Kebutuhan Obat Meningkat Drastis Selama Pandemi Covid-19

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Selasa, 27 Juli 2021 | 10:30 WIB
Kebutuhan Obat Meningkat Drastis Selama Pandemi Covid-19
Ilustrasi obat dan apotek. (Dok: Istimewa)

Suara.com - Kebutuhan akan obat, vitamin dan suplemen, makin meningkat seiring dengan pertambahan kasus Covid-19 di Indonesia.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin sendiri mengungkapkan permintaan obat Covid-19 melonjak hingga 12 kali lipat.

"Sejak 1 Juni sampai sekarang telah terjadi lonjakan yang luar biasa dari kebutuhan obat-obatan. Lonjakan itu besarnya sekitar 12 kali lipat," kata Menkes Budi Gunadi dikutip dari ANTARA. 

Sejak itu, apotek dan toko obat (drugstore) menjadi sektor kritikal yang kerap dicari masyarakat. Keterbatasan interaksi langsung di masa pandemi tentu akan sangat menyulitkan untuk menjangkau konsumen secara tepat.

Oleh sebab itu, transformasi penjualan obat melakui digital atau ecommerce menjadi salah satu cara untuk bisa beradaptasi di tengah situasi pandemi Covid-19.

Ilustrasi obat dan apotek. (Dok: Istimewa)
Ilustrasi obat dan apotek. (Dok: Istimewa)

“Indonesia adalah negara dengan pasar obat-obatan terbesar di Asia Tenggara. Hadirnya Systemever diharapkan mampu melesatkan potensi bisnis toko obat, apotek dan alat kesehatan di Indonesia, terutama dengan sistem konsinyasi agar dapat lebih berkembang dan terdepan dalam memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat,” ujar Representative SystemEver Indonesia, Charles Kwon, dalam keterangannya.

Seperti diketahui pertumbuhan bisnis farmasi berupa obat-obatan dan layanan kesehatan di Indonesia mengalami lesatan dalam satu tahun belakangan.

Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS), industri kimia, farmasi, dan obat tradisional di kuartal III 2020 mengalami pertumbuhan sebesar 5,69 persen dibanding kuartal II 2020 lalu.

Sementara itu, menurut laporan yang dikeluarkan oleh MTPconnect & Asialink Business, pendapatan dari layanan kesehatan digital di Indonesia pada tahun 2022 diprediksi mencapai 973 juta dollar.

Dengan situasi demikin, Charles mengatakan bahwa pihaknya siap membantu pelaku usaha melakukan mapping kebutuhan bisnis dan menyusun strategi yang tepat untuk melesat.

"Sejak 2017, kami telah melayani sejumlah perusahaan multinasional, khususnya pada sektor distribusi, perdagangan dan manufaktur," kata Charles.

Ia menjelaskan, bahwa kmputerisasi manajemen ERP yang diadopsi dari perusahaan terkemuka di Korea dan diadaptasikan di Indonesia inilah yang menjadikan SystemEver memiliki keunggulan.

"Kami merancang sistem pengelolaan persediaan barang yang lengkap serta mampu mencatat transaksi mulai dari pembelian, penjualan, konsinyasi, pengelolaan stok, laba dan rugi secara real time," kata dia,

Selain itu, SystemEver juga memiliki program yang mempermudah manajemen keuangan di perusahaan, seperti mencetak invoice, menghitung penyusutan serta menghasilkan laporan dan grafik analisis keuangan usaha secara komprehensif. Dengan demikian, lonjakan permintaan akan obat, suplemen dan alat kesehatan selama pandemi bisa teratasi.

Pelaku usaha toko obat dan apotek pun dapat mengetahui langkah-langkah bisnis apa saja yang mesti dilakukan ke depannya, bahkan membuat keputusan bisnis yang lebih cepat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penggerebekan Tabung Oksigen Palsu di Sebuah Hotel Kawasan Taman Sari

Penggerebekan Tabung Oksigen Palsu di Sebuah Hotel Kawasan Taman Sari

Kaltim | Selasa, 27 Juli 2021 | 07:26 WIB

Stok Vaksin Menipis, Menko PMK: Tidak Boleh Ada Vaksin yang Tertahan di Gudang

Stok Vaksin Menipis, Menko PMK: Tidak Boleh Ada Vaksin yang Tertahan di Gudang

Kaltim | Selasa, 27 Juli 2021 | 06:42 WIB

Obat Pasien Covid-19 Harus Terkontrol, Pemkot Jogja Minta Apotek Hanya Layani Resep Dokter

Obat Pasien Covid-19 Harus Terkontrol, Pemkot Jogja Minta Apotek Hanya Layani Resep Dokter

Jogja | Selasa, 27 Juli 2021 | 06:20 WIB

Terkini

Lawan PTM dari Rumah: Mengapa Kampanye Generasi Bersih Sehat Vital Bagi Masa Depan Kita?

Lawan PTM dari Rumah: Mengapa Kampanye Generasi Bersih Sehat Vital Bagi Masa Depan Kita?

Health | Senin, 20 April 2026 | 18:55 WIB

Mengakhiri Ketergantungan Rujukan, Standar Lab Internasional Kini Tersedia Langsung di Makassar

Mengakhiri Ketergantungan Rujukan, Standar Lab Internasional Kini Tersedia Langsung di Makassar

Health | Senin, 20 April 2026 | 09:32 WIB

Neuropati Perifer pada Diabetes Banyak Tak Terdeteksi, Pedoman Baru Dorong Peran Aktif Apoteker

Neuropati Perifer pada Diabetes Banyak Tak Terdeteksi, Pedoman Baru Dorong Peran Aktif Apoteker

Health | Senin, 20 April 2026 | 09:10 WIB

Transformasi Operasi Lutut: Teknologi Robotik hingga Protokol ERAS Dorong Pemulihan Lebih Cepat

Transformasi Operasi Lutut: Teknologi Robotik hingga Protokol ERAS Dorong Pemulihan Lebih Cepat

Health | Senin, 20 April 2026 | 06:32 WIB

Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat

Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat

Health | Sabtu, 18 April 2026 | 21:33 WIB

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Health | Sabtu, 18 April 2026 | 12:00 WIB

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 21:10 WIB

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 18:54 WIB

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 14:42 WIB

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 12:31 WIB