Masa Inkubasi Covid-19: Apa Arti, Berapa Hari, dan Apa Gejala Setelah Terpapar?

Dany Garjito

Kamis, 15 Juli 2021 | 15:36 WIB
Masa Inkubasi Covid-19: Apa Arti, Berapa Hari, dan Apa Gejala Setelah Terpapar?
INFOGRAFIS: Ketahui Masa Inkubasi Covid-19, Kapan Paling Menular?

Suara.com - Apa itu masa inkubasi covid-19? Mari simak penjelasan lengkap termasuk berapa hari lama masa inkubasi covid-19 dan apa gejala setelah terpapar covid-19?

APA ITU MASA INKUBASI?

Menyadur dari WHO, masa inkubasi adalah waktu antara terpapar virus dan timbulnya gejala.

Mengetahui masa inkubasi virus corona sangat penting sebab bisa menjadi salah satu cara mencegah penularan covid-19.

BERAPA LAMA RATA-RATA MASA INKUBASI COVID-19

INFOGRAFIS: Ketahui Masa Inkubasi Covid-19, Kapan Paling Menular?
INFOGRAFIS: Ketahui Masa Inkubasi Covid-19, Kapan Paling Menular?

Masa inkubasi covid-19 rata-rata 5-6 hari, tetapi bisa saja sampai 14 hari.

Dengan mengetahui rata-rata masa inkubasi ini artinya isolasi harus dilakukan selama 14 hari sejak dikonfirmasi telah terpapar.

MASA INKUBASI: GEJALA COVID-19 MULAI MUNCUL SETELAH TERPAPAR

Bagi sebagian orang, gejala covid-19 mulai muncul sebagai gejala ringan dan secara bertahap memburuk selama beberapa hari.

baca juga

Beda Gejala Pasien Covid-19 Ringan, Sedang, Berat

Menyadur dari Kementerian Kesehatan, terdapat beda gejala pasien ringan, sedang, berat Covid-19. Berikut rincian perbedaan gejala ringan kena covid-19, gejala sedang kena covid-19, dan gejala berat kena covid-19 lengkap dengan cara penanganannya.

Gejala Pasien Covid-19 Ringan

Beda Gejala Pasien Covid-19 Ringan, Sedang, Berat, Ketahui Segera! (Instagram/Kemenkes_ri)
Beda Gejala Pasien Covid-19 Ringan, Sedang, Berat, Ketahui Segera! (Instagram/Kemenkes_ri)

Pasien Covid-19 dengan gejala ringan akan menunjukkan tanda-tanda seperti:

  • Demam
  • Batuk kering ringan
  • Fatigue atau kelelahan ringan
  • Anosmia atau kehilangan indera penciuman
  • Ageusia atau kehilangan indera pengecapan
  • Anoreksia atau gangguan selera makan
  • Nyeri tulang
  • Nyeri tenggorokan, pilek
  • Mual
  • Muntah
  • Nyeri perut
  • Diare
  • Muncul bercak merah pada kulit atau perubahan warna pada jari-jari kaki
  • Frekuensi napas 12-20 kali per menit
  • Saturasi oksigen 95 persen atau lebih

Cara penanganan pasien covid gejala ringan

Jika anda tergolong pasien bergejala ringan, langkah yang bisa dilakukan adalah melakukan isolasi mandiri di rumah. Namun, dengan catatan tempat isolasi memenuhi standar seperti tersedianya ventilasi udara yang memadahi dan ruangan yang terpisah dari anggota keluarga lain. Isolasi mandiri dilakukan 10 hari sejak timbul gejala dan minimal tiga hari bebas gejala.

Pasien gejala ringan selanjutnya bisa melakukan terapi dengan mengkonsumsi oseltamivir atau favipiravir, azitromisin, vitamin C, vitamin D, dan zinc.

Gejala Pasien Covid-19 Sedang

Beda Gejala Pasien Covid-19 Ringan, Sedang, Berat, Ketahui Segera! (Instagram/Kemenkes_ri)
Beda Gejala Pasien Covid-19 Ringan, Sedang, Berat, Ketahui Segera! (Instagram/Kemenkes_ri)

Pasien Covid-19 dengan gejala sedang akan menunjukkan tanda-tanda seperti:

  • Demam
  • Batuk kering ringan
  • Fatigue atau kelelahan ringan
  • Sakit kepala
  • Anosmia atau kehilangan indera penciuman
  • Ageusia atau kehilangan indera pengecapan
  • Anoreksia atau gangguan selera makan
  • Nyeri tulang
  • Nyeri tenggorokan
  • Pilek
  • Mual
  • Muntah
  • Nyeri perut
  • Diare
  • Muncul bercak merah pada kulit atau perubahan warna pada jari-jari kaki
  • Frekuensi napas 20-30 kali per menit
  • Saturasi oksigen kurang dari 95 persen

Cara penanganan pasien covid gejala sedang

Jika anda tergolong pasien bergejala sedang maka harus diambil tindakan medis di rumah sakit rujukan terdekat. Isolasi dilakukan sepuluh hari sejak timbul gejala dan minimal tiga hari bebas gejala.

Terapi bisa dilakukan dengan mengkonsumsi oseltamivir atau favipiravir, remdesivir 200 mg/V azitromisin, kortikosteroid, vitamin C, vitamin D, dan zinc. Obat ditambah dengan antikoagulan LMWH/UFH berdasarkan saran dari dokter, pengobatan komorbid bila ada, serta terapi O2 dengan arus sedang sampai tinggi.

Gejala Pasien Covid-19 Berat atau Kritis

Beda Gejala Pasien Covid-19 Ringan, Sedang, Berat, Ketahui Segera! (Instagram/Kemenkes_ri)
Beda Gejala Pasien Covid-19 Ringan, Sedang, Berat, Ketahui Segera! (Instagram/Kemenkes_ri)

Pasien Covid-19 dengan gejala berat atau kritis akan menunjukkan tanda-tanda seperti:

  • Mengalami gejala yang sama dengan pasien ringan atau sedang
  • Hanya saja yang perlu diwaspadai adalah frekuensi napas yang mencapai lebih dari 30 kali per menit dengan saturasi oksigen kurang dari 95 persen
  • Sesak napas dengan distres pernapasan. Jika terlambat ditangani pasien bisa berpotensi mengalami gagal napas, syok sepsis atau peradangan di seluruh tubuh, hingga multiorgan failure

Cara penanganan pasien covid gejala berat atau kritis

  • Pasien harus dibawa ke HCU atau ICU RS rujukan. Perawatan dilakukan oleh dokter sampai pasien dinyatakan sembuh.
  • Selama perawatan pasien melakukan terapi dengan arahan dokter
  • Dengan anjuran dokter, mengonsumsi obat-obatan, antara lain favipiravir, remdesivir 200 mg/V azitromisin, kortikosteroid, vitamin C, vitamin D, dan zinc. Obat ditambah dengan antikoagulan LMWH/UFH berdasarkan saran dokter, pengobatan komorbid bila ada
  • Pemasangan ventilator

KAPAN HARUS ISOLASI MANDIRI DAN KAPAN HARUS KE RUMAH SAKIT?

Isolasi mandiri bisa dilakukan jika PCR positif dan tanpa gejala (sesak). Namun jika memiliki gejala sesak napas lebih dari 24 kali dalam satu menit dan saturasi oksigen < 94 persen harus dirujuk ke rumah sakit.

INFOGRAFIS: Lakukan Proning untuk Menaikkan Saturasi Oksigen
INFOGRAFIS: Lakukan Proning untuk Menaikkan Saturasi Oksigen

ISOLASI MANDIRI HARUS BERAPA LAMA?

Lamanya waktu isolasi mandiri diklasifikasikan menjadi 4, sebagai berikut:

  • Tanpa gejala: 10 hari sejak pengambilan tes Covid-19.
  • Gejala ringan: 10 hari ditambah 3 hari bebas gejala apapun.
  • Gejala sedang: 10 hari sejak timbul gejala ditambah 3 hari bebas gejala.
  • Gejala berat: 1x PCR negatif ditambah 3 hari bebas gejala. Pemantauan lanjutan isolasi
    mandiri 7 hari.

Covid-19? APA YANG HARUS DILAKUKAN JIKA TERPAPAR COVID-19?

INFOGRAFIS: Ini Panduan Isolasi Mandiri di Rumah Menurut WHO
INFOGRAFIS: Ini Panduan Isolasi Mandiri di Rumah Menurut WHO

Apa yang harus dilakukan jika terpapar Covid-19? Jika Anda mengalami gejala ringan seperti sesak napas, demam, dan batuk, ini yang harus dilakukan:

  1. Segera lakukan isolasi mandiri
  2. Menjauhkan diri dari kerumunan atau anggota keluarga lainnya
  3. Hubungi dokter atau rumah sakit terdekat untuk mendapatkan panduan yang jelas

Hal ini perlu dilakukan karena setiap orang belum tentu mengalami ciri-ciri yang sama, terlebih untuk mereka yang memiliki penyakit bawaan.

Demikian penjelasan tentang apa itu masa inkubasi termasuk berapa hari lama masa inkubasi covid-19 dan apa gejala setelah terpapar covid-19.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Skandal Sertifikat Vaksin Covid-19 Palsu, Granit Xhaka Kena Denda Rp3,2 Miliar

Skandal Sertifikat Vaksin Covid-19 Palsu, Granit Xhaka Kena Denda Rp3,2 Miliar

Bola | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 09:53 WIB

Kisah Sukses Zulhaida Sitanggang, Mampu Sulap Sampah Pasar Jadi Usaha Beromzet Jutaan Rupiah

Kisah Sukses Zulhaida Sitanggang, Mampu Sulap Sampah Pasar Jadi Usaha Beromzet Jutaan Rupiah

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 16:45 WIB

Efek Domino Pandemi Bikin Harga Mobil Bekas Gagal Turun

Efek Domino Pandemi Bikin Harga Mobil Bekas Gagal Turun

Otomotif | Rabu, 17 Juni 2026 | 15:38 WIB

Menkes Pastikan Risiko Ebola di Indonesia Rendah, Penularannya Tak Semudah Covid-19

Menkes Pastikan Risiko Ebola di Indonesia Rendah, Penularannya Tak Semudah Covid-19

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 12:23 WIB

IHSG Hancur Lebur Seperti Era COVID-19, Padahal Tak Sedang Pandemi

IHSG Hancur Lebur Seperti Era COVID-19, Padahal Tak Sedang Pandemi

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 15:05 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19

Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 06:05 WIB

Cek Fakta: Benarkah Hantavirus Disebabkan Efek Samping Vaksin Covid-19 Pfizer?

Cek Fakta: Benarkah Hantavirus Disebabkan Efek Samping Vaksin Covid-19 Pfizer?

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 16:24 WIB

Viral Cuitan 2022 yang Singgung Hantavirus 2026, Disebut Prediksi Masa Depan

Viral Cuitan 2022 yang Singgung Hantavirus 2026, Disebut Prediksi Masa Depan

Entertainment | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:49 WIB

Ancaman Baru Setelah COVID? Argentina Dituding Jadi Sumber Wabah Hantavirus

Ancaman Baru Setelah COVID? Argentina Dituding Jadi Sumber Wabah Hantavirus

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:07 WIB

Terkini

Ledakan Keras Hantam Kawasan Pasar Cimanggis Ciputat

Ledakan Keras Hantam Kawasan Pasar Cimanggis Ciputat

Banten | Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:39 WIB

14 Titik Longsor Tapan-Batas Jambi Dibersihkan, Jalur Mulai Fungsional

14 Titik Longsor Tapan-Batas Jambi Dibersihkan, Jalur Mulai Fungsional

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:34 WIB

Polisi Gerebek Lapak di Laladon Bogor, Sita 580 Butir Obat Keras

Polisi Gerebek Lapak di Laladon Bogor, Sita 580 Butir Obat Keras

Bogor | Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:32 WIB

Telat Hampir 2 Tahun, Prabowo Langgar Undang-Undang Soal Angkat Wantimpres

Telat Hampir 2 Tahun, Prabowo Langgar Undang-Undang Soal Angkat Wantimpres

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:30 WIB

Tragedi Jalan Menurun Puncak: Elf Hilang Kendali, Tabrak Tembok Jembatan Ciawi Hingga Masuk Sungai

Tragedi Jalan Menurun Puncak: Elf Hilang Kendali, Tabrak Tembok Jembatan Ciawi Hingga Masuk Sungai

Bogor | Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Sengketa Tanah di Gunung Sindur, PT SIR dan Natura City Jalani Mediasi di PN Cibinong

Sengketa Tanah di Gunung Sindur, PT SIR dan Natura City Jalani Mediasi di PN Cibinong

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:22 WIB

Persib Amankan Tiga Poin Lewat Penalti Peralta, Cong Viettel Dipaksa Pulang Tanpa Gol

Persib Amankan Tiga Poin Lewat Penalti Peralta, Cong Viettel Dipaksa Pulang Tanpa Gol

Bola | Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:19 WIB

Hendak Pergi Kuliah, Perempuan di Medan Belawan Dibegal, Motor dan HP Raib

Hendak Pergi Kuliah, Perempuan di Medan Belawan Dibegal, Motor dan HP Raib

Sumut | Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:14 WIB

BBM Langka di Bali, Antrean Mengular hingga Warga Terpaksa Dorong Motor

BBM Langka di Bali, Antrean Mengular hingga Warga Terpaksa Dorong Motor

Video | Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:10 WIB

UEFA Siapkan 11 Poin Reformasi untuk Pangkas Kekuasaan Presiden FIFA, Infantino di Ujung Tanduk

UEFA Siapkan 11 Poin Reformasi untuk Pangkas Kekuasaan Presiden FIFA, Infantino di Ujung Tanduk

Bola | Rabu, 14 Oktober 2026 | 21:04 WIB

×