Menteri Bintang Ungkap Alasan Perempuan Sering Jadi Korban Kekerasan, Bukan Karena Lemah!

Risna Halidi, Aflaha Rizal Bahtiar

Selasa, 10 Agustus 2021 | 16:08 WIB
Menteri Bintang Ungkap Alasan Perempuan Sering Jadi Korban Kekerasan, Bukan Karena Lemah!
Menteri Bintang Puspayoga (Dok. KemenPPPA)

Suara.com - Banyak kelompok masyarakat yang masih menganggap perempuan sebagai masyarakat kelas dua, yang ditakdirkan hanya untuk mengurus dapur dan rumah tangga.

Padahal, perempuan lebih dari itu dan memiliki peran yang dapat berkontribusi bagi karirnya dan bahkan negara.

Dalam Indeks Data yang disampaikan oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, Bintang Puspayoga, ia mengatakan bagaimana perempuan masih tertinggal dari laki-laki.

Belum lagi tingginya kekerasan terhadap perempuan yang masih tinggi. Meski demikian, Menteri Bintang menyanggah itu semua terjadi karena perempuan lebih lemah dari laki-laki.

“Bukan karena perempuan lemah, melainkan karena konstruksi sosial yang masih dipengaruhi oleh budaya patriarki yang melahirkan ketimpangan gender,” ungkapnya dalam acara Gerakan Nasional Untuk Indonesia Damai, Adil dan Setara, Selasa (10/8/2021).

Menurutnya, ketimpangan gender yang terjadi pada perempuan, membuat perempuan masih mendapat stigma, stereotipe, termarginalisasi, hingga mengalami kekerasan berbasis gender.

Berdasarkan Survei Pengalaman Hidup Perempuan Nasional tahun 2016, satu dari tiga perempuan berusia 15-64 tahun mengaku pernah mengalami kekerasan fisik dan seksual selama hidupnya.

“Perempuan pernah mengalami kekerasan fisik dan seksual oleh pasangan, dan juga selain pasangan selama hidupnya,” ungkap Menyeri Bintang Puspayoga lebih lanjut.

Sedangkan menurut Catatan Tahunan Komnas Perempuan tahun 2020 yang diungkap oleh Menteri Bintang Puspayoga, selama 12 tahun terakhir kekerasan terhadap perempuan di Indonesia meningkat 729 persen atau delapan kali lipat dari tahun sebelumnya.

baca juga

"Kekerasan terjadi di dalam rumah, dan dilakukan oleh orang terdekat seperti keluarga sendiri. Pandemi Covid-19 yang saat ini masih kita hadapi, menambah masalah pelik pada penanganan kekerasan berbasis gender karena ruang gerak yang terbatas,” kata Menteri Bintang Puspayoga.

Saat ini, lanjutnya, Pemerintah Indonesia terus mendorong peningkatan ketahanan hidup dan keterlibatan aktif perempuan, terutama dalam proses perdamaian.

“Ini menjadi upaya bersama agar perempuan tidak dijadikan objek pembangunan saja. Melainkan bisa terlibat dalam proses pengambilan keputusan,” pungkas Menteri Bintang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terbungkus Kardus dan Terpal, Mayat Perempuan di Cakung Diduga Korban Pembunuhan

Terbungkus Kardus dan Terpal, Mayat Perempuan di Cakung Diduga Korban Pembunuhan

News | Selasa, 10 Agustus 2021 | 13:40 WIB

Perempuan Dipenjara Gara-gara Baca Pesan Ponsel Suami Secara Diam-diam

Perempuan Dipenjara Gara-gara Baca Pesan Ponsel Suami Secara Diam-diam

Sumbar | Selasa, 10 Agustus 2021 | 14:15 WIB

Penemuan Mayat Perempuan Terbungkus Karung Gegerkan Warga Kukar

Penemuan Mayat Perempuan Terbungkus Karung Gegerkan Warga Kukar

Kaltim | Selasa, 10 Agustus 2021 | 12:28 WIB

Terkini

Relatable! Ini Alasan Novel Harga Teman Cocok Dibaca Pejuang Quarter-Life Crisis

Relatable! Ini Alasan Novel Harga Teman Cocok Dibaca Pejuang Quarter-Life Crisis

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 19:27 WIB

Ongkos Jalan Mobil Listrik Polytron vs Mobil Bensin: Sehari Tempuh 50 Km, Setahun Hemat Berapa?

Ongkos Jalan Mobil Listrik Polytron vs Mobil Bensin: Sehari Tempuh 50 Km, Setahun Hemat Berapa?

Otomotif | Minggu, 20 September 2026 | 19:23 WIB

Belanja Telur Ayam di Indomaret Pakai BRImo, Dapatkan Diskon Harga!

Belanja Telur Ayam di Indomaret Pakai BRImo, Dapatkan Diskon Harga!

Bri | Minggu, 20 September 2026 | 19:20 WIB

Bara dari Bumi, Jalan Menuju Kedaulatan Energi

Bara dari Bumi, Jalan Menuju Kedaulatan Energi

Sumsel | Minggu, 20 September 2026 | 19:15 WIB

Wacana Ambang Batas 5 Persen Disebut Ekspresi Ketakutan Parpol Parlemen

Wacana Ambang Batas 5 Persen Disebut Ekspresi Ketakutan Parpol Parlemen

News | Minggu, 20 September 2026 | 19:15 WIB

Kartu Edisi Terbatas BRIZZI x Arkiv Siap Jadi Buruan Kolektor Bulan Ini

Kartu Edisi Terbatas BRIZZI x Arkiv Siap Jadi Buruan Kolektor Bulan Ini

Bri | Minggu, 20 September 2026 | 19:11 WIB

9 Sunscreen Niacinamide Lokal Murah untuk Mencerahkan Wajah Kusam

9 Sunscreen Niacinamide Lokal Murah untuk Mencerahkan Wajah Kusam

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 18:55 WIB

3 Rekomendasi Home Chemical Peeling untuk Pudarkan Flek Hitam

3 Rekomendasi Home Chemical Peeling untuk Pudarkan Flek Hitam

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 18:52 WIB

Sinopsis Vibe, Film India yang Dibintangi Kunal Kemmu dan Preity Zinta

Sinopsis Vibe, Film India yang Dibintangi Kunal Kemmu dan Preity Zinta

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 18:50 WIB

Video Call Saat Rapat DPR Viral, Moreno: Saya Hanya Ingin Menghibur Anak

Video Call Saat Rapat DPR Viral, Moreno: Saya Hanya Ingin Menghibur Anak

News | Minggu, 20 September 2026 | 18:36 WIB

×