alexametrics

Data Satgas: Lebih dari 30,75 Penduduk Indonesia Sudah Disuntik Vaksin COVID-19 Lengkap

M. Reza Sulaiman
Data Satgas: Lebih dari 30,75 Penduduk Indonesia Sudah Disuntik Vaksin COVID-19 Lengkap
Vaksinator menyuntikkan vaksin COVID-19 kepada warga di Stasiun Jakarta Kota, Jakarta, Rabu (28/7/2021). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Satuan Tugas Penanganan COVID-19 melaporkan jumlah penduduk Indonesia yang sudah mendapat suntikan vaksin Covid-19 terus bertambah.

Suara.com - Satuan Tugas Penanganan COVID-19 melaporkan jumlah penduduk Indonesia yang sudah mendapat suntikan vaksin Covid-19 terus bertambah.

Dilansir ANTARA, sudah lebih dari 30,75 juta lebih penduduk yang mendapat suntikan vaksin COVID-19 lengkap.

Laporan hari per Jumat (20/8/2021) pukul 12.00 WIB menunjukkan jumlah penduduk yang telah selesai menjalani vaksinasi COVID-19 bertambah 384.612 orang

Sementara itu, jumlah warga yang sudah mendapat suntikan dosis pertama vaksin pada hari ini (20/8) tercatat bertambah 458.124 orang menjadi total 56.504.055 orang.

Baca Juga: Warga Antusias Ikuti Vaksinasi tapi Stok Vaksin Terbatas, Ini Kata Syamsuar

Vaksinator menyuntikkan vaksin COVID-19 kepada warga di Yayasan St Fransiskus Asisi, Jakarta, Selasa (3/8/2021). [Suara.com/Angga Budhiyanto]
Vaksinator menyuntikkan vaksin COVID-19 kepada warga di Yayasan St Fransiskus Asisi, Jakarta, Selasa (3/8/2021). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Pemerintah berencana melakukan vaksinasi COVID-19 pada 208.265.720 juta warga guna mewujudkan kekebalan komunal terhadap penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus corona tipe SARS-CoV-2.

Saat ini jumlah warga yang mendapat suntikan dosis pertama vaksin COVID-19 baru 27,13 persen dari total sasaran dan warga yang sudah selesai menjalani vaksinasi baru mencapai 14,76 persen dari seluruh target vaksinasi.

Pemerintah berupaya mempercepat peningkatan cakupan vaksinasi COVID-19 dengan menyediakan lebih banyak fasilitas pelayanan vaksinasi, termasuk di antaranya menyediakan pelayanan vaksinasi keliling, fasilitas lantatur vaksinasi dan fasilitas pelayanan vaksinasi terapung.

Secara terpisah, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) terus mendorong masyarakat adat di Tanah Air untuk mendapatkan vaksinasi.

“Kami terus mendorong vaksinasi di lingkungan masyarakat adat. Jika pada 2020, masyarakat adat belum terdampak pandemi COVID-19, maka pada 2021 ini, masyarakat adat sudah terdampak pandemi,” ujar Direktur Kepercayaan Kepada Tuhan Yang Maha Esa dan Masyarakat Adat Ditjen Kebudayaan Kemendikbudristek, Sjamsul Hadi, dalam taklimat media di Jakarta, Jumat.

Baca Juga: Penasehat WHO Sebut Ketimpangan Vaksinasi di Indonesia Akan Terus Terjadi

Dia menambahkan Kemendikbudristek bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, dan kementerian lainnya mendorong layanan vaksinasi untuk masyarakat adat. [ANTARA]

Komentar