Jadi Pelupa dan Cranky selama Pandemi Covid-19? Cara Ini Terbukti Membantu

Yasinta Rahmawati

Sabtu, 21 Agustus 2021 | 16:10 WIB
Jadi Pelupa dan Cranky selama Pandemi Covid-19? Cara Ini Terbukti Membantu
Ilustrasi orang pelupa. (Shutterstock)

Suara.com - Pandemi Covid-19 yang mengharuskan banyak orang untuk isolasi atau di rumah saja tak hanya berdampak pada fisik, tapi juga psikologis. Selain memengaruhi suasana hati kita, penelitian dari Italia dan Skotlandia menemukan bahwa kehidupan dalam lockdown yang berlarut-larut juga dapat memengaruhi cara berpikir.

Dilansir dari The Guardian, sebuah penelitian di Skotlandia menemukan bahwa selama lockdown, orang-orang jauh lebih buruk daripada biasanya dalam melakukan tugas-tugas.

Sementara itu, penelitian dari survei yang dilaporkan sendiri terhadap 4.000 orang di Italia selama lockdown tahun lalu menemukan setidaknya 30% orang mengalami "gangguan ringan pada aktivitas kognitif".

"Kasus-kasus lupa di mana Anda meninggalkan kacamata atau ponsel Anda … banyak orang melaporkan kesulitan untuk tetap mengerjakan tugas, pikiran mengembara, dan gangguan. Jika Anda mengalami hal ini, Anda sama sekali tidak sendirian. Itu sangat, sangat umum," ujar Brett Hayes, profesor psikologi di University New South Wales.

Untungnya, ada beberapa langkah kecil yang dapat Anda ambil untuk membantu mengurangi masalah ini serta berdampak positif pada suasana hati.

Ilustrasi Isolasi Mandiri (Shutterstock)
Ilustrasi Isolasi Mandiri (Shutterstock)

1. Paksa diri untuk bergerak

Viviana Wuthrich, direktur Pusat Penuaan, Kognisi, dan Kesejahteraan di Universitas Macquarie, mengatakan bahwa sangat normal untuk merasa tidak termotivasi tentang olahraga (dan yang lainnya) tetapi "ini tentang mendorong diri sendiri untuk melakukannya".

"Motivasi adalah pola pikir, dan lockdown menciptakan motivasi rendah … Anda mungkin harus memaksakan diri untuk berolahraga, bekerja atau bahkan melakukan sesuatu yang menyenangkan," jelasnya.

Olahraga sangat penting untuk suasana hati dan pikiran karena membakar hormon stres kortisol.

baca juga

2. Luangkan waktu untuk ngobrol

Jika Anda membiarkan diri Anda menjadi terlalu terisolasi, masalah kognitif ini cenderung menjadi lebih buruk. Ngobrol langsung dengan orang-orang di rumah atau video call teman akan membantu, karena membuat memori dan perhatian tetap terjaga dan fokus.

Bersosialisasi dengan cara apa pun, asal tidak melanggar protokol kesehatan sangat dianjurkan.

Ilustrasi lockdown (Unsplash/Matt Seymour)
Ilustrasi lockdown (Unsplash/Matt Seymour)

3. Membuat perbedaan

Menjaga rutinitas bagi banyak orang adalah hal penting. Namun di situasi pandemi sekarang, rutinitas yang sama tiap hari mungkin menjadi monoton dan membosankan. Di sinilah perlu sebuah penyegaran.

Hayes menyarankan untuk memperkenalkan variasi, seperti mengubah rute berjalan atau berlari Anda setiap hari atau melakukan panggilan telepon dengan seseorang yang sudah lama tidak Anda ajak bicara. "Apa pun yang memecah konteks berulang," ungkapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Catat, Jadwal Diperbolehkannya Menggelar Acara di Lampung Tengah

Catat, Jadwal Diperbolehkannya Menggelar Acara di Lampung Tengah

Lampung | Sabtu, 21 Agustus 2021 | 12:33 WIB

Lawan Pandemi, Perusahaan Media Luar Ruang Gandeng Para Seniman Jakarta

Lawan Pandemi, Perusahaan Media Luar Ruang Gandeng Para Seniman Jakarta

Press Release | Sabtu, 21 Agustus 2021 | 04:05 WIB

Kasus COVID-19 Melonjak, Selandia Baru Bakal Perpanjang Lockdown

Kasus COVID-19 Melonjak, Selandia Baru Bakal Perpanjang Lockdown

Health | Sabtu, 21 Agustus 2021 | 07:10 WIB

Terkini

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:55 WIB

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:12 WIB

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:48 WIB

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Jabar | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:20 WIB

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Banten | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:06 WIB

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:42 WIB

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:10 WIB

×