Jangan Takut, IDAI: Ibu Positif Covid-19 Aman Kasih ASI Untuk Anak

Bimo Aria Fundrika

Kamis, 12 Agustus 2021 | 14:57 WIB
Jangan Takut, IDAI: Ibu Positif Covid-19 Aman Kasih ASI Untuk Anak
Ilustrasi ASI. (Sumber: Shutterstock)

Suara.com - Selama ini ada kekhawatiran dari kalangan ibu ketika memberikan ASI di tengah situasi pandemi Covid-19. Terlebih jika ibu tersebut terinfeksi virus corona.

Sehingga, banyak ibu positif Covid-19 enggan memberikan ASI pada anak. Namun, Ketua Satgas ASI PP Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), dr. Elizabeth Yohmi, Sp.A Ibu dengan covid-19 dapat menyusui jika mereka menginginkannya.

Caranya, ibu menyusui dengan protokol kesehatan seperti memakai masker saat menyusui dan merawat bayi, mencuci tangan dengan sabun sebelum dan sesudah memegang bayi, dan membersihkan dan mendisifeksi permukaan dan benda yang sering disentuh ibu dan bayi.

"Ibu dengan covid-19 harus mendapatkan dukungan untuk menyusui dengan aman. IMD dan menyusui eksklusif membantu tumbuh kembang bayi secara optimal, melakukan IMD dengan kontak kulit dengan kulit saat ibu dan bayi dalam keadaan stabil. Jika ibu tidak kuat menyusui langsung, makan dapat memberikan asi perah dengan protokol kesehatan covid-10 saat memerah ASI," ujarnya dalam keternagannya, Kamis, (12/8/2021).

Ilustrasi. (Shutterstock)
Ilustrasi menyusui. (Shutterstock)

Ia menambahkan, berdasarkan research letter pada 26 Maret 2020 menyebutkan dari 6 ibu yang terkonfirmasi covid-19, SARS Cov-19 tidak terdeteksi di serum/swab tenggorok bayinya. Selain itu, konsentrasi IgG meningkat pada lima bayi (IgG transmisi pasif melalui plasenta).

Sementara itu berdasarkan situs medRxiv, 80 persen dari 15 sampel ASI yang diperah pada hari ke 14-30 setelah ibu bebas dari gejala Covid-19 menunjukkan peningkatan kadar IgA anti-SARS Cov-2.

Selain itu, ada respon imun SARS Cov-2 slgA dominan yang kuat dalam ASI setelah infeksi pada sebagian besar individu, dan bahwa studi komprehensif terhadap respon ini sangat diperlukan.

"Terdapat pula scientific brief pada 23 Juni 2020, dari 46 Ibu terpapar covid-19, didapatkan bayinya positif 13 orang, tapi 36 bayi negatif. Kemudian kita lihat bagaimana dengan ASInya, bagaimana penularan dari ASI, ternyata hanya 3 ASI ibu tersebut terdapat virus dan 43 ASI ibu negatif virus," kata Elizabeth.

Dari 3 ASI Ibu yang positif tersebut ditemukan dua bayi negatif Covid-19, yaitu satu bayi ASI langsung dan satu bayi ASI perah.

baca juga

Sedangkan satu bayi dari ASI positif covid-19 dan hasilnya satu bayi positif tidak ada kejelasan data bagaimana minum dan rute infeksi.

"Setelah diteliti lebih lanjut dengan realtime PCR, itu merupakan partikel virus jadi bukan virus hidup,"

Dengan demikian, kata Elizabeth, tidak cukup data adanya transmisi melalui menyusui ASI. Kepatuhan terhadap pencegahan infeksi sangat penting untuk menghindari penularan dari ibu ke bayi.

Berdasarkan bukti-bukti penelitian yang ada, rekomendasi WHO untuk IMD dan tetap menyusui tetap berlaku pada Ibu dengan suspek dan terkonfirmasi Covid-19.

Ia juga menegaskan bahwa regulasi perlindungan hak anak untuk mendapat ASI di Indonesia, yaitu Undang-undang No.34 tahun 2009 tentang Kesehatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anak dan Remaja Kena Dampak Long Covid-19 Parah Akibat Varian Delta

Anak dan Remaja Kena Dampak Long Covid-19 Parah Akibat Varian Delta

Health | Kamis, 12 Agustus 2021 | 14:36 WIB

47 Pasien Covid-19 Meninggal di RSUD Lubukbasung Hingga Agustus

47 Pasien Covid-19 Meninggal di RSUD Lubukbasung Hingga Agustus

Sumbar | Kamis, 12 Agustus 2021 | 14:26 WIB

Bisa Dikirim ke Teman Dekat Lewat Media Sosial 20 Ucapan HUT RI ke-76

Bisa Dikirim ke Teman Dekat Lewat Media Sosial 20 Ucapan HUT RI ke-76

Bogor | Kamis, 12 Agustus 2021 | 14:26 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×