10 Hal Penting yang Perlu Diajarkan Orangtua Kepada Anak Lelaki

Risna Halidi | Suara.com

Sabtu, 28 Agustus 2021 | 10:10 WIB
10 Hal Penting yang Perlu Diajarkan Orangtua Kepada Anak Lelaki
Ilustrasi anak lelaki. (Shutterstock)

Suara.com - Sangat penting untuk menanamkan hal-hal positif sejak dini kepada anak, agar kelak mereka tidak menjadi anak bermasalah dan keras kepala. Dalam membesarkan anak laki-laki, penting juga untuk mengenalkan mereka mengenai apa itu toksik maskulinitas atau toxic masculinity.

Dalam perannya, orangtua memiliki kekuatan untuk menunjukkan bahwa tidak ada definisi kaku menjadi seorang pria yang sesungguhnya. Tekankan bahwa anak laki-laki juga dapat berbicara mengenai emosinya.

Dilansir dari Brightside, ternyata ada 10 pelajaran penting yang harus diajarkan oleh orangtua kepada anak laki-laki mereka. Apa saja? Berikut ini daftarnya.

1. Mengakui kekalahan
Mengetahui kapan harus mengakui kekalahan tanpa memikirkan ego dan harga diri, dan menjauh dari jenis konfrontasi bukanlah hal yang dianggap pengecut, melainkan indikasi menjadi sosok yang kuat.

Ilustrasi Anak Menangis. (Pexels.com/cottonbro)
Ilustrasi Anak Menangis. (Pexels.com/cottonbro)

2. Tak masalah jika menangis
Sebagai orangtua, penting untuk mengajari putra Anda tentang toksik maskulinitas sejak usia muda. Artinya mereka tidak harus menyembunyikan perasaan mereka yang sebenarnya dan selalu memiliki wajah yang berani. Menangis karena film sedih tidak membuatnya menjadi pria lemah.

3. Mengakui kesalahan
Anda dapat menunjukkan betapa pentingnya kesalahan dalam hidup dan bahwa manusia tumbuh dan belajar dari kesalahannya di masa lalu. Tidak ada manusia yang sempurna, jadi tidak ada gunanya terlalu keras pada diri sendiri akibat kegagalannya.

4. Tidak masalah untuk meminta bantuan dan nasihat dari kedua orangtua
Sangat penting bagi seorang anak laki-laki untuk mengetahui bahwa dia dapat berpaling kepada kedua orang tuanya ketika dia membutuhkan dukungan.

Sebagai orangtua, ini adalah sesuatu yang dapat Anda kembangkan saat dia tumbuh dewasa dengan memberinya ruang yang aman untuk mengekspresikan diri tanpa penilaian apa pun. Sang anak harus tahu bahwa meminta bantuan tidak akan membuatnya menjadi pria lemah, bahkan itu menunjukkan keberaniannya untuk terbuka.

5. Menghormati privasi orang lain
Menghormati privasi orang lain termasuk mengetahui kapan untuk tidak berbagi dan membual mengenai seorang gadis dengan menunjukkan pesan pribadi dan gambar yang dibagikan kepadanya.

Anda dapat menunjukkan kepada putra Anda bagaimana menunjukkan rasa hormat kepada wanita yang mereka kencani dan cara memperlakukannya dengan benar. Urusan pribadi antara dia dan pacarnya bukanlah sesuatu yang keren untuk dibanggakan.

Ilustrasi Anak-Anak. (pexels/@samerdaboul)
Ilustrasi Anak-Anak. (pexels/@samerdaboul)

6. Bersikap hormat dan sopan terhadap wanita
Seorang pria harus bisa mendengarkan dan menghormati wanita, dan mengajari putra Anda untuk tidak hanya berasumsi bahwa setiap gadis tertarik pada mereka. Setiap pria harus menghormati kata "tidak".

7. Menjaga kebersihan dan kerapihan
Pria identik dengan stereotip “selalu berantakan dan tidak melakukan pekerjaan rumah”. Penting untuk tetap bersih dan rapi, terutama jika Anda tinggal dengan orang lain. Anda harus memastikan bahwa mereka tumbuh dewasa belajar bagaimana melakukan pekerjaan rumah dan menjaga kamar mereka tetap rapi.

8. Mengikuti kata hati
Setiap manusia mendapat manfaat dari mendengarkan insting dan suara hatinya. Seorang putra yang belajar dari orang tuanya bagaimana memercayai dan menghargai pikiran batinnya dapat menjalani hidup dengan harga diri dan kepercayaan diri yang baik. Daripada mengikuti orang banyak dan melakukan hal-hal yang tidak nyaman untuknya, dia akan mengembangkan integritas dan memiliki kekuatan untuk mengatakan tidak.

9. Cara mengendalikan emosi
Penting untuk mengajari putra Anda bagaimana mengelola stres mereka dengan sehat. Melampiaskannya pada orang-orang yang penting baginya dapat merusak hubungan dan membuat orang yang disekitarnya merasa takut. Mengajarinya untuk mengendalikan dan mengomunikasikan emosinya dapat membawa banyak kebahagiaan ke dalam hidupnya.

10. Menjaga tali persahabatan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Wanita Curhat Orangtua Ogah Hadir di Pernikahan, Alasannya Bikin Emosi

Viral Wanita Curhat Orangtua Ogah Hadir di Pernikahan, Alasannya Bikin Emosi

Lifestyle | Jum'at, 27 Agustus 2021 | 09:00 WIB

Jangan Langsung Emosi, Lakukan Hal ini Saat Melihat Anak Anda Dimarahi Orang Lain

Jangan Langsung Emosi, Lakukan Hal ini Saat Melihat Anak Anda Dimarahi Orang Lain

Health | Rabu, 25 Agustus 2021 | 13:37 WIB

Ayu Ting Ting Siap Diperiksa Polisi Terkait Kasusnya dengan KD

Ayu Ting Ting Siap Diperiksa Polisi Terkait Kasusnya dengan KD

Entertainment | Rabu, 25 Agustus 2021 | 10:41 WIB

Terkini

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:59 WIB

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:59 WIB

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:56 WIB

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:05 WIB

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:46 WIB