alexametrics

Orang yang Mengasingkan Diri 8 Kali Lebih Berisiko Terinfeksi Virus Corona Covid-19

Arendya Nariswari | Shevinna Putti Anggraeni
Orang yang Mengasingkan Diri 8 Kali Lebih Berisiko Terinfeksi Virus Corona Covid-19
Ilustrasi virus corona Covid-19 (Pixabay/Coyot)

Orang yang mengasingkan diri malah berisiko terinfeksi virus corona Covid-19, dibandingkan orang dengan penyakit penyerta.

Suara.com - Para ilmuwan Inggris mengatakan orang yang mengasingkan diri di suatu tempat justru memiliki risiko tinggi terinfeksi virus corona Covid-19 daripada orang yang rentan secara klinis.

Studi oleh Universitas Glasgow yang diterbitkan dalam Scientific Reports, mengamati 1,3 juta pasien virus corona Covid-19 di Glasgow dan Clyde.

Para peneliti menemukan 27.747 orang yang disarankan untuk melindungi dirinya dengan cara mengasingkan diri 8 kali lebih tinggi risikonya terinfeksi virus corona Covid-19.

Selain itu, mereka juga 5 kali lebih berisiko menderita infeksi virus corona Covid-19 dibandingkan 353.085 orang dengan penyakit penyerta yang tidak mengasingkan dirinya di suatu tempat.

Baca Juga: Peneliti Ungkap Bagaimana Virus Corona Covid-19 Masuk dan Merusak Paru-paru

Profesor Jill Pell, dari Universitas Glasgow, mengatakan studi ini menunjukkan bahwa langkah mengasingkan diri ini mungkin memiliki nilai terbatas dalam mengurangi beban pada layanan kesehatan. Karena, orang yang berisiko tinggi terinfeksi virus corona akan lebih mungkin meninggal dunia.

Ilustrasi Virus Corona. (Pixabay)
Ilustrasi Virus Corona Covid-19. (Pixabay)

"Kami menilai strategi ini bisa lebih efektif ketika kriteria kelompok orang yang perlu mengasingkan diri itu diperluas," kata Profesor Jill Pell, dari Universitas Glasgow dikutip dari The Sun.

Selain itu, Profesor Jill Pell mengatakan orang-orang yang mengasingkan diri ini juga harus menjalani protokol kesehatan lainnya sebagai tambahan, seperti jaga jarak fisik dengan orang di sekitar, memakai masker dan menjaga kebersihan tangan.

Kini, masa isolasi mandiri dan pembatasan sosial diperpanjang di Inggris untuk melindungi orang-orang yang dianggap paling berisiko tinggi terinfeksi virus corona Covid-19.

Baca Juga: Selalu Menolak Suntik Vaksin Covid-19, Pria ini Meninggal karena Virus Corona

Komentar