Viral Tren TIkTok Makan Madu Beku, Ahli Gizi Ungkap Bahayanya

Bimo Aria Fundrika

Kamis, 19 Agustus 2021 | 16:55 WIB
Viral Tren TIkTok Makan Madu Beku, Ahli Gizi Ungkap Bahayanya
Ilustrasi madu. (Pixabay/ExplorerBob)

Suara.com - Baru-baru ini viral di TikTOk yang menunjukkan orang mengonsumsi madu beku. Tren ini muncul pada 9 Juli ketika pengguna TikTok Dave Ramirez mengaku telah makan madu beku, camilan yang katanya “cukup menyegarkan.”

Sejak itu, tren tersebut telah menarik lebih dari 900 juta tampilan dan telah menampilkan orang-orang yang memakan banyak madu beku.

Tidak mengherankan, beberapa orang yang mencobanya merasa mual atau mengalami gejala gastrointestinal setelahnya.

Ketika dikonsumsi dalam jumlah tinggi, gula dapat menyebabkan kadar gula darah melonjak kemudian jatuh. Gula dosis tinggi juga dapat berdampak pada saluran pencernaan dan menyebabkan mual dan diare.

Ilustrasi madu. (Pixabay)
Ilustrasi madu. (Pixabay)

"Tren ini setara dengan makan banyak permen pada satu waktu - tidak ada manfaat kesehatan, dan itu dapat menyebabkan gula jatuh, yang sering menyebabkan mengidam makanan dan ketidaknyamanan pencernaan," kata Amanda Izquierdo, ahli diet terdaftar yang berbasis di Chicago, seperti dilansir dari Healtline.

Jika ingin mencoba tren tersebut, ahli gizi menyarankan untuk menggunakan madu dalam jumlah sedikit.

Madu, bila dikonsumsi dalam jumlah sedang, dikaitkan dengan berbagai manfaat kesehatan, termasuk peningkatan kesehatan jantung dan kadar antioksidan darah.

Tetapi mengonsumsi terlalu banyak madu dapat menimbulkan konsekuensi kesehatan yang negatif. Madu dikemas dengan gula dan padat kalori.

Menurut Izquierdo, “Pedoman Diet 2020-2025 untuk Orang Amerika” merekomendasikan agar orang dewasa tetap menambahkan asupan gula di bawah 10 persen dari kalori harian mereka.

baca juga

Untuk seseorang yang makan 2.000 kalori sehari, itu kurang dari 4 sendok makan madu, jelas Izquierdo.

“Tren ini dapat dengan cepat membuat seseorang makan lebih dari jumlah itu,” kata Izquierdo.

Ketika dikonsumsi dengan cepat, seperti yang dilakukan melalui tren TikTok, madu dapat menyebabkan kadar gula darah meningkat pesat.

Jamie Hickey, ahli gizi dan pendiri Truism Fitness, mengatakan peningkatan kadar gula darah yang cepat ini dapat menyebabkan “sok gula”.

“Dosis gula yang berlebihan dalam jumlah yang relatif kecil dapat menyebabkan kadar gula darah tinggi,” kata Hickey, seraya menambahkan bahwa orang pada awalnya mungkin merasa hiper.

Setelah kadar gula darah melonjak, mereka jatuh dalam waktu 2 sampai 3 jam, menurut Jennifer Glockner, ahli gizi diet terdaftar dan pencipta Smartee Plate.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Istri Beri Suami Hadiah Celana Dalam 'Anti Orang Ketiga', Gambarnya Jadi Sorotan

Istri Beri Suami Hadiah Celana Dalam 'Anti Orang Ketiga', Gambarnya Jadi Sorotan

Hits | Kamis, 19 Agustus 2021 | 15:20 WIB

CEK FAKTA: Benarkah Presiden Vladimir Putin Mainkan Lagu Indonesia Raya dengan Piano?

CEK FAKTA: Benarkah Presiden Vladimir Putin Mainkan Lagu Indonesia Raya dengan Piano?

News | Kamis, 19 Agustus 2021 | 15:22 WIB

Viral Gaya Pengantin Wanita Bar-Bar, Makan Kayak di Warteg sambil Tunggu Ijab Kabul

Viral Gaya Pengantin Wanita Bar-Bar, Makan Kayak di Warteg sambil Tunggu Ijab Kabul

Lifestyle | Kamis, 19 Agustus 2021 | 15:26 WIB

Terkini

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:55 WIB

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 22:45 WIB

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:31 WIB

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Gibran Temui Korban Keracunan MBG di Karo, Akademisi Dorong Evaluasi Menyeluruh

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 22:29 WIB

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Sopir Truk KM Virgo Transport 8 Belum Ditemukan, Istri di Tulungagung Setia Menunggu Kabar

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 22:21 WIB

Ditanya Kegiatan Setelah Dicopot dari Menkeu, Purbaya: Mau Mancing Sambil Ngelamun 'Kenapa Dipecat?'

Ditanya Kegiatan Setelah Dicopot dari Menkeu, Purbaya: Mau Mancing Sambil Ngelamun 'Kenapa Dipecat?'

Video | Selasa, 15 September 2026 | 22:15 WIB

FIA Rallycross World Cup 2026 Mendarat di Jakarta, Pebalap Indonesia Dapat Kesempatan Unjuk Gigi

FIA Rallycross World Cup 2026 Mendarat di Jakarta, Pebalap Indonesia Dapat Kesempatan Unjuk Gigi

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 21:51 WIB

Guru Diminta Cicipi MBG, Benarkah Bisa Mencegah Keracunan?

Guru Diminta Cicipi MBG, Benarkah Bisa Mencegah Keracunan?

News | Selasa, 15 September 2026 | 21:45 WIB

×