Dokter Waspadai Kemunculan Penyakit Radang Jika Anak Terinfeksi Covid-19

Bimo Aria Fundrika | Lilis Varwati | Suara.com

Selasa, 29 Juni 2021 | 10:30 WIB
Dokter Waspadai Kemunculan Penyakit Radang Jika Anak Terinfeksi Covid-19
Ilustrasi anak sakit. (Shutterstock)

Suara.com - Dokter India memperingatkan kemungkinan munculnya penyakit radang saat terinfeksi Covid-19 pada anak-anak. Kondisi langka ini biasanya muncul empat hingga enam minggu setelah infeksi.

Dokter anak Kota New York, Amerika Serikat, Dr Dyan Hes mengatakan orangtua tidak perlu terlalu khawatir karena kasus tersebut masih sangat jarang.

Tetapi orangtua harus tetap memantau anak-anak jika terjadi gejala kondisi peradangan dan berpotensi fatal beberapa minggu setelah infeksi virus corona, kata Dyan.

Anak-anak yang menghadapi perjalanan Covid-19 tanpa gejala masih berisiko mengalami sindrom inflamasi multi-sistem (MIS-C) sekitar empat hingga enam minggu setelah infeksi. Laporan telah muncul di India tentang anak-anak yang dirawat di rumah sakit, sesak napas dengan penurunan tekanan darah, dan tes positif untuk antibodi Covid-19.

Ilustrasi Covid-19. (Elements Envato)
Ilustrasi Covid-19. (Elements Envato)

"Saya khawatir dengan kondisi ini. Kami tidak tahu seberapa dalam masalah ini. Yang mengkhawatirkan kami masih tidak memiliki data tentang beban penyakit ini di India," Dr. SP Kalantri, pengawas medis Rumah Sakit Kasturba dikutip dari Fox News.

Gelombang pertama Covid-19 terjadi di India mengakibatkan setidaknya 2.000 kasus MIS-C, data dari Indian Academy of Paediatrics Intensive Care Chapter.

Dr Aarti Kinikar, seorang dokter anak yang bekerja di Pune, Maharashtra, India barat, mengatakan kepada BBC tentang 30 kasus seperti itu sejak April, 13 di antaranya masih dirawat di rumah sakit. Sebagian besar telah menderita radang jantung atau miokarditis.

"Jumlahnya terlalu banyak setelah gelombang kedua," kata Kinikar.

Sebagai perbandingan, pada 3 Mei, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) telah melaporkan 35 kematian dan 3.742 kasus MIS-C, setengahnya di antara anak-anak berusia 5 hingga 13 tahun. 

Badan tersebut menyarankan orangtua untuk segera menghubungi penyedia layanan kesehatan jika anak-anak menunjukkan gejala seperti demam dan sakit perut, mata merah, dada sesak atau nyeri, diare, kelelahan, sakit kepala, tekanan darah rendah, sakit leher, ruam dan muntah. 

Gejala yang mendorong perawatan darurat segera termasuk kesulitan bernapas, nyeri atau tekanan terus-menerus di dada, kebingungan baru, ketidakmampuan untuk bangun atau tetap terjaga dan tergantung pada warna kulit, kulit pucat, abu-abu, atau berwarna biru, bibir, atau alas kuku.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus Covid-19 di Jateng Terus Melonjak , Candi Borobudur Ditutup Sementara

Kasus Covid-19 di Jateng Terus Melonjak , Candi Borobudur Ditutup Sementara

Jawa Tengah | Selasa, 29 Juni 2021 | 08:39 WIB

Kadin Bakal Gelar Vaksinasi Massal Targetkan 15 Ribu Orang

Kadin Bakal Gelar Vaksinasi Massal Targetkan 15 Ribu Orang

News | Selasa, 29 Juni 2021 | 08:36 WIB

Jawa Tengah Lockdown 7.000 RT, Dijaga Ketat Polisi, COVID-19 Makin Menggila

Jawa Tengah Lockdown 7.000 RT, Dijaga Ketat Polisi, COVID-19 Makin Menggila

Bali | Selasa, 29 Juni 2021 | 08:32 WIB

Terkini

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 05:00 WIB

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Health | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:43 WIB

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:11 WIB

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB