Hati-Hati Kecanduan Nonton Video Porno, Ini Dampaknya pada Kesehatan

Cesar Uji Tawakal | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Rabu, 21 Juli 2021 | 18:41 WIB
Hati-Hati Kecanduan Nonton Video Porno, Ini Dampaknya pada Kesehatan
Ilustrasi menonton video porno di ponsel (Shutterstock)

Suara.com - Beberapa orang mungkin memiliki kecanduan menonton video porno di internet. Kebiasaan ini bisa mengaburkan penghalang antara kenyataan dan imajinasi yang bisa berdampak buruk pada hubungan asmara Anda sendiri.

Tak hanya itu, kebiasaan menonton video porno juga bisa berdampak buruk pada kesehatan fisik maupun mental tanpa disadari. Karena itu, orang-orang dengan kebiasaan ini harus menghentikannya.

Berikut ini dilansir dari Times of India, beberapa dampak menonton video porno pada kesehatan fisik dan mental

1. Disfungsi ereksi pada pria

Sebuah penelitian telah membuktikan bahwa laki-laki yang suka menonton video porno akan merasa tidak pernah puas dengan kehidupan seksnya. Hal ini mungkin dipengaruhi oleh video porno yang sering dilihatnya,

Selain itu, kebiasaan menonton video porno juga bisa memperburuk disfungsi ereksi pada pria secara bertahap. Karena, konten ini menjadi bentuk indoktrinasi psikologis yang menyebabkan kecemasan selama proses menonton video porno.

Ilustrasi video porno. (Shutterstock)
Ilustrasi video porno. (Shutterstock)

2. Isolasi sosial

Kebiasaan menonton video porno mengakibatkan hilangnya kemampuan untuk menahan godaan. Otak akan sulit mengontrol hasrat menonton video porno ketika semakin fokus pada hal-hal yang menyenangkan, seperti konten pornografi.

Tak heran, orang yang kecanduan menonton video porno cenderung gagal total dalam aspek lain dari kehidupan mereka.

Bagi pria dan wanita yang masih muda, salah satu dampak pertama menonton video porno adalah kecanggungan berosialisasi hingga menimbulkan rasa bersalah.

Isolasi dan rasa malu seperti itu dapat membuat seseorang sulit berbagi keintiman dengan orang lain. Hal itu juga membuat seseorang kesulitan tumbuh menjadi pribadi yang dewasa.

3. Memicu tindakan pemerkosaan dan kekerasan seksual

Menonton video porno justru jauh lebih buruk daripada sekadar minum alkohol. Karena, kecanduan menonton video porno berpotensi mendorong tindakan kejahatan, seperti kekerasan seksual dan pemerkosaan.

Banyak penelitian tentang pornografi dan kekerasan seksual menunjukkan bahwa pria yang agresif secara seksual dan sering nonton video porno cenderung melakukan tindakan kekerasan seksual.

4. Menimbulkan pesimisme

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Studi: Pendidikan Anak Berpengaruh pada Kesehatan Mental dan Fisik Orangtua

Studi: Pendidikan Anak Berpengaruh pada Kesehatan Mental dan Fisik Orangtua

Health | Rabu, 21 Juli 2021 | 07:07 WIB

Temani Anak Nonton Video Porno, Ini 5 Pro Kontra Edukasi Seks Yuni Shara

Temani Anak Nonton Video Porno, Ini 5 Pro Kontra Edukasi Seks Yuni Shara

Entertainment | Minggu, 27 Juni 2021 | 18:30 WIB

Yuni Shara Temani Anak Nonton Video Porno, Ini Kata Psikolog

Yuni Shara Temani Anak Nonton Video Porno, Ini Kata Psikolog

Lampung | Minggu, 27 Juni 2021 | 11:10 WIB

Terkini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB