Bayi 1 Bulan Keluarkan ASI dari Payudaranya, Ini Sebab dan Risikonya

Cesar Uji Tawakal, Shevinna Putti Anggraeni

Kamis, 08 Juli 2021 | 20:20 WIB
Bayi 1 Bulan Keluarkan ASI dari Payudaranya, Ini Sebab dan Risikonya
Bayi baru lahir memiliki cairan putih seperti ASI (Instagram/@igtainmenttt)

Suara.com - Viral di media sosial TikTok, seorang bayi baru lahir yang masih berusia 1 bulan mengeluarkan cairan putih seperti ASI dari payudaranya. Video itu memperlihatkan seseorang memencet payudara bayi tersebut hingga keluar cairan putih seperti ASI.

"Subhanallah, Maha Kuasa Allah, anak bayi umur 1 bulan sudah mengeluarkan air susu asi," tulisnya di caption.

Dilansir dati Healthline, keluarnya cairan putih seperti ASI dari payudara bayi bisa disebut sebagai galaktorea neonatal. Kondisi ini bisa dialami bayi laki-laki maupun bayi perempuan.

Penyebab paling umum dari galaktorea neonatal adalah hormon ibu transplasenta. Dalam istilah medis, keluarnya cairan putih seperti ASI pada payudara bayi terjadi ketika bayi berada di plasenta dan kadar estrogen ibu yang tinggi masuk ke aliran darah mereka.

Kondisi ini menyebabkan jaringan payudara bayi membesar sehingga menyebabkan galaktorea. Tingginya kadar estrogen dalam ASI setelah bayi baru lahir ini juga bisa berkontribusi.

Ilustrasi bayi baru lahir (Unsplash/@irinamurza)
Ilustrasi bayi baru lahir (Unsplash/@irinamurza)

Adapun beberapa penyebab potensial lain dari galaktorea neonatal pada bayi baru lahir, meliputi:

  1. Hipotiroidisme
  2. Hiperprolaktinemia
  3. Obat-obatan tertentu
  4. Penggunaan ganja
  5. Kanker

Umumnya, galaktorea neonatal bukan kondisi yang mengkhawatirkan. Tapi, galaktorea neonatal akibat masalah tiroid atau kanker perlu diwaspadai dan membutuhkan pengobatan medis.

Selain itu, orangtua atau pengasuh juga harus menghindari merangsang putih susu bayi atau mendorong produksi ASI setiap kali galaktorea neonatal terjadi. Mengeluarkan cairan putih seperti ASI pada payudara bayi ini bisa meningkatkan produksi cairan dan mengiritasi jaringan payudara.

Pada akhirnya, tindakan ini bisa menyebabkan laktasi berkepanjangan, abses dan mastitis. Mastitis dan abses payudara adalah kondisi yang kurang umum terjadi pada bayi baru lahir. Namun, mastitis bisa muncul akibat bakteri dan membutuhkan antibiotik.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Bayi 1 Bulan Keluarkan Cairan Putih Seperti ASI dari Payudara, Apa itu?

Viral Bayi 1 Bulan Keluarkan Cairan Putih Seperti ASI dari Payudara, Apa itu?

Health | Kamis, 08 Juli 2021 | 19:43 WIB

Ragam Manfaat Pepaya, Jaga Imunitas Tubuh hingga Bantu Perbesar Payudara

Ragam Manfaat Pepaya, Jaga Imunitas Tubuh hingga Bantu Perbesar Payudara

Riau | Kamis, 24 Juni 2021 | 06:25 WIB

Perusahaan Ini Berhasil Bikin ASI Pertama Tanpa Payudara, Terus Bagaimana?

Perusahaan Ini Berhasil Bikin ASI Pertama Tanpa Payudara, Terus Bagaimana?

Health | Rabu, 23 Juni 2021 | 13:50 WIB

Terkini

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

News | Jum'at, 04 September 2026 | 00:32 WIB

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 00:24 WIB

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 23:14 WIB

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

Bola | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Video | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Sumut | Kamis, 03 September 2026 | 22:58 WIB

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 22:52 WIB

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Jatim | Kamis, 03 September 2026 | 22:49 WIB

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Jabar | Kamis, 03 September 2026 | 22:42 WIB

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Bogor | Kamis, 03 September 2026 | 22:38 WIB

×