Tukang Omog Kosong Memang Menyebalkan, Tapi Mereka Cenderung Lebih Cerdas

Yasinta Rahmawati, Fita Nofiana

Kamis, 01 Juli 2021 | 16:05 WIB
Tukang Omog Kosong Memang Menyebalkan, Tapi Mereka Cenderung Lebih Cerdas
Ilustrasi ngobrol (pexels.com/Ekaterina Bolovtsova)

Suara.com - Orang yang suka berbicara omong kosong memang biasanya menyebalkan. Namun orang-orang ini ternyata ditemukan cenderung lebih memiliki kemampuan kognitif yang baik dan cerdas

Melansir dari Psypost, studi yang diterbitkan pada jurnal Volutionary Psychology menunjukkan bahwa orang yang pandai mengarang cerita dikaitkan dengan kecerdasan

Omong kosong bukan sekadar kebohongan tapi kata-kata yang sebenarnya tidak perlu. Seseorang harus memiliki kemampuan untuk menghasilkan omong kosong mereka sendiri.

Dalam penelitian ini, para peneliti peneliti merekrut 1.017 peserta untuk dua penelitian yang meneliti kemampuan kognitif, kesediaan untuk omong kosong, dan kemampuan membuat omong kosong.

Untuk mengukur kesediaan untuk omong kosong, para peserta ditunjukkan sepuluh konsep dan diminta untuk menilai pengetahuan mereka tentang setiap konsep pada skala 5 poin.

Ilustrasi bohong (Shutterstock)
Ilustrasi bohong (Shutterstock)

Mereka yang mengaku memiliki pengetahuan tentang konsep palsu dianggap memiliki kemauan yang lebih besar untuk omong kosong.

Para peneliti menemukan bahwa peserta yang lebih mampu menghasilkan penjelasan yang tampaknya memuaskan dan akurat dari konsep-konsep palsu cenderung juga memiliki skor lebih tinggi pada tes kosa kata, serta ukuran penalaran abstrak dan kecerdasan non-verbal.

"Kemampuan membuat omong kosong seseorang secara positif terkait dengan seberapa pintar mereka kelihatannya dan seberapa pintar mereka dalam kenyataanya," kata penulis studi Mane Kara-Yakoubian kepada PsyPost. 

"Omong kosong itu mungkin telah muncul sebagai strategi murah yang energetik untuk mendapatkan prestise, status, atau barang di domain di mana keberhasilan ditentukan oleh evaluasi subyektif orang lain seperti seni rupa, politik, berbicara di depan umum, dan lain-lain," imbuhnya. 

baca juga

Peneliti menegaskan bahwa kemampuan beromong kosong semakin tinggi pada individu yang lebih cerdas. Hal ini mungkin dijelaskan oleh kapasitas mereka yang lebih besar untuk mengaitkan kondisi mental kepada orang lain. Mereka lebih sadar ketika omong kosong akan bekerja dan kapan tidak.

"Penelitian di masa depan mungkin perlu mengeksplorasi hubungan antara omong kosong serta faktor kepribadian," pungkas Yakoubian. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Refly Harun: Jokowi The King of Lip Service itu Kritikan Cerdas, bukan Kasar

Refly Harun: Jokowi The King of Lip Service itu Kritikan Cerdas, bukan Kasar

Sumsel | Selasa, 29 Juni 2021 | 11:11 WIB

5 Zodiak Ini Disebut Cerdas Dari Lahir, Bagaimana Dengan Kamu?

5 Zodiak Ini Disebut Cerdas Dari Lahir, Bagaimana Dengan Kamu?

Bogor | Selasa, 29 Juni 2021 | 08:00 WIB

Belanja Cerdas di Minimarket dengan Promo 7.7 ShopeePay Juli Cashback Meriah

Belanja Cerdas di Minimarket dengan Promo 7.7 ShopeePay Juli Cashback Meriah

News | Selasa, 29 Juni 2021 | 07:48 WIB

Terkini

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB