Mengenal Ketumpulan Emosinal, Kondisi Kejiwaan yang Bikin Orang 'Mati Rasa'

Cesar Uji Tawakal | Fita Nofiana | Suara.com

Minggu, 22 Agustus 2021 | 12:45 WIB
Mengenal Ketumpulan Emosinal, Kondisi Kejiwaan yang Bikin Orang 'Mati Rasa'
Ilustrasi perempuan berwajah datar (pexels/Marcelo Chagas).

Suara.com - Setiap orang memiliki caranya sendiri dalam menghadapi emosi dan memprosesnya. Kebanyakan orang mengekspresikan emosi mereka dengan bebas, namun ada orang yang mungkin menekan emosi mereka dan merasa sulit untuk mengeluarkan emosi dengan tepat. 

Kesulitan mengeluarkan emosi sering kali di sebut dengan penumpulan emosi. Kondisi ini terjadi saat kapasitas seseorang yang berkurang untuk sepenuhnya mengalami emosi mereka dan bereaksi atau merespons dengan cara yang tepat. 

Melansir dari Times of India, dalam beberapa kasus beberapa orang mungkin tidak mengalami emosi sama sekali dan mungkin mengalami mati rasa emosional.

Penumpulan emosi mencakup efek mati rasa dalam hal pengalaman emosional. Ketidakmampuan seseorang untuk mengekspresikan emosi, baik melalui verbal, tertulis atau cara perilaku juga berkurang. 

Orang yang menderita tumpul emosional mungkin merasa sulit untuk mengeluarkan emosi melalui wajah mereka dan memodulasi suara mereka sesuai emosi mereka.

Ini adalah kondisi umum bagi orang yang menderita depresi atau gangguan stres pasca-trauma (PTSD). 

Penumpulan emosi dapat membuat seseorang kehilangan kemampuan untuk merasakan kesedihan dan kebahagiaan. Itu membuat seseorang gelisah, kehilangan nafsu makan, merasakan dorongan seksual dan terputus dari lingkungan mereka. 

Penumpulan emosi dapat disebabkan oleh empat faktor umum, antara lain:

1. Obat-obatan

Antidepresan dapat menyebabkan seseorang menderita penumpulan emosi. Obat penenang ini juga dapat memicu penghambat dalam sistem saraf Anda yang mengurangi kemampuan seseorang untuk merasakan emosi.

2. Depresi

Ketika seseorang merasakan kekosongan di dalam dirinya, mereka mungkin mulai merasa tidak reaktif terhadap apa pun yang terjadi di sekitar mereka. 
Depresi dapat membuat seseorang tumpul secara emosional dan menyulitkan mereka untuk merasionalisasi emosi mereka.

Ilustrasi Depresi (Pixabay)
Ilustrasi Depresi (Pixabay)


3. Penyalahgunaan alkohol dan zat

Narkoba dan alkohol dapat berdampak buruk pada sistem saraf dan menyebabkan disosiasi dari lingkungan dan peristiwa aktual seseorang dalam kehidupan. Hal ini membuat seseorang menjalani hidupnya dalam keadaan mati rasa.

4. PTSD

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Survei: 1 dari 10 Orang Indonesia Alami Gangguan Berkemih

Survei: 1 dari 10 Orang Indonesia Alami Gangguan Berkemih

Health | Jum'at, 20 Agustus 2021 | 14:13 WIB

4 Alasan Pentingnya Membatasi Interaksi dengan Orang Lain Saat Emosi

4 Alasan Pentingnya Membatasi Interaksi dengan Orang Lain Saat Emosi

Your Say | Kamis, 19 Agustus 2021 | 22:00 WIB

5 Arti Mimpi Kolam Renang, Pertanda Cinta atau Gairah?

5 Arti Mimpi Kolam Renang, Pertanda Cinta atau Gairah?

Lifestyle | Kamis, 19 Agustus 2021 | 09:03 WIB

Terkini

Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas

Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas

Health | Sabtu, 25 April 2026 | 12:21 WIB

Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak

Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak

Health | Sabtu, 25 April 2026 | 11:28 WIB

Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik

Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 17:38 WIB

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 13:30 WIB

Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin

Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 11:58 WIB

Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Dokter Tekankan Pentingnya Monitoring Berkala

Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Dokter Tekankan Pentingnya Monitoring Berkala

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 08:43 WIB

Jangan Lewat 4,5 Jam! Dokter Ungkap Golden Period Penanganan Stroke yang Bisa Selamatkan Otak

Jangan Lewat 4,5 Jam! Dokter Ungkap Golden Period Penanganan Stroke yang Bisa Selamatkan Otak

Health | Kamis, 23 April 2026 | 18:14 WIB

Bukan Sekadar Datang Bulan, Ini Fakta Penting Menstruasi Remaja yang Sering Disalahpahami

Bukan Sekadar Datang Bulan, Ini Fakta Penting Menstruasi Remaja yang Sering Disalahpahami

Health | Kamis, 23 April 2026 | 16:09 WIB

Terbukti Bukan Asal Tren: Susu Flyon Direview dan Direkomendasikan Puluhan Dokter

Terbukti Bukan Asal Tren: Susu Flyon Direview dan Direkomendasikan Puluhan Dokter

Health | Rabu, 22 April 2026 | 09:00 WIB

Bukan Sekadar Main Kartu, Domino Kini Diakui sebagai Olahraga Pikiran

Bukan Sekadar Main Kartu, Domino Kini Diakui sebagai Olahraga Pikiran

Health | Rabu, 22 April 2026 | 09:00 WIB