Efek Domino Pandemi Bikin Harga Mobil Bekas Gagal Turun

Manuel Jeghesta Nainggolan, Michele Alessandra Amabelle

Rabu, 17 Juni 2026 | 15:38 WIB
Efek Domino Pandemi Bikin Harga Mobil Bekas Gagal Turun
Ilustrasi mobil bekas (Pexels/Tom Fisk).
baca 10 detik
  • Kegagalan produksi 8 juta unit kendaraan selama pandemi 2020 hingga 2021 memicu kelangkaan stok mobil di pasar global.
  • Prioritas produsen terhadap model premium serta kenaikan harga mobil baru menyebabkan harga mobil bekas terus melonjak tinggi.
  • Ketimpangan antara kenaikan harga kendaraan dan rendahnya pendapatan rumah tangga membuat konsumen kesulitan menjangkau pembelian mobil saat ini.

Suara.com - Pandemi Covid-19 sudah lama berlalu namun dampaknya masih mencekik sektor otomotif hingga saat ini. Salah satu fenomena yang meresahkan adalah harga mobil bekas yang tetap tinggi dan sangat sulit dijangkau oleh konsumen.

Laporan Carscoops menyebutkan ada sekitar 8 juta unit kendaraan yang gagal diproduksi selama masa lockdown pada 2020 hingga 2021. Hal ini menciptakan celah besar pada rantai pasokan yang memicu kelangkaan unit mobil bekas di pasar saat ini.

Kenaikan harga ini diperparah oleh kebijakan produsen yang lebih memprioritaskan model dengan keuntungan besar seperti SUV dan pick-up premium. Akibatnya harga rata-rata mobil baru melonjak dan secara otomatis menyeret naik harga mobil bekas di pasaran.

Meskipun penjualan mobil mulai pulih ke angka 16,2 juta unit pada 2025 namun angka tersebut masih berada di bawah pencapaian tahun 2016 yang menembus 17,55 juta unit. Kesenjangan ekonomi juga menjadi salah satu faktor krusial yang membuat situasi semakin sulit.

Senior Vice President JD Power Tyson Jominy memberikan gambaran nyata mengenai situasi ini pasa mobil saat ini.

"Harga kendaraan naik sekitar sepertiga tetapi gaji dan pendapatan tidak mengalami peningkatan yang sebanding," ungkapnya, Rabu (17/6/2026).

Kenyataan pahit ini membuat mobil baru hanya bisa dinikmati kalangan tertentu. Saat ini pembeli mobil baru di Amerika Serikat rata-rata memiliki pendapatan di atas Rp2,4 miliar per tahun.

Padahal rata-rata pendapatan rumah tangga di sana hanya berkisar Rp1,28 miliar per tahun. Minimnya insentif pembelian yang saat ini hanya berada di kisaran 6,5 hingga 7 persen juga membuat konsumen semakin tertekan.

Dengan kondisi stok yang belum pulih total dan daya beli yang tertinggal maka berharap harga mobil bekas turun akan sulit tercapai.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mobil LMPV Matic Bekas yang Bandel, Mending Avanza atau Ertiga? Begini Menurut Mekanik

Mobil LMPV Matic Bekas yang Bandel, Mending Avanza atau Ertiga? Begini Menurut Mekanik

Otomotif | Rabu, 17 Juni 2026 | 15:23 WIB

5 Mobil Hatchback Rekomendasi Pakar, Mulai 70 Jutaan Lengkap dengan Plus Minusnya

5 Mobil Hatchback Rekomendasi Pakar, Mulai 70 Jutaan Lengkap dengan Plus Minusnya

Otomotif | Rabu, 17 Juni 2026 | 13:00 WIB

Daftar Penyakit Avanza Lawas Menurut Pakar, Kini Harganya Cuma Segini

Daftar Penyakit Avanza Lawas Menurut Pakar, Kini Harganya Cuma Segini

Otomotif | Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:00 WIB

Terkini

Siap Jadi Ketum FKPPI, Titiek Soeharto: Putra-Putri Purnawirawan Harus Dukung Program Prabowo

Siap Jadi Ketum FKPPI, Titiek Soeharto: Putra-Putri Purnawirawan Harus Dukung Program Prabowo

News | Rabu, 04 November 2026 | 23:56 WIB

Menang AMI Awards 2026, Hindia Angkat 3 Jari: Kami Dedikasikan untuk Teman-teman yang Sulit Bernapas

Menang AMI Awards 2026, Hindia Angkat 3 Jari: Kami Dedikasikan untuk Teman-teman yang Sulit Bernapas

Entertainment | Rabu, 04 November 2026 | 23:23 WIB

Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia

Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia

Jabar | Rabu, 04 November 2026 | 22:37 WIB

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 22:16 WIB

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:15 WIB

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Health | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:32 WIB

×