Gemas Banget, Ini Alasan Bayi Tersenyum Saat Tidur

Vania Rossa | Suara.com

Senin, 16 Agustus 2021 | 13:03 WIB
Gemas Banget, Ini Alasan Bayi Tersenyum Saat Tidur
Ilustrasi bayi tersenyum saat tidur. (Shutterstock)

Suara.com - Memandang bayi yang sedang tidur sangatlah menggemaskan. Ibarat candu, mata serasa tak mau berpaling dari wajah polos mereka. Terlebih kalau melihat bayi tersenyum saat tidur. Banyak orangtua rela menunggu momen ini, ketika bayi mereka tersenyum meski matanya tetap terpejam.

Banyak orang percaya bahwa bayi tersenyum saat tidur merupakan pertanda ia sedang bermimpi indah. Tapi ada juga yang mengatakan bahwa itu karena mereka mengingat waktu berada di dalam perut ibu. Mana yang benar?

Dilansir dari Bright Side, yuk cari tahu kenapa bayi tersenyum saat tidur, dan apa yang tersembunyi di balik lengkungan bibir mereka.

Bayi tersenyum bahkan sebelum mereka lahir.
Jika Anda cukup beruntung, Anda bisa melihat bayi tersenyum pada saat USG. Ya, penelitian yang mengamati lebih dari 500 wanita hamil yang melakukan USG 4D, menemukan bahwa 31 janin benar-benar tersenyum. Mereka semua tersenyum untuk waktu rata-rata masing-masing 3,21 detik. Para ilmuwan pun menyimpulkan bahwa senyum spontan terjadi bahkan terjadi ketika bayi masih dalam kandungan, dan jauh sebelum kelahiran mereka.

Tak hanya tersenyum, Anda juga mungkin akan melihat bayi Anda menguap, berkedip, dan bahkan menangis di dalam rahim. Ekspresi wajah ini adalah refleks tak sadar yang mereka kembangkan, sebagai semacam persiapan untuk saat kelahiran.

Senyum adalah tindakan refleksif dan tidak disengaja
Ekspresi wajah termasuk tersenyum dianggap sebagai tindakan refleks. Artinya, ini adalah respons langsung terhadap stimulus, yang dalam kasus bayi biasanya merupakan perasaan sejahtera di dalam dirinya. Tidak seperti kebanyakan dari kita, sangat mungkin bahwa bayi sebenarnya tidak sadar bahwa mereka sedang tersenyum, sehingga kita berbicara tentang gerakan otot mereka yang tidak disengaja, seperti ketika mereka menendang atau mengisap ibu jari.

Waktu yang tepat untuk tersenyum
Saat tidur, bayi baru lahir biasanya melewati 2 fase tidur, yaitu tidur aktif dan tidur nyenyak. Fase aktif, juga dikenal sebagai REM yang merupakan singkatan dari Rapid Eye Movement, diperkirakan dihasilkan oleh aktivitas otak yang intens. Ini terjadi sekitar 60-90 menit setelah tertidur, tetapi tidur bekerja dalam siklus, sehingga REM akan bergantian dengan tidur nyenyak juga. Namun demikian, justru selama tidur REM, kemungkinan besar kita akan melihat bayi kita tersenyum, meringis, atau meregangkan kaki mereka, sebagai tindakan yang tidak disengaja dari tubuh mereka.

Tersenyum sebagai tanggapan
Karena mereka tidak dapat berbicara, tersenyum dan menangis adalah sarana komunikasi dasar bayi di saat pertama mereka setelah lahir. Namun, Anda juga harus ingat bahwa serangkaian penelitian terpisah lainnya telah berhasil membuktikan bahwa bayi sudah menjadi makhluk sosial beberapa hari atau bahkan beberapa jam setelah dilahirkan.

Itulah mengapa senyum mereka juga bisa menjadi respon terhadap perasaan positif atau sensasi menenangkan, seperti belaian di pipi atau perasaan bersih setelah mandi. Kenangan yang menyenangkan, seperti suara, aroma, dan rasa juga bisa memicu senyum pada bayi.

Bayi yang baru lahir tidak bermimpi, tetapi mereka memiliki ingatan.
Ketika kita melihat bayi yang sedang tidur nyenyak tersenyum, itu tidak berarti bahwa mereka sedang bermimpi meskipun kelihatannya seperti itu. Faktanya, ini hampir tidak mungkin, karena bayi yang baru lahir belum memiliki cukup pengalaman untuk mengingat, juga tidak memiliki kapasitas untuk berimajinasi, dan otak mereka masih berkembang untuk memperoleh kapasitas tersebut.

Tidur di minggu-minggu pertama kehidupan memiliki beberapa fungsi yang sangat spesifik termasuk membantu bayi mengembangkan otaknya, memproses informasi, dan mengkonsolidasikan memori, yang mulai terbentuk di dalam rahim. Yang terakhir, sebenarnya, dapat dibuktikan dengan mengamati bagaimana bayi dapat mengenali suara ibu atau ayahnya hanya beberapa jam setelah dilahirkan.

Apapun alasannya, momen bayi tersenyum saat tidur tetaplah jadi hal yang ditunggu-tunggu para orangtua. Bahkan, tak sedikit yang menunggu sambil memegang kamera, bersiaga kalau-kalau senyum itu muncul di bibir mungilnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Orangtua Mesti Tahu, Ini Pentingnya Inisiasi Menyusui Dini Bagi Bayi Baru Lahir

Orangtua Mesti Tahu, Ini Pentingnya Inisiasi Menyusui Dini Bagi Bayi Baru Lahir

Health | Minggu, 15 Agustus 2021 | 09:40 WIB

Berharap Jalani Program Bayi Tabung, Ketegaran Wanita Ini Runtuh saat Baca Surat Dokter

Berharap Jalani Program Bayi Tabung, Ketegaran Wanita Ini Runtuh saat Baca Surat Dokter

News | Kamis, 12 Agustus 2021 | 09:04 WIB

ASI Eksklusif Beri Manfaat Kesehatan pada Ibu dan Bayi Seumur Hidup

ASI Eksklusif Beri Manfaat Kesehatan pada Ibu dan Bayi Seumur Hidup

Health | Rabu, 11 Agustus 2021 | 15:06 WIB

Terkini

BPOM Catat 10 Kematian Akibat Campak, Akses Vaksin Inovatif Dikebut

BPOM Catat 10 Kematian Akibat Campak, Akses Vaksin Inovatif Dikebut

Health | Senin, 11 Mei 2026 | 12:19 WIB

15 Tanaman Penghambat Sel Kanker Menurut Penelitian, dari Kunyit hingga Daun Sirsak

15 Tanaman Penghambat Sel Kanker Menurut Penelitian, dari Kunyit hingga Daun Sirsak

Health | Senin, 11 Mei 2026 | 10:06 WIB

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Health | Minggu, 10 Mei 2026 | 13:31 WIB

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB