Aturan Makan 20 Menit Disorot, Bagaimana Sebenarnya Aturan Makan yang Baik?

Vania Rossa, Dini Afrianti Efendi

Minggu, 01 Agustus 2021 | 07:52 WIB
Aturan Makan 20 Menit Disorot, Bagaimana Sebenarnya Aturan Makan yang Baik?
Ilustrasi Makan. (Unsplash/Priscilla Du Preez)

Suara.com - Salah satu peraturan yang diterapkan saat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM adalah aturan makan 20 menit di warung makan. Peraturan ini sempat viral di media sosial dalam bentuk meme. Namun pertanyaanya, bagaimana aturan makan yang baik?

Dokter spesialis penyakit dalam dan konsultan gastroentero dan hepatologi, dr. Nella Suhuyanly, Sp.PD - KGEH berpendapat jika durasi 20 menit sangat mencukupi untuk waktu makan.

"Pada prinsipnya makan 20 menit sudah cukup, namun tentu saja ini sangat tergantung dengan jumlah atau kuantitas makanan yang hendak dimakan," ujar dr. Nella kepada suara.com, Sabtu (31/7/2021).

Ia menambahkan, faktor mengunyah jadi hal terpenting dalam proses makan, agar pencernaan lebih mudah mengolah makanan, dan gizi dari makanan bisa terserap dengan baik oleh tubuh.

Dokter yang berpraktik di RS Eka Hospital BSD Tangerang itu mengatakan jika makanan setidaknya harus dikunyah lebih dari 20 kali sebelum ditelan, dan beberapa ahli lainnya mengatakan perlu lebih dari 30 kunyahan sebelum memasuki tenggorokan.

"Namun ini semua sangat tergantung dengan konsistensi awal dari bahan makanan yang dikunyah. Mengenai minum pada saat atau sebelum makan," ungkap dr. Nella.

Untuk mempercepat proses makan dan tidak makan terlalu banyak, kata dr. Nella, beberapa ahli menyarankan untuk mengonsumsi satu gelas air, 30 menit sebelum makan. Apalagi makan yang diselingi minum, bisa mengistirahatkan sementara proses mengunyah.

"Ada juga yang menyarankan untuk tidak minum pada saat makan, dengan pertimbangan pada saat diisi minuman, maka getah enzim pencernaan akan menjadi berkurang, sehingga proses pencernaan menjadi lebih susah," jelasnya.

Namun dr. Nella menegaskan apapun pilihannya, proses minum air putih sebelum makan, saat makan atau setelah makan, tubuh akan bisa beradaptasi dengan cepat atas masuknya makanan dan minuman.

baca juga

"Minum air putih seharusnya tidak akan mempengaruhi pola pencernaan, karena badan kita mempunyai kemampuan untuk beradaptasi terhadap cairan yang masuk," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Momen Wako Pontianak Jajal Aturan Makan di Tempat, Cuma 13 Menit

Momen Wako Pontianak Jajal Aturan Makan di Tempat, Cuma 13 Menit

Kalbar | Jum'at, 30 Juli 2021 | 14:35 WIB

PPKM Level 4 Soal Aturan Makan 20 Menit, Pakar Kesehatan: Bukan untuk Makan Bareng-bareng

PPKM Level 4 Soal Aturan Makan 20 Menit, Pakar Kesehatan: Bukan untuk Makan Bareng-bareng

Health | Jum'at, 30 Juli 2021 | 07:05 WIB

Dekan FKUI Minta Masyarakat Cermati Aturan Makan 20 Menit, Ini Alasannya

Dekan FKUI Minta Masyarakat Cermati Aturan Makan 20 Menit, Ini Alasannya

Lifestyle | Kamis, 29 Juli 2021 | 19:06 WIB

Terkini

Spanyol vs Argentina: 6 Faktor Penentu Juara Piala Dunia 2026

Spanyol vs Argentina: 6 Faktor Penentu Juara Piala Dunia 2026

Bola | Jum'at, 17 Juli 2026 | 21:30 WIB

Mitra Grab Sambut Positif Skema Komisi 8 Persen, Sebut Tak Ada Lagi Potongan Tambahan

Mitra Grab Sambut Positif Skema Komisi 8 Persen, Sebut Tak Ada Lagi Potongan Tambahan

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 21:22 WIB

Korban Tewas Kecelakaan Sibolangit Dibawa ke RS Adam Malik, Kondisi Mengenaskan

Korban Tewas Kecelakaan Sibolangit Dibawa ke RS Adam Malik, Kondisi Mengenaskan

Sumut | Jum'at, 17 Juli 2026 | 21:13 WIB

Dengue Rugikan Indonesia Rp9 Triliun di 2024: Mengapa 3M Saja Tidak Lagi Cukup?

Dengue Rugikan Indonesia Rp9 Triliun di 2024: Mengapa 3M Saja Tidak Lagi Cukup?

Health | Jum'at, 17 Juli 2026 | 21:13 WIB

Penantian 18 Tahun Terbayar, 5 Ribu Penggemar 'Karaoke Massal' di Konser Peterpan Malaysia

Penantian 18 Tahun Terbayar, 5 Ribu Penggemar 'Karaoke Massal' di Konser Peterpan Malaysia

Entertainment | Jum'at, 17 Juli 2026 | 21:11 WIB

6 Korban Kecelakaan Sibolangit Dirawat di RS Adam Malik, 1 Anak Luka Serius

6 Korban Kecelakaan Sibolangit Dirawat di RS Adam Malik, 1 Anak Luka Serius

Sumut | Jum'at, 17 Juli 2026 | 21:08 WIB

Kisah Foto Ikonik Messi dan Bayi Lamine Yamal, Berujung Duel di Final Piala Dunia 2026

Kisah Foto Ikonik Messi dan Bayi Lamine Yamal, Berujung Duel di Final Piala Dunia 2026

Bola | Jum'at, 17 Juli 2026 | 20:55 WIB

Bantargebang Berbenah, Sampah Warga Tetap Diangkut

Bantargebang Berbenah, Sampah Warga Tetap Diangkut

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 20:49 WIB

Evakuasi Dramatis Satu Jam Pekerja Pabrik Marmer di Gresik yang Tewas Tertimpa Reruntuhan

Evakuasi Dramatis Satu Jam Pekerja Pabrik Marmer di Gresik yang Tewas Tertimpa Reruntuhan

Jatim | Jum'at, 17 Juli 2026 | 20:39 WIB

Dedi Mulyadi Sambut Baik Putusan PTUN, Sebut PLK Lembaga Tidak Sah

Dedi Mulyadi Sambut Baik Putusan PTUN, Sebut PLK Lembaga Tidak Sah

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 20:37 WIB

×