Heboh! Dokumen Baru Wuhan Ungkap AS Danai Riset Soal Virus Corona

Bimo Aria Fundrika

Rabu, 08 September 2021 | 18:10 WIB
Heboh! Dokumen Baru Wuhan Ungkap AS Danai Riset Soal Virus Corona
Institut Virologi Wuhan. (Dok: Globat Times)

Suara.com - Senator Rand Paul, R-Ky. mengatakan bahwa dokumen publik baru telah mengungkapkan bahwa dr Anthony Fauchy berbohong soal pendanaan AS untuk penelitian virus corona di Wuhan, China.

Dokumen menunjukkan bahwa kepala Institut Nasional Alergi dan Penyakit Menular (NIAID) Dr. Anthony Fauci berbohong selama kesaksiannya sebelumnya ke Kongres.

Fauci dengan tegas membantah bahwa Institut Kesehatan Nasional mendanai penelitian fungsi di Wuhan. Paul mengecam Fauci dalam tweet hari Selasa, mengatakan bahwa direktur NIAID telah "berbohong lagi."

"Dan saya benar tentang agensinya yang mendanai penelitian novel Coronavirus di Wuhan," kata Paul.

Laboratorium P4 di Wuhan, China. [Hector RETAMAL/AFP]
Laboratorium P4 di Wuhan, China. [Hector RETAMAL/AFP]

Tweet Paul mengikuti sebuah cerita di The Intercept yang mengungkapkan pemerintah AS menggelontorkan $3,1 juta ke organisasi kesehatan Amerika EcoHealth Alliance untuk mendukung penelitian virus corona kelelawar di Institut Virologi Wuhan (WIV).

Menurut laporan itu, hampir $600.000 dari uang federal itu sebagian digunakan oleh WIV untuk menemukan dan mengubah virus corona kelelawar yang dapat melompat ke manusia dan menginfeksi mereka.

Selain itu, dokumen tersebut mengungkapkan bahwa penelitian eksperimental pada tikus rekayasa genetika dengan reseptor sel manusia dilakukan di Pusat Percobaan Hewan Universitas Wuhan, dan bukan di WIV seperti yang diperkirakan sebelumnya.

"Dokumen tersebut memperjelas bahwa pernyataan Direktur NIH, Francis Collins, dan Direktur NIAID, Anthony Fauci, bahwa NIH tidak mendukung penelitian gain-of-function atau potensi peningkatan patogen pandemi di WIV tidak benar," kimia Rutgers University profesor biologi Richard Ebright menulis di utas Twitter Selasa.

Partai Republik Kentucky menuduh Fauci "berbohong" terkait gai of function selama sidang Juli tentang varian delta Covid-19.  Seperti diketahui, Riset 'gain of function' ialahriset medis yang secara genetis mengubah organisme yang mungkin dapat menambah fungsinya untuk menguji suatu teori.

baca juga

Jika diaplikasikan ke virus misalnya, penelitian ini dapat saja mengubahnya jadi lebih menular atau lebih mematikan untuk kepentingan riset.

"Saya tidak pernah berbohong di depan Kongres, dan saya tidak menarik kembali pernyataan itu," kata Fauci. Dia menambahkan bahwa penelitian yang dirujuk Paul "dinilai oleh staf yang memenuhi syarat di atas dan di bawah rantai sebagai tidak mendapatkan fungsi."

Fauci menambahkan: "Anda tidak tahu apa yang Anda bicarakan dengan jujur dan saya ingin mengatakannya secara resmi."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pakar dari UGM Sebut Covid-19 Varian Mu Tidak Seganas Varian Delta

Pakar dari UGM Sebut Covid-19 Varian Mu Tidak Seganas Varian Delta

Jatim | Rabu, 08 September 2021 | 16:39 WIB

Covid-19 Bisa Pengaruhi Ginjal, Kenali Gejalanya untuk Kurangi Risiko

Covid-19 Bisa Pengaruhi Ginjal, Kenali Gejalanya untuk Kurangi Risiko

Health | Rabu, 08 September 2021 | 15:04 WIB

Studi: Covid-19 Tak Terlalu Pengaruhi Paru-Paru Anak Muda yang Terinfeksi

Studi: Covid-19 Tak Terlalu Pengaruhi Paru-Paru Anak Muda yang Terinfeksi

Health | Rabu, 08 September 2021 | 14:26 WIB

Terkini

Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya

Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya

News | Minggu, 02 Agustus 2026 | 11:17 WIB

Wincos Beberkan Rahasia Kabin Mobil Tetap Dingin di Tengah Cuaca Terik dengan Kaca Film

Wincos Beberkan Rahasia Kabin Mobil Tetap Dingin di Tengah Cuaca Terik dengan Kaca Film

Otomotif | Minggu, 02 Agustus 2026 | 11:15 WIB

Petugas Damkar Meninggal Saat Padamkan Kebakaran di Kramat Jati, Asap Tebal Diduga Jadi Penyebab

Petugas Damkar Meninggal Saat Padamkan Kebakaran di Kramat Jati, Asap Tebal Diduga Jadi Penyebab

News | Minggu, 02 Agustus 2026 | 11:14 WIB

Pria di Bengkalis Tersangka Perambahan Hutan 20 Ha, Sebagian untuk Tanam Sawit

Pria di Bengkalis Tersangka Perambahan Hutan 20 Ha, Sebagian untuk Tanam Sawit

Riau | Minggu, 02 Agustus 2026 | 11:14 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan Nasional, Bulog Dorong Penggilingan Padi Jaga Mutu Beras

Perkuat Ketahanan Pangan Nasional, Bulog Dorong Penggilingan Padi Jaga Mutu Beras

Bisnis | Minggu, 02 Agustus 2026 | 11:09 WIB

Tren Office Shoes Masa Kini: Ketika Kenyamanan Jadi Prioritas Pekerja Urban

Tren Office Shoes Masa Kini: Ketika Kenyamanan Jadi Prioritas Pekerja Urban

Lifestyle | Minggu, 02 Agustus 2026 | 11:05 WIB

Review Island Storm: Buku Anak Paling Puitis untuk Kenalkan, Bukan Ditakuti, pada Badai

Review Island Storm: Buku Anak Paling Puitis untuk Kenalkan, Bukan Ditakuti, pada Badai

Your Say | Minggu, 02 Agustus 2026 | 11:05 WIB

Bebas dari Kesepian, 3 Shio Ini Diprediksi Hoki dan Bersinar Sepanjang 3-9 Agustus 2026

Bebas dari Kesepian, 3 Shio Ini Diprediksi Hoki dan Bersinar Sepanjang 3-9 Agustus 2026

Lifestyle | Minggu, 02 Agustus 2026 | 11:02 WIB

Pesan Jokowi ke Kader PSI: Jangan Dikit-Dikit ke Solo

Pesan Jokowi ke Kader PSI: Jangan Dikit-Dikit ke Solo

News | Minggu, 02 Agustus 2026 | 10:59 WIB

Kisah Inspiratif Dr. Timothy Astandu, Tuntas Jelajahi 197 Negara Berdaulat di Dunia

Kisah Inspiratif Dr. Timothy Astandu, Tuntas Jelajahi 197 Negara Berdaulat di Dunia

Lifestyle | Minggu, 02 Agustus 2026 | 10:53 WIB

×