Update Covid-19 Global: Angka Kematian Mingguan Indonesia Terbanyak di Dunia

Risna Halidi, Lilis Varwati

Minggu, 25 Juli 2021 | 10:36 WIB
Update Covid-19 Global: Angka Kematian Mingguan Indonesia Terbanyak di Dunia
Pemakaman Covid 19

Suara.com - Update Covid-19 global hari ini menunjukkan kasus infeksi bertambah 484.113 di dunia. Dengan begitu total kasus Covid-19 secara global menjadi 194,36 juta - seperti yang tercatat situs worldometers.info per Minggu (25/7) pukul 08.00 WIB.

Angka kematian bertambah 7.955 jiwa dengan total kasus kematian akibat Covid-19 bertambah menjadi 4,16 juta orang di seluruh dunia.

Indonesia menjadi negara paling banyak melaporkan kasus positif baru dan angka kematian harian dalam 24 jam terakhir. Tercatat 45.416 kasus baru dan 1.415 orang meninggal dunia.

Laporan mingguan juga menunjukan, Indonesia menjadi negara paling banyak melaporkan kematian akibat Covid-19 selama tujuh hari terakhir. Tercatat 9.201 jiwa, naik 36 persen dari dua pekan sebelumnya.

Sementara angka positif tambahan, didominasi Amerika Serikat yang alami peningkatan kasus hingga 60 persen dalam 7 hari terakhir, yakni 349.448 kasus dari 218.239 pada dua pekan sebelumnya.

Indonesia diposisi ketiga dalam jumlah kasus baru terbanyak dalam sepekan terakhir. Dengan jumlah 301.607 kasus dalam tujuh hari terakhir, tepat di bawah Inggris yang tercatat 306.310 kasus. 

Meski demikian, kasus positif mingguan di Indonesia turun 7 persen dibanding dua pekan lalu. Penurunan tambahan kasus batu juga diakui oleh Satgas Penanganan Covid-19. 

Akan tetapi, juru bicara Satgas Penanganan Covid-19 Profesor Wiku Adisasmito mengungkapkan bahwa oenurunan kasus terjadi akibat jumlah testing yang juga berlurang dalam beberapa hari terakhir. 

"Jumlah orang diperiksa yang mengalami penurunan selama empat hari terakhir, perlu untuk segera dikejar untuk meningkat kembali. Karena semakin tinggi testing, semakin banyak kasus yang dapat terdeteksi dan ditangani sejak dini," kata Wiku dalam konferensi pers virtual beberapa hari lalu.

baca juga

Hal lain yang juga perlu menjadi fokus merupakan angka kematian yang cenderung mengalami peningkatan selama sepekan terakhir.

"Ini patut dijadikan refleksi kita bersama, terlebih sudah enam hari berturut-turut kematian kita mencapai angka lebih dari 1.000 setiap harinya," katanya.

Angka kematian akibat Covid-19, kata Wiku, tidak dapat ditoleransi lagi. Sebab penurunan kasus positif seharusnya juga diikuti dengan penurunan angka kematian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nomor Bantuan Informasi Covid-19, Vaksin Sinopharm Tak Efektif Pada Lansia?

Nomor Bantuan Informasi Covid-19, Vaksin Sinopharm Tak Efektif Pada Lansia?

Health | Minggu, 25 Juli 2021 | 10:28 WIB

Bantah Pria Positif Covid-19 Dianiaya, Pemkab: Warga Hanya Mengamankan

Bantah Pria Positif Covid-19 Dianiaya, Pemkab: Warga Hanya Mengamankan

Sumut | Minggu, 25 Juli 2021 | 10:26 WIB

Viral Pasien Covid Dikeroyok dan Dipukuli, Komisi II DPR Salahkan Bupati Toba

Viral Pasien Covid Dikeroyok dan Dipukuli, Komisi II DPR Salahkan Bupati Toba

News | Minggu, 25 Juli 2021 | 10:11 WIB

Terkini

BEM Persatuan se-DKI Ajak AMPB Jaga Ruang Demokrasi Jelang Aksi di DPR

BEM Persatuan se-DKI Ajak AMPB Jaga Ruang Demokrasi Jelang Aksi di DPR

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar

Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar

Sumsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Program KPR Renovasi BRI, Ketentuan Suku Bunga Ringan dan Tenor Panjang

Program KPR Renovasi BRI, Ketentuan Suku Bunga Ringan dan Tenor Panjang

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:26 WIB

Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel

Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel

Sumsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:22 WIB

Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu

Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:21 WIB

Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Dorong Pemanfaatannya Lebih Cepat

Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Dorong Pemanfaatannya Lebih Cepat

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:19 WIB

Katarak Kongenital pada Anak dan Pentingnya Deteksi Sejak Dini

Katarak Kongenital pada Anak dan Pentingnya Deteksi Sejak Dini

Health | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:08 WIB

Semarak Turnamen Bulu Tangkis di Mall Solo, 219 Peserta Ikut Bertanding

Semarak Turnamen Bulu Tangkis di Mall Solo, 219 Peserta Ikut Bertanding

Sport | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:05 WIB

Komunikasi Politik Prabowo Dinilai Kerap Blunder, Akademisi: Bisa Rugikan Pemerintah

Komunikasi Politik Prabowo Dinilai Kerap Blunder, Akademisi: Bisa Rugikan Pemerintah

Video | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:05 WIB

PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana

PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana

Sumsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×