Kemenkes Ungkap Kriteria Pasien Covid-19 yang Dilarang Isoman di Rumah, Siapa Saja?

Bimo Aria Fundrika, Dini Afrianti Efendi

Sabtu, 07 Agustus 2021 | 13:17 WIB
Kemenkes Ungkap Kriteria Pasien Covid-19 yang Dilarang Isoman di Rumah, Siapa Saja?
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Suara.com - Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kementerian Kesehatan, dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid  mengingatkan pasien Covid-19 tidak memaksa diri menjalani isolasi mandiri (isoman) di rumah jika tidak memungkinkan.

Sayangnya, tidak banyak yang tahu, kriteria pasien Covid-19 yang dilarang Isoman. Lalu apa saja kriterianya. 

Nadia mengatakan, bahwa salah salah satunya jika pasien Covid-19 tinggal bersama orang dengan sistem kekebalan tubuh lemah, seperti anak bayi, orang dengan penyakit penyerta, dan lansia.

"Jangan dipaksakan isolasi mandiri di rumah, karena kluster keluarga sangat cepat menyebar, apalagi dengan adanya varian delta," ujar Nadia dalam acara diskusi bersama Redoxon, Sabtu (7/8/2021).

Varian delta, adalah salah satu varian baru penyebab sakit Covid-19 yang menyebar lebih cepat 5 hingga 6 kali lipat dari varian sebelumnya.

Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@Anna Nandhu Kumar)
Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@Anna Nandhu Kumar)

Ia menambahkan, pasien Covid-19 juga sebaiknya tidak melakukan isoman jika tidak memiliki ruangan yang mumpuni di rumah,  yang bisa berpisah dengan anggota lain. Sehingga disarankan pergi ke lokasi isolasi terpusat yang sudah disedikan pemerintah setempat.

Meski Nadia menyadari banyak pasien Covid-19 yang enggan pergi ke lokasi isolasi terpusat, dengan alasan enggan berpisah dari keluarga. Padahal dengan situasi yang tidak memungkinkan isoman di rumah bisa membahayakan orang sekitar.

"Tubuh memang bisa melawan virus dengan sendirinya kalau sistem kekebalan tubuhnya kuat, tapi kita harus jaga jangan sampai menulari orang sekitar," tutur Nadia.

Terkhusus pasien Covid-19 dengan penyakit penyerta atau komorbid seperti sakit jantung, diabetes, hipertensi dan gangguan ginjal, Nadia juga menyarankan untuk pergi ke lokasi isolasi terpusat, guna mendapatkan pemantauan dan tindakan cepat tenaga medis.

baca juga

Ini perlu dilakukan, mengingat orang dengan komorbid berisiko tinggi mengalami perburukan, seperti sesak napas hingga kritis jika tidak segera mendapatkan tindakan medis.

"Apalagi kita berhadapan dengan virus varian baru. Jadi sebelum sesak bertambah berat harus dibawa ke rumah sakit," pungkas dr. Nadia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Panduan Strategi Tes Covid-19 Terbaru

Panduan Strategi Tes Covid-19 Terbaru

Health | Sabtu, 07 Agustus 2021 | 13:08 WIB

Babe Cabita Terpapar Covid-19, Siap Jadi Kaum Rebahan

Babe Cabita Terpapar Covid-19, Siap Jadi Kaum Rebahan

Entertainment | Sabtu, 07 Agustus 2021 | 13:00 WIB

Kemendagri Ingatkan Pemda Perbaharui Data Laporan Penanganan Covid-19

Kemendagri Ingatkan Pemda Perbaharui Data Laporan Penanganan Covid-19

News | Sabtu, 07 Agustus 2021 | 12:53 WIB

Terkini

Viral Kapolres Kapuas Hulu Pukul Warga, Tetap Diperiksa Propam Meski Damai Secara Adat

Viral Kapolres Kapuas Hulu Pukul Warga, Tetap Diperiksa Propam Meski Damai Secara Adat

News | Minggu, 01 November 2026 | 15:13 WIB

NGORBIT: Wavi Zihan & Ihsan Tarore Ungkap Kisah Mistis di Balik Layar Film Rambut Sewu

NGORBIT: Wavi Zihan & Ihsan Tarore Ungkap Kisah Mistis di Balik Layar Film Rambut Sewu

Video | Minggu, 01 November 2026 | 15:08 WIB

Tragedi Berdarah di Pringsewu: Anak Tebas Ayah Kandung Pakai Golok, Pelaku Dievakuasi ke RSJ

Tragedi Berdarah di Pringsewu: Anak Tebas Ayah Kandung Pakai Golok, Pelaku Dievakuasi ke RSJ

Lampung | Minggu, 01 November 2026 | 15:04 WIB

Soroti Rekam Jejak Terkait Israel, PKS Desak Pramono Tinjau Ulang Konser Andrea Bocelli di Jakarta

Soroti Rekam Jejak Terkait Israel, PKS Desak Pramono Tinjau Ulang Konser Andrea Bocelli di Jakarta

News | Minggu, 01 November 2026 | 15:03 WIB

Perjalanan Raffi Ahmad: Dari Figuran, Digerebek Pesta Narkoba, hingga Masuk Istana

Perjalanan Raffi Ahmad: Dari Figuran, Digerebek Pesta Narkoba, hingga Masuk Istana

Entertainment | Minggu, 01 November 2026 | 15:00 WIB

Negara Minta Inovasi, tetapi Pelaku Agribisnis Justru Dipersulit

Negara Minta Inovasi, tetapi Pelaku Agribisnis Justru Dipersulit

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 15:00 WIB

AKBP Netty Siagian Mundur dari Polri: Menyakitkan Bertahan dalam Tatanan Tak Lagi Sejalan

AKBP Netty Siagian Mundur dari Polri: Menyakitkan Bertahan dalam Tatanan Tak Lagi Sejalan

Batam | Minggu, 01 November 2026 | 14:50 WIB

3 Sunscreen Moisturizer untuk Usia 50-an, Lindungi Kulit Sekaligus Bantu Melembapkan

3 Sunscreen Moisturizer untuk Usia 50-an, Lindungi Kulit Sekaligus Bantu Melembapkan

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 14:50 WIB

Simulasi IHSG Tanpa Saham HSC, Apakah Bursa Bakal Menguat?

Simulasi IHSG Tanpa Saham HSC, Apakah Bursa Bakal Menguat?

Bisnis | Minggu, 01 November 2026 | 14:49 WIB

Cara Mengusir Laron Tanpa Mematikan Lampu, Dijamin Ampuh

Cara Mengusir Laron Tanpa Mematikan Lampu, Dijamin Ampuh

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 14:36 WIB

×