Viral Perkara Vasektomi, Dedi Mulyadi Cerita Soal KB dan Keluarga Miskin Punya 24 Anak

Yohanes Endra

Rabu, 06 Agustus 2025 | 11:34 WIB
Viral Perkara Vasektomi, Dedi Mulyadi Cerita Soal KB dan Keluarga Miskin Punya 24 Anak
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (YouTube/Deddy Corbuzier)

Suara.com - Pengalaman Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dalam menangani persoalan sosial masyarakat kembali mencuat usai pernyataannya soal program Keluarga Berencana (KB) menjadi sorotan.

Ia menegaskan bahwa pernyataan mengenai "penerima bansos harus vasektomi" tidak pernah keluar dari dirinya, melainkan merupakan interpretasi keliru dari media.

Dalam penjelasannya, Dedi menyebut bahwa seluruh pidato dan kegiatan dirinya terekam lengkap, terutama sejak ia aktif sebagai gubernur sekaligus konten kreator.

“Jadi sebenarnya gini, itu kalimat penerima bansos harus vasektomi itu enggak ada. Yang buat media, bukan saya,” kata Dedi Mulyadi dikutip dari YouTube Deddy Corbuzier pada Rabu, 6 Agustus 2025.

“Kan ada pidato lengkapnya. Itu lah enaknya jadi gubernur ngonten. Karena seluruh ucapan saya terekam baik dan lengkap,” kata Dedi menyambung.

Ia juga menekankan bahwa pemikiran soal pentingnya KB bukanlah hal baru, melainkan sudah ia suarakan sejak menjadi anggota DPR hingga menjabat sebagai Bupati Purwakarta.

“Pengalaman saya ini bukan sekarang ketika jadi gubernur, tapi ketika masih anggota DPR, ketika masih menjadi bupati,” ujarnya.

Mantan bupati Purwakarta itu lalu membagikan pengalamannya menemui keluarga dengan jumlah anak yang sangat banyak, bahkan hingga 24 orang dalam satu rumah tangga.

“Saya nemuin warga, anaknya 24, serius di Purwakarta tuh ada. Serius, satu ibu, satu bapak, ada di Plered,” katanya.

baca juga

Dedi menyebut bahwa kisah keluarga tersebut bahkan sempat ia abadikan dan wawancarai secara langsung, lalu diunggah ke kanal YouTube miliknya.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi

“Ibu-ibunya pernah ada diwawancara saya, di YouTube saya ada,” ujarnya.

Ia menggambarkan bahwa kondisi ekonomi keluarga tersebut jauh dari sejahtera, dengan sang ibu hanya berjualan gorengan dan sang ayah menarik becak.

“Si ibunya jualan gorengan, bapaknya narik becak. Artinya gini loh, dia punya keunggulan yang lebih. Orang lain bikin anak bayi tabung,” katanya.

Ia juga menceritakan pertemuannya dengan keluarga lain, di mana anak-anaknya dipaksa menjadi pengamen karena beban ekonomi yang berat.

“ Ada lagi yang anaknya disuruh jadi pengamen. Kemudian saya temui kan ibunya sama bapaknya,” ujarnya.

Dari pengalamannya itulah Dedi mulai mendorong program KB sebagai bentuk tanggung jawab sosial bagi masyarakat miskin penerima bansos.

“Kalau gitu, bapaknya aja yang KB. Dan saya sudah ngajak dari dulu sejak saya jadi anggota DPR,” