Penyelesaian Konflik Papua Harus Dimulai dari Dialog, Bukan Senjata

Vania Rossa, Hiskia Andika Weadcaksana

Kamis, 23 Juli 2026 | 20:04 WIB
Penyelesaian Konflik Papua Harus Dimulai dari Dialog, Bukan Senjata
Gerakan Nurani Bangsa bertemu Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X di Yogyakarta pada Kamis, 23 Juli 2026. (Suara.com/Hiskia)
baca 10 detik
  • Gerakan Nurani Bangsa bertemu Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X di Yogyakarta pada Kamis, 23 Juli 2026.
  • Tokoh GNB menilai pendekatan keamanan militer pemerintah gagal mengatasi krisis kepercayaan yang terjadi di Papua.
  • Pemerintah didorong mengutamakan dialog intensif dan komunikasi yang baik untuk menyelesaikan berbagai persoalan di Papua.

Suara.com - Sejumlah tokoh bangsa yang tergabung dalam Gerakan Nurani Bangsa (GNB) menyoroti pendekatan pemerintah dalam menangani persoalan Papua

Dalam Silaturahmi Kebangsaan bersama Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X di Kraton Kilen, Kompleks Keraton Yogyakarta, Kamis (23/7/2026), isu Papua menjadi salah satu pembahasan penting yang mengemuka.

Pertemuan tersebut dihadiri sejumlah tokoh nasional, di antaranya Nyai Sinta Nuriyah Abdurrahman Wahid, Pdt Gomar Gultom, Erry Riyana Hardjapamekas, Laode M. Syarif, Ery Seda, M. Amin Abdullah, A. Setyo Wibowo SJ, Lukman Hakim Saifuddin, dan Alissa Wahid.

Dalam diskusi itu, mereka menyoroti pentingnya membangun kembali kepercayaan publik sebagai fondasi penyelesaian berbagai persoalan kebangsaan, termasuk di Papua.

Mantan Ketua Umum Persekutuan Gereja-Gereja Indonesia (PGI), Pdt Gomar Gultom, mengatakan isu Papua menjadi salah satu topik yang dibahas dalam pertemuan tersebut. Menurutnya, komunikasi yang baik harus menjadi dasar dalam setiap kebijakan publik.

"Kami juga tadi bicara soal Papua dan dalam percakapan itu dibutuhkan dialog dan komunikasi apalagi menyangkut kebijakan publik. Termasuk soal Papua, melalui dialog dan komunikasi yang baik dan itu jauh perhatian publik, komunikasi yang kurang," kata Gomar usai pertemuan, Kamis sore.

Gomar menilai minimnya ruang dialog berpotensi memperlebar jarak antara pemerintah dan masyarakat. Oleh sebab itu, membuka komunikasi yang lebih intensif penting dilakukan agar kebijakan yang diambil tidak menimbulkan kesalahpahaman maupun ketidakpercayaan di tengah publik.

Senada dengan itu, Putri Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Alissa Wahid, menilai pendekatan keamanan semata tidak cukup untuk menyelesaikan persoalan Papua yang telah berlangsung lama. Menurutnya, pemerintah perlu lebih dahulu membangun kepercayaan masyarakat.

"Justru untuk Papua, pendekatan militer itu tidak bisa menghilangkan ketidakpercayaan," tegas Alissa.

baca juga

Alissa menegaskan bahwa persoalan utama di Papua bukan sekadar keamanan, melainkan krisis kepercayaan yang membutuhkan pendekatan berbeda. 

Ia menilai pemerintah perlu menghadirkan informasi yang akurat serta memperkuat hubungan dengan masyarakat Papua agar kebijakan yang dijalankan dapat diterima dengan lebih baik.

"Padahal itu yang harus pertama diraih oleh pemerintah Itu adalah informasi yang lebih tepat dari luar Papua dan juga kepercayaan kepada masyarakat dan pemerintah," tandasnya.

Foto: Sejumlah tokoh bangsa usai mengikuti Silaturahmi Kebangsaan Gerakan Nurani Bangsa bersama Sri Sultan Hamengku Buwono X di Kraton Kilen, Kompleks Keraton Yogyakarta, Kamis (23/7/2026).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Eks Menag Lukman Hakim: Publik Makin Tak Percaya Negara karena Penegakkan Hukum Lemah

Eks Menag Lukman Hakim: Publik Makin Tak Percaya Negara karena Penegakkan Hukum Lemah

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 18:08 WIB

Meki Nawipa Luncurkan Program Bangkit Papua Tengah, Fokus Cetak Generasi Unggul

Meki Nawipa Luncurkan Program Bangkit Papua Tengah, Fokus Cetak Generasi Unggul

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 09:50 WIB

Warga Diminta Waspada! Dinamika Atmosfer Picu Hujan Lebat dan Petir di Sejumlah Kota

Warga Diminta Waspada! Dinamika Atmosfer Picu Hujan Lebat dan Petir di Sejumlah Kota

News | Minggu, 19 Juli 2026 | 07:46 WIB

Terkini

Purbaya Bantah Airlangga soal Anggaran Buka Rekening Massal Tembus Rp 11 Triliun

Purbaya Bantah Airlangga soal Anggaran Buka Rekening Massal Tembus Rp 11 Triliun

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 22:38 WIB

Kadin Dorong Industri Tambang Perkuat Inovasi Hadapi Tekanan Geopolitik

Kadin Dorong Industri Tambang Perkuat Inovasi Hadapi Tekanan Geopolitik

News | Kamis, 10 September 2026 | 22:31 WIB

Warga Bisa Ikut Uji Coba Gratis, LRT Kelapa Gading-Manggarai Siap Beroperasi Penuh

Warga Bisa Ikut Uji Coba Gratis, LRT Kelapa Gading-Manggarai Siap Beroperasi Penuh

News | Kamis, 10 September 2026 | 22:19 WIB

Kawal Revisi Aturan Ketenagakerjaan, DPRD DKI Janji Teruskan Suara Buruh ke DPR RI

Kawal Revisi Aturan Ketenagakerjaan, DPRD DKI Janji Teruskan Suara Buruh ke DPR RI

News | Kamis, 10 September 2026 | 22:12 WIB

WNA Asal China Selundupkan 10,4 Kilogram Emas di Bali

WNA Asal China Selundupkan 10,4 Kilogram Emas di Bali

Video | Kamis, 10 September 2026 | 22:05 WIB

Synchronize Fest Mengumumkan Full Line Up 2026: "It's Not Just A Festival, It's A Movement"

Synchronize Fest Mengumumkan Full Line Up 2026: "It's Not Just A Festival, It's A Movement"

Entertainment | Kamis, 10 September 2026 | 22:00 WIB

KPK Geledah Rumah Polisi yang Akui Terima Rp16 Miliar dari Proyek Bekasi

KPK Geledah Rumah Polisi yang Akui Terima Rp16 Miliar dari Proyek Bekasi

News | Kamis, 10 September 2026 | 21:56 WIB

Kabut Asap Makin Pekat, ISPA di Palembang Tembus 113 Ribu Kasus

Kabut Asap Makin Pekat, ISPA di Palembang Tembus 113 Ribu Kasus

Sumsel | Kamis, 10 September 2026 | 21:46 WIB

Tim SAR Temukan Pelampung saat Cari Jurnalis Hilang, TNI AL: Jangan Berspekulasi

Tim SAR Temukan Pelampung saat Cari Jurnalis Hilang, TNI AL: Jangan Berspekulasi

News | Kamis, 10 September 2026 | 21:43 WIB

Promo BRI Ini Bikin Nongkrong di SKOLA Malah Bikin Untung

Promo BRI Ini Bikin Nongkrong di SKOLA Malah Bikin Untung

Bri | Kamis, 10 September 2026 | 21:29 WIB

×