSUD Cengkareng, Jakarta, Rabu (23/6/2021). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Tingginya lonjakan kasus Covid-19 akhir-akhir berdampak pada terjadinya penumpukan pasien dan antrian panjang untuk berobat ke rumah sakit.

Jika tidak segera diantisipasi, Tim Mitigasi Ikatan Dokter Indonesia (IDI) mengatakan risiko tenaga kesehatan termasuk dokter dan perawat terpapar Covid-19 dan membutuhkan perawatan pun meningkat.

Berdasarkan laporan terbaru, bed occupancy rate (BOR) alias keterisian tempat tidur di ruang isolasi dan ICU rumah sakit mencapai 90 persen. Kondisi ini menyebabkan keterbatasan tenaga untuk melakukan  pelayanan, keterbasaan fasilitas dan SDM yang menyebabkan RS kolaps.

"Ini merupakan warning buat kita, fasilitas dan tenaga klesehatan punya limitasi dan keterbatasan. Baik dari segi sarana dan prasarana maupun SDM, termasuk kondisi fisik dan psikis SDM tenaga kesehatan," tutur dr Adib dalam konferensi pers virtual, Minggu (27/6/2021).

Oleh karena itu, TIM MITIGASI PB IDI dan Perhimpunan dokter-dokter spesialis yang terdiri dari Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI), Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI), Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Perhimpunan Dokter Spesialis Anestesiologi dan Terapi Intensif Indonesia (PERDATIN) dan Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskuler Indonesia (PERKI), merekomendasikan lima upaya penanganan Covid-19 saat ini yang perlu dilakukan, yakni:

  1. Memberlakukan PSBB ketat serentak terutama di Pulau Jawa minimal 2 minggu
  2. Memastikan implementasi serta penerapan PSBB yang maksimal
  3. Melakukan percepatan dan memastikan vaksinasi untuk semua target populasi  termasuk untuk anak dan remaja dan tercapai sesuai target, bila mungkin vaksinasi >2 juta perhari, perluas tempat pelayanan vaksinasi
  4. Melakukan Tracing dan Testing yang masif agar kasus ditemukan sedini mungkin, termasuk untuk anak dan remaja. Angka positivity rate dan jumlah tracing per 1000 orang per minggu sesuai dengan standar WHO dijadikan kinerja setiap Kepala Daerah.
  5. Masyarakat termasuk anak-anak selalu dan tetap memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, tidak berpergian jika tidak mendesak, menjaga kesehatan dan menjalankan protokol kesehatan lainnya.

Di kesempatan yang sama, dr Adib mengatakan data per 25 Juni 2021 menyebut sudah 401 dokter meninggal karena Covid-19.

"Data per 25 Juni 2021 sudah 401 dokter meninggal. Hari ini dilaporkan bertambah 4 orang lagi. Total bulan Juni 2021 saja sudah 30 dokter yang meninggal," ujar dr Adib dalam konferensi pers virtual, Minggu (27/6/2021).

Lonjakan kasus Covid-19 di Indonesia juga berimbas pada meningkatnya dokter yang menjalani perawatan.

Menurut dokter spesialis paru, dr Erlina Burhan, SpKK, semakin banyak dokter yang positif dan terinfeksi, semakin buruk dampaknya bagi pelayanan kesehatan di Indonesia.

baca juga

"Dokter yang positif terus bertambah dan harus menjalani isolasi. Sementara pasien semakin banyak. Hal ini menimbulkan penurunan kualitas pelayanan, yang berdampak buruk pada pasien maupun tenaga kesehatan," tutup dr Erlina.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

IDAI: Keamanan Pangan MBG Tak Cukup dengan Guru Mencicipi Makanan

IDAI: Keamanan Pangan MBG Tak Cukup dengan Guru Mencicipi Makanan

News | Jum'at, 11 September 2026 | 19:47 WIB

Soal Kasus Yurizal, Menkes Kabinet Bayangan: Itu Mencerminkan Bahwa Sistem Kesehatan Kita Amburadul

Soal Kasus Yurizal, Menkes Kabinet Bayangan: Itu Mencerminkan Bahwa Sistem Kesehatan Kita Amburadul

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 13:33 WIB

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:23 WIB

Bukan Sekadar Salah Ketik, Komentar Nirempati Nakes Dinilai Cerminan Krisis Literasi Media

Bukan Sekadar Salah Ketik, Komentar Nirempati Nakes Dinilai Cerminan Krisis Literasi Media

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 12:52 WIB

KKI Sebut Hinaan Nakes ke Pasien di Medsos Belum Tentu Bullying

KKI Sebut Hinaan Nakes ke Pasien di Medsos Belum Tentu Bullying

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 10:44 WIB

KKI Kantongi 10 Nakes Hina Pasien BPJS di Medsos, Dokter hingga Perawat Bakal Dipanggil

KKI Kantongi 10 Nakes Hina Pasien BPJS di Medsos, Dokter hingga Perawat Bakal Dipanggil

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 10:33 WIB

Krisis Empati Nakes pada Pasien BPJS: Akibat 'Burnout' atau Bobroknya Sistem Kesehatan?

