Batasi Minum Kopi, Asupan Kafein Berlebih Meningkatkan Risiko Esteoporosis

Yasinta Rahmawati Suara.Com
Rabu, 11 Agustus 2021 | 17:51 WIB
Batasi Minum Kopi, Asupan Kafein Berlebih Meningkatkan Risiko Esteoporosis
Ilustrasi kopi. [Unsplash/Ben Kolde]

Suara.com - Kopi menjadi minuman favorit banyak orang untuk memulai hari. Tak hanya membuat mata lebih 'melek', minuman mengandung kafein ini terbukti meningkatkan umur panjang, meningkatkan kinerja olahraga hingga diyakini memiliki manfaat melawan kanker.

Namun demikian, menurut sebuah penelitian di British Journal of Pharmacology, dosis kafein yang lebih tinggi dapat meningkatkan risiko seseorang terkena osteoporosis.

Dilansir dari Men's Health, peneliti mengamati 24 orang. Setengah dari mereka mengunyah permen karet non-kafein dan yang lainnya mengunyah versi berkafein.

Selama enam jam, mereka mendapatkan permen karet segar beberapa kali. Kelompok terakhir akhirnya mengonsumsi sekitar 800 mg kafein (setara dengan delapan cangkir kopi).

Terlihat peningkatan yang signifikan dalam hal kalsium dalam urine mereka, sekitar 77 persen lebih banyak pada akhir enam jam daripada saat mereka mulai. Jumlah output kalsium yang tinggi menunjukkan bahwa ginjal melepaskan mineral lebih cepat daripada yang dapat diganti oleh tubuh.

Ilustrasi Secangkir kopi akan membuat Anda lebih semangat. (sumber: visualphotos)
Ilustrasi Secangkir kopi akan membuat Anda lebih semangat. (sumber: visualphotos)

Itu membuat para peneliti menyimpulkan bahwa dalam jangka panjang, ini dapat menempatkan mereka yang berada dalam kelompok berkafein pada risiko yang jauh lebih tinggi dari masalah kepadatan tulang.

Mereka berpotensi memiliki risiko yang lebih besar terkena osteoporosis, di mana menyebabkan tulang menjadi lemah dan rapuh. Ini adalah masalah yang cenderung paling berdampak pada orang dewasa yang lebih tua, karena kita kehilangan kepadatan tulang secara alami seiring bertambahnya usia.

"Ketika dikonsumsi dalam jumlah sedang, efek kafein cukup sederhana. Di mana kita mendapat masalah adalah dengan jumlah yang lebih tinggi itu, jadi mengurangi akan menjadi pilihan terbaikmu," kata Kristin Gillespie, ahli diet dan konselor nutrisi yang berbasis di Virginia.

FDA merekomendasikan 400 mg kafein per hari sebagai ukuran aman. Di sisi lain, Gillespie menyarankan untuk mengonsumsi asupan kalsium yang cukup dan vitamin D, karena keduanya penting untuk menjaga kesehatan tulang.

Baca Juga: Nikmati Kopi Daong Bogor di Hutan Pinus Pancawati

"Juga, berolahraga secara teratur adalah bagian penting dari kesehatan tulang, sehingga dapat menyeimbangkan jumlah kafein yang lebih tinggi," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI