Virus Corona Covid-19 Diduga Bisa Menyebar Lewat Kentut, Benarkah?

Arendya Nariswari, Shevinna Putti Anggraeni

Senin, 26 Juli 2021 | 11:50 WIB
Virus Corona Covid-19 Diduga Bisa Menyebar Lewat Kentut, Benarkah?
Ilustrasi Virus Corona Covid-19 diduga bisa menyebar lewat kentut. (Shutterstock)

Suara.com - Pada dasarnya, virus corona Covid-19 menyebar melalui tetesan cairan pernapasan tubuh, baik ketika batuk atau flu, tetapi baru-baru ini virus corona Covid-19 diketahui bisa menyebar melalui kentut.

Beberapa pejabat Inggris menunjukkan bukti bahwa virus corona Covid-19 diduga bisa menyebar melalui kentut di ruang terbatas, seperti kamar mandi atau toilet umum.

Seorang menteri mengatakan bahwa mereka telah membaca hal-hal yang Nampak kredibel tentang virus corona Covid-19 dari negara lain di seluruh dunia.

Mereka mengklaim bahwa ada bukti hubungan terkait genom antara dua individu dari bilik toilet di Australia. Ada beberapa kasus penyakit yang terdokumentasi dengan baik menyebar melalui pipa limbah selama masa pembatasan sosial di Hong Kong.

Tapi, para ilmuwan belum mengonfirmasi kebenaran tentang virus corona Covid-19 bisa menyebar melalui kentut. Seorang juru bicara Perdana Menteri mengaku tidak tahu kalau virus corona Covid-19 itu bisa menyebar melalui kentut.

Ilustrasi Virus Corona Covid-19. (Pixabay)
Ilustrasi Virus Corona Covid-19. (Pixabay)

"Kami menyimpan bukti ilmiah terbaru dalam peninjauan hal tersebut," kata juru bicara tersebut dikutip dari The Sun.

Hasil pengujian telah menemukan virus corona Covid-19 dalam kotoran manusia. Risiko penyebaran virus corona Covid-19 akan berkurang, karena pakaian dalam dan pakaian bisa bertindak sebagai filter partikel virus corona Covid-19, seperti masker wajah.

Andy Tagg, seorang dokter Australia menunjukkan bahwa kentut bisa menyebabkan virus corona Covid-19 setelah menganalisis serangkaian tes yang diambil dari pasien virus corona Covid-19 awal tahun 2021 ini.

Hasil analisis pun menunjukkan bahwa virus corona Covid-19 itu ditemukan dalam kotoran pasien sekitar 55 persen. Dr Tagg mengatakan virus corona Covid-19 itu bisa dideteksi dalam tinja dan telah terdeteksi pada orang tanpa gejala hingga 17 hari setelah pajanan.

baca juga

"Mungkin virus corona Covid-19 ini bisa menyebar melalui kekuatan parping, tapi kamu membutuhkan lebih banyak bukti. Jadi, lakukan protokol kesehatan yang sesuai dan aman," kata Dr Tagg.

Sebelumnya, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) di China mengumumkan bahwa pakaian bisa menjadi penghalang efektif terhadap virus corona Covid-19.

CDC mengatakan bahwa kentut tidak mungkin menularkan virus corona Covid-19 bila seseorang memakai celana atau pakaian yang menghalangi. Tapi, pasien virus corona yang tidak memakai celana bisa menularkan penyakitnya melalui kentut dan orang lain bisa mengendusnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Studi Kanada: Satu Dosis Vaksin AstraZeneca Beri Perlindungan 70 Persen!

Studi Kanada: Satu Dosis Vaksin AstraZeneca Beri Perlindungan 70 Persen!

Health | Minggu, 25 Juli 2021 | 08:54 WIB

Kasus Virus RSV pada Anak-Anak 8 Kali Lebih Tinggi Sebelum Pandemi

Kasus Virus RSV pada Anak-Anak 8 Kali Lebih Tinggi Sebelum Pandemi

Health | Jum'at, 23 Juli 2021 | 18:20 WIB

India Laporkan Kasus Kematian Pertama Akibat Flu Burung, Ini Gejalanya

India Laporkan Kasus Kematian Pertama Akibat Flu Burung, Ini Gejalanya

Health | Jum'at, 23 Juli 2021 | 17:55 WIB

Terkini

Taruh Nyawa di Selat Perbatasan, Wanita Ini Sukses Ubah Nasib Ratusan Ibu-Ibu di Sebatik

Taruh Nyawa di Selat Perbatasan, Wanita Ini Sukses Ubah Nasib Ratusan Ibu-Ibu di Sebatik

Bri | Sabtu, 12 September 2026 | 00:00 WIB

Ratusan Warga Carita Gelar Doa Bersama, Berharap 5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal Segera Ditemukan

Ratusan Warga Carita Gelar Doa Bersama, Berharap 5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal Segera Ditemukan

Banten | Jum'at, 11 September 2026 | 23:55 WIB

Doa untuk 5 Jurnalis Hilang Mengalir di Tangsel, Wawali Pilar Siap Bantu Maksimal

Doa untuk 5 Jurnalis Hilang Mengalir di Tangsel, Wawali Pilar Siap Bantu Maksimal

Banten | Jum'at, 11 September 2026 | 23:45 WIB

Temuan Pelampung Dicurigai Bukan Milik Kapal 5 Jurnalis, Pemilik Ungkap Perbedaannya

Temuan Pelampung Dicurigai Bukan Milik Kapal 5 Jurnalis, Pemilik Ungkap Perbedaannya

Banten | Jum'at, 11 September 2026 | 23:38 WIB

Menanti Kepulangan Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Anak Krakatau, PFI Gelar Doa Bersama

Menanti Kepulangan Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Anak Krakatau, PFI Gelar Doa Bersama

News | Jum'at, 11 September 2026 | 22:36 WIB

Purbaya Resmi Tarik Pajak Transaksi Digital Luar Negeri, Libatkan Bank hingga Fintech

Purbaya Resmi Tarik Pajak Transaksi Digital Luar Negeri, Libatkan Bank hingga Fintech

Bisnis | Jum'at, 11 September 2026 | 22:17 WIB

Shin Tae-yong Bawa Senjata Baru Lawan Persib, Ivan Mamut Siap Debut di El Clasico

Shin Tae-yong Bawa Senjata Baru Lawan Persib, Ivan Mamut Siap Debut di El Clasico

Bola | Jum'at, 11 September 2026 | 22:02 WIB

CIP Award 2026, Wadah PTBA Ubah Gagasan Jadi Solusi Nyata

CIP Award 2026, Wadah PTBA Ubah Gagasan Jadi Solusi Nyata

Sumsel | Jum'at, 11 September 2026 | 21:50 WIB

Hari Keempat, SAR Sisir Pulau Terdekat Anak Krakatau Cari 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal

Hari Keempat, SAR Sisir Pulau Terdekat Anak Krakatau Cari 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal

News | Jum'at, 11 September 2026 | 21:33 WIB

Mengetuk Pintu Langit, Taburan Doa Menggema di Hari Ke-4 Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Mengetuk Pintu Langit, Taburan Doa Menggema di Hari Ke-4 Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda

News | Jum'at, 11 September 2026 | 21:20 WIB

×