Krisis Empati Nakes pada Pasien BPJS: Akibat 'Burnout' atau Bobroknya Sistem Kesehatan?

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 17:06 WIB

Kasus Komentar Nirempati ke Pasien BPJS Meluas, Perawat RSA UGM Diperiksa Tim Etik dan Hukum

Kasus Komentar Nirempati ke Pasien BPJS Meluas, Perawat RSA UGM Diperiksa Tim Etik dan Hukum

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 14:55 WIB

Komisi IX DPR Kecam Oknum Nakes yang Diduga Nirempati pada Yurizal: BPJS Bukan Pasien Kelas Dua

Komisi IX DPR Kecam Oknum Nakes yang Diduga Nirempati pada Yurizal: BPJS Bukan Pasien Kelas Dua

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 11:54 WIB

Kasus Komentar Nirempati ke Pasien BPJS, RSUP Sardjito Hentikan Stase PPDS dr. Elda Putri Rahardini

Kasus Komentar Nirempati ke Pasien BPJS, RSUP Sardjito Hentikan Stase PPDS dr. Elda Putri Rahardini

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:37 WIB

Terkini

Promo Khusus Tes Psikometri dan Visa Pelajar dari BRI untuk Belajar di Luar Negeri

Promo Khusus Tes Psikometri dan Visa Pelajar dari BRI untuk Belajar di Luar Negeri

Bri | Selasa, 29 September 2026 | 20:44 WIB

Diskon hingga 25% di Swiss-Belhotel International dengan BRI Debit Virtual

Diskon hingga 25% di Swiss-Belhotel International dengan BRI Debit Virtual

Bri | Selasa, 29 September 2026 | 20:39 WIB

Liburan Elit dengan Diskon Eksklusif 20% di Banyan Group Bersama BRI Debit Virtual

Liburan Elit dengan Diskon Eksklusif 20% di Banyan Group Bersama BRI Debit Virtual

Bri | Selasa, 29 September 2026 | 20:33 WIB

ASN Tewas Saat Latsarmil Komcad, Keluarga Bisa Tempuh Jalur Hukum dan Lapor Polisi!

ASN Tewas Saat Latsarmil Komcad, Keluarga Bisa Tempuh Jalur Hukum dan Lapor Polisi!

News | Selasa, 29 September 2026 | 20:32 WIB

QRIS Lintas Negara Buka Akses Pelaku Ekonomi Kreatif ke Pasar Global

QRIS Lintas Negara Buka Akses Pelaku Ekonomi Kreatif ke Pasar Global

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 20:31 WIB

The Revolt of Arabia: Mengenal Revolusi Arab dan Perubahan Kekuasaan di Hijaz

The Revolt of Arabia: Mengenal Revolusi Arab dan Perubahan Kekuasaan di Hijaz

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 20:30 WIB

Urutan Zodiak dari yang Paling Gampang Memaafkan sampai yang Paling Pendendam

Urutan Zodiak dari yang Paling Gampang Memaafkan sampai yang Paling Pendendam

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 20:30 WIB

2 Pembunuh Wakil Rektor ITB Kabanjahe Ternyata Buruh Bangunan, Pernah Kerja di Rumah Korban

2 Pembunuh Wakil Rektor ITB Kabanjahe Ternyata Buruh Bangunan, Pernah Kerja di Rumah Korban

Sumut | Selasa, 29 September 2026 | 20:23 WIB

Beli Tiket MotoGP Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 Lewat BRImo, Ada Kejutan!

Beli Tiket MotoGP Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 Lewat BRImo, Ada Kejutan!

Bri | Selasa, 29 September 2026 | 20:20 WIB

Tegaskan Pentingnya Suara Masyarakat, Pemerintah Perbarui Komitmen Sinergi SP4N-LAPOR!

Tegaskan Pentingnya Suara Masyarakat, Pemerintah Perbarui Komitmen Sinergi SP4N-LAPOR!

News | Selasa, 29 September 2026 | 20:15 WIB

×