BKKBN Minta Penyuluh Gencarkan Program Keluarga Berencana, Ini Alasannya

M. Reza Sulaiman

Rabu, 08 September 2021 | 20:34 WIB
BKKBN Minta Penyuluh Gencarkan Program Keluarga Berencana, Ini Alasannya
Ilustrasi keluarga berencana. (shutterstock)

Suara.com - Program Keluarga Berencana masih perlu terus dipromosikan, mengingat Indonesia masih terus mengalami penambahan jumlah penduduk.

Menurut Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Hasto Wardoyo meminta penyuluh untuk menggenjot keluarga berencana (KB) usai persalinan karena angka unmet need di Indonesia masih tinggi.

“Penyuluh KB dan seluruh jajaran BKKBN masih harus terus bekerja keras meningkatkan capaian akseptor KB baru maupun akseptor KB aktif, karena unmet need masih di angka 12,4 persen (Survei RPJMN/SKAP 2018).” Kata Hasto Wardoyo dalam keterangan tertulis yang diterima ANTARA di Jakarta, Rabu.

Unmet need adalah kebutuhan ber- keluarga berencana yang tidak terpenuhi.

Hasto mengatakan salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk menurunkan angka unmet need yang masih tinggi yaitu melalui pasangan yang baru menikah dan KB pasca-persalinan dan pasca-keguguran.

Disebutkan bahwa KB pasca-persalinan merupakan pencegahan kehamilan, dengan menggunakan metode, alat atau obat kontrasepsi segera setelah melahirkan sampai dengan 42 hari atau enam minggu setelah melahirkan.

Sedangkan KB pasca-keguguran merupakan upaya pencegahan kehamilan, dengan menggunakan alat atau obat kontrasepsi setelah mengalami keguguran sampai dengan kurun waktu 14 hari.

“Penyuluh KB harus tahu seperti misalnya untuk KB pasca-persalinan sebaiknya menggunakan kontrasepsi apa. Pasca-persalinan bisa menggunakan progesterone only pil agar Ibu bisa tetap menyusui, jangan sampai penyuluh tidak mengetahui hal dasar dan penting seperti ini,” ujar dia.

Ia mengatakan begitu seorang ibu melahirkan, ibu dapat langsung menggunakan implan, susuk atau alat kontrasepsi non-hormonal seperti IUD (intrauterine device) yang merupakan alat kontrasepsi dalam rahim.

baca juga

Melihat banyak terjadinya kehamilan yang tidak direncanakan (unwanted pregnancy), dia menegaskan KB pasca-persalinan perlu lebih agresif lagi dilakukan, meskipun di tengah pandemi COVID-19 agar dapat berjalan dengan sukses.

Selanjutnya Hasto mengatakan, sebuah workshop sangat penting untuk dilakukan. Mengingat seorang penyuluh KB harus memiliki kompetensi dan product knowledge baru, sehingga perlu untuk mempunyai kepercayaan diri menjadi seorang marketer yang baik.

Hal tersebut perlu dilakukan karena BKKBN memiliki banyak materi yang harus disampaikan pada masyarakat, tidak hanya materi kontrasepsi atau KB. Namun, menguasai materi lain seperti COVID-19, stunting, program pembangunan keluarga, dan kependudukan.

Salah satu bentuk workshop yang dilakukan BKKBN adalah Workshop Metode Penyuluhan Keluarga Berencana bagi Penyuluh KB. Kegiatan tersebut merupakan kerja sama antara DKT Indonesia dan Ikatan Penyuluh Keluarga Berencana Indonesia (IPeKB) yang dilaksanakan secara daring di 12 provinsi.

Country Director dan CEO DKT Indonesia Juan Enrique Garcia berharap workshop tersebut dapat membantu penyuluh KB semakin bersemangat mensosialisasikan program keluarga berencana di Indonesia.

“Kami berharap melalui workshop ini penyuluh KB bisa semakin bersemangat melakukan untuk sosialisasi program Keluarga Berencana di Indonesia karena penyuluh KB sangat penting bagi program KB di Indonesia,” kata Juan. [ANTARA]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sinergi Kemensos & Kemendukbangga/BKKBN Bakal Hadirkan Layanan Penguatan Mental Murid Sekolah Rakyat

Sinergi Kemensos & Kemendukbangga/BKKBN Bakal Hadirkan Layanan Penguatan Mental Murid Sekolah Rakyat

News | Senin, 27 Juli 2026 | 16:23 WIB

BRI Dukung BKKBN Salurkan Bantuan Keluarga Berisiko Stunting di Kepulauan Talaud

BRI Dukung BKKBN Salurkan Bantuan Keluarga Berisiko Stunting di Kepulauan Talaud

Bri | Rabu, 22 Juli 2026 | 21:17 WIB

Dilema Anak Muda RI: Tetap Ingin Menikah tapi Tercekik Beban Ekonomi dan Rumah Mahal

Dilema Anak Muda RI: Tetap Ingin Menikah tapi Tercekik Beban Ekonomi dan Rumah Mahal

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 15:55 WIB

Mudik Jadi Aman, Ini Daftar Lokasi Posko Layanan Keluarga BKKBN di Jalur Mudik Lebaran 2026!

Mudik Jadi Aman, Ini Daftar Lokasi Posko Layanan Keluarga BKKBN di Jalur Mudik Lebaran 2026!

News | Senin, 16 Maret 2026 | 15:50 WIB

Mudik Lebaran 2026, BKKBN Siapkan Posko Konsultasi Keluarga di 31 Provinsi

Mudik Lebaran 2026, BKKBN Siapkan Posko Konsultasi Keluarga di 31 Provinsi

News | Senin, 16 Maret 2026 | 14:35 WIB

Fatherless: Saat Ayah Ada tapi Tak Hadir

Fatherless: Saat Ayah Ada tapi Tak Hadir

Your Say | Selasa, 23 September 2025 | 08:18 WIB

Bertengkar Jadi Pemicu Utama Perceraian, BKKBN Ingatkan Generasi Muda Siap Mental Dulu Sebelum Nikah

Bertengkar Jadi Pemicu Utama Perceraian, BKKBN Ingatkan Generasi Muda Siap Mental Dulu Sebelum Nikah

News | Selasa, 12 Agustus 2025 | 16:39 WIB

Viral Perkara Vasektomi, Dedi Mulyadi Cerita Soal KB dan Keluarga Miskin Punya 24 Anak

Viral Perkara Vasektomi, Dedi Mulyadi Cerita Soal KB dan Keluarga Miskin Punya 24 Anak

News | Rabu, 06 Agustus 2025 | 11:34 WIB

Mendagri Dukung Penuh Peran Kemendukbangga/BKKBN Jaga Stabilitas Jumlah Penduduk

Mendagri Dukung Penuh Peran Kemendukbangga/BKKBN Jaga Stabilitas Jumlah Penduduk

News | Senin, 04 Agustus 2025 | 19:45 WIB

Menteri BKKBN : Selesaikan Stunting, Jangan Banyak Seremoni !

Menteri BKKBN : Selesaikan Stunting, Jangan Banyak Seremoni !

News | Senin, 28 Juli 2025 | 13:43 WIB

Terkini

One of a Kind Romance Tayang 9 November, Ini Daftar Para Pemain Utamanya

One of a Kind Romance Tayang 9 November, Ini Daftar Para Pemain Utamanya

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:00 WIB

Kemenkeu Ungkap Jurus RI Keluar dari Jebakan Middle Income Trap

Kemenkeu Ungkap Jurus RI Keluar dari Jebakan Middle Income Trap

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:59 WIB

Pertamina Perkuat Komitmen Menjaga Ketahanan Energi Nasional di Hari Kesaktian Pancasila

Pertamina Perkuat Komitmen Menjaga Ketahanan Energi Nasional di Hari Kesaktian Pancasila

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:51 WIB

Kenapa Zodiak Gemini Sering Banget Dibenci? Ini 5 Alasan Utamanya!

Kenapa Zodiak Gemini Sering Banget Dibenci? Ini 5 Alasan Utamanya!

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:35 WIB

Menteri Mukhtarudin Dorong Lulusan Poltekkes Jadi Tenaga Kesehatan Profesional di Dunia

Menteri Mukhtarudin Dorong Lulusan Poltekkes Jadi Tenaga Kesehatan Profesional di Dunia

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:33 WIB

Polisi Sebut Tak Temukan Unsur Pungli dan Pemerasan di Kasus Bolosego Alkid Yogyakarta

Polisi Sebut Tak Temukan Unsur Pungli dan Pemerasan di Kasus Bolosego Alkid Yogyakarta

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:33 WIB

JARI98 Ungkap Peran Strategis Listyo Sigit di KSP, 'Benteng Kokoh' Presiden Prabowo?

JARI98 Ungkap Peran Strategis Listyo Sigit di KSP, 'Benteng Kokoh' Presiden Prabowo?

Jatim | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:32 WIB

Setelah Sukses di Musim Pertama, Anime Draw This Then Die Lanjut Musim ke-2

Setelah Sukses di Musim Pertama, Anime Draw This Then Die Lanjut Musim ke-2

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:30 WIB

PERADI Profesional Gandeng UI, Dorong PKPA Tak Sekadar Formalitas Calon Advokat

PERADI Profesional Gandeng UI, Dorong PKPA Tak Sekadar Formalitas Calon Advokat

Jabar | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:27 WIB

Pakar Hukum UMJ: Nusron Wahid Cukup Bukti untuk Diproses KPK

Pakar Hukum UMJ: Nusron Wahid Cukup Bukti untuk Diproses KPK

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 19:24 WIB

×