Sering Sakit Kepala Saat Bangun Tidur, Ini Lima Kemungkinan Penyebabnya

Cesar Uji Tawakal, Shevinna Putti Anggraeni

Rabu, 01 September 2021 | 16:55 WIB
Sering Sakit Kepala Saat Bangun Tidur, Ini Lima Kemungkinan Penyebabnya
Ilustrasi sakit kepala. (Shutterstock)

Suara.com - Anda pasti pernah merasa sakit kepala ketika bangun tidur. Sakit kepala adalah kondisi yang bisa membuat Anda kesulitan konsentrasi hingga menjalani aktivitas sehari-hari.

Terkadang, Anda harus diam sejenak atau kembali tidur untuk meredakan sakit kepala. Tapi, sakit kepala ketika bangun tidur ini seharusnya tidak diabaikan.

Jika sakit kepala ketika bangun tidur terjadi secara teratur dan Anda tidak bisa mengatasinya. Dilansir dari Express, ada 5 penyebab paling umum sakit kepala ketika bangun tidur di pagi hari.

1. Stres

Tekanan pekerjaan di akhir pekan bisa membuat sakit kepala berdenyut-denyut ketika bangun tidur di pagi hari. Karena, otak Anda berjuang untuk menyesuaikan diri dengan penurunan hormon stres.

Saat Anda rileks, tingkat hormon stres menurun dan terjadi pelepasan neurotransmitter cepat, pembawa pesan kimiawi otak untuk memberi tahu Anda waktunya bersantai.

NHS menyarankan semua orang untuk lebih bersantai sedikit dan lebih sering dari beban pekerjaan selama seminggu, sehingga stres tidak menumpuk.

Ilustrasi sakit kepala (shutterstock)
Ilustrasi sakit kepala (shutterstock)

2. Dehidrasi

NHS merekomendasikan semua orang untuk minum air putih sebanyak 6 hingga 8 gela setiap harinya.

Jika Anda minum air kurang dari itu, Anda mungkin akan mengalami sakit kepala ketika bangun tidur di pagi hari.

Jadi, cobalah minum air putih dengan cukup karena itu bisa menyebabkan sakit kepala menyakitkan.

Bahkan, minum air dalam jumlah cukup bisa membuat kulit lebih cerah dan mengurangi nafsu makan.

3. Menggertakan gigi

Kebiasaan menggertakan gigi dan mengatupkan kedua rahang akibat stres atau kecemasan bisa menyebabkan sakit kepala ketika bangun tidur di pagi hari.

Kebanyakan orang tidak menyadari melakukan hal ini di malam hari. Jika Anda mengalami sakit kepala disertai sakit rahang, itu mungkin disebabkan oleh kebiasaan menggertakan gigi ketika tidur.

4. Minum alkohol

Kebiasaan minum alkohol sampai mabuk bisa menyebabkan sakit kepala ketika bangun tidur di pagi hari. Obat penghilang rasa sakit, minum banyak cairan dan elektrolit bisa membantu mengatasi mabuk.

5. Makanan

Jika Anda menderita migrain atau sakit kepala, dokter akan merekomendasikan Anda mengesampingkan makanan yang bisa menjadi pemicu.

Beberapa makanan yang bisa memicu migrain, termasuk keju, minuman bersoda, coklat hitam, daging dan ikan olahan.

Anda bisa membuat buku harian untuk mencatat makanan yang dikonsumsi setiap harinya, sehingga Anda bisa mendeteksi makanan yang menyebabkan sakit kepala berdenyut-denyut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Studi Temukan Anak-Anak dengan Long Covid-19 Alami 4 Gejala Ini!

Studi Temukan Anak-Anak dengan Long Covid-19 Alami 4 Gejala Ini!

Health | Rabu, 04 Agustus 2021 | 19:00 WIB

Ciri-Ciri Covid Tanpa Gejala, Waspadai 9 Tanda Ini

Ciri-Ciri Covid Tanpa Gejala, Waspadai 9 Tanda Ini

News | Sabtu, 24 Juli 2021 | 18:27 WIB

Manfaat Kulit Pisang Untuk Kesehatan, Bisa Obati Sakit Kepala Hingga Kanker

Manfaat Kulit Pisang Untuk Kesehatan, Bisa Obati Sakit Kepala Hingga Kanker

Bogor | Rabu, 21 Juli 2021 | 15:22 WIB

Terkini

Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum

Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum

Health | Minggu, 14 Juni 2026 | 19:05 WIB

Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis  Redakan Wasir dengan Cara Alami

Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis Redakan Wasir dengan Cara Alami

Health | Minggu, 14 Juni 2026 | 15:55 WIB

Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun

Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun

Health | Sabtu, 13 Juni 2026 | 20:18 WIB

Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya

Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya

Health | Sabtu, 13 Juni 2026 | 10:29 WIB

Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi

Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi

Health | Jum'at, 12 Juni 2026 | 12:50 WIB

Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW

Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW

Health | Jum'at, 12 Juni 2026 | 09:06 WIB

Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia

Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia

Health | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:51 WIB

Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut

Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut

Health | Rabu, 10 Juni 2026 | 17:20 WIB

Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?

Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 16:57 WIB

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 14:09 WIB