Sering Dikonsumsi Pagi Hari, 5 Asupan Berikut Sebaiknya Tak Dijadikan Menu Sarapan

Rima Sekarani Imamun Nissa | Fita Nofiana | Suara.com

Sabtu, 04 September 2021 | 06:15 WIB
Sering Dikonsumsi Pagi Hari, 5 Asupan Berikut Sebaiknya Tak Dijadikan Menu Sarapan
Makan sereal dan susu (Pixabay/ponce_photography)

Suara.com - Banyak orang yang mengklaim bahwa sarapan adalah makanan terpenting dalam sehari. Oleh karena itu, sarapan dengan menu yang tepat akan berpengaruh. 

Melansir dari Heathline, untuk sarapan pilihlah yang paling sehat di mana mengandung kombinasi protein, serat, dan lemak sehat. Sayangnya, banyak makanan sarapan yang umum dikonsumsi namun sebenarnya tidak baik untuk dikonsumsi, antara lain:

1. Sereal manis atau sangat halus

Terlepas dari profilnya yang manis, renyah, dan kehadirannya yang umum di meja sarapan, sebagian besar sereal manis tidak disarankan. 

Sereal biasanya penuh gula dan rendah protein yang cenderung meningkatkan kadar gula darah Anda dengan cepat. Hal ini yang kemudian  dapat menyebabkan iritabilitas dan rasa lapar begitu hormon insulin penurun gula darah mulai bekerja.

Bahkan sereal tanpa pemanis seperti jagung atau serpih dedak cenderung rendah protein, dengan hanya 2 gram protein per cangkir (25 gram) dan 4 gram protein per cangkir (45 gram). 

2. Jus buah

Meskipun Anda mungkin berpikir bahwa menghilangkan dahaga dengan jus buah lebih sehat daripada minum soda manis atau teh manis, itu bukan pilihan minuman terbaik untuk sarapan.

Jus buah mengandung nutrisi dan antioksidan, tetapi tinggi gula dan rendah serat, tak seperti buah utuh. 

3. Yogurt

Di antara banyak manfaat yogurt, ini adalah sumber protein dan probiotik yang baik. Probiotik adalah bakteri hidup yang dapat meningkatkan kesehatan pencernaan Anda.

Namun, banyak jenis yogurt yang sarat dengan gula tambahan, menjadikannya pilihan yang kurang sehat. Terlebih lagi, banyak varietas populer telah menghilangkan sebagian besar atau semua kandungan lemaknya yang membuatnya kurang mengenyangkan.

4. Daging olahan

Semua daging yang diproses seperti bacon, sosis, dan ham sering dipakai untuk sarapan. Asupan ini sarat dengan garam yang dapat meningkatkan tekanan darah pada individu yang sensitif terhadap garam.

Daging olahan juga mengandung aditif lain seperti nitrit yang dapat meningkatkan risiko kanker tertentu seperti kanker perut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Boleh Ditiru! 5 Resep Makanan Viral Ala Chef Lucky Andreono: Corn Dog Hingga Croffle

Boleh Ditiru! 5 Resep Makanan Viral Ala Chef Lucky Andreono: Corn Dog Hingga Croffle

Lifestyle | Jum'at, 03 September 2021 | 20:11 WIB

5 Alat Masak yang Dapat Mempermudah Kamu Bikin Makanan Kekinian, Sudah Punya?

5 Alat Masak yang Dapat Mempermudah Kamu Bikin Makanan Kekinian, Sudah Punya?

Lifestyle | Jum'at, 03 September 2021 | 20:02 WIB

5 Makanan yang Cocok Jadi Teman Minum Bir

5 Makanan yang Cocok Jadi Teman Minum Bir

Lifestyle | Jum'at, 03 September 2021 | 15:10 WIB

Terkini

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 05:00 WIB

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Health | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:43 WIB

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:11 WIB

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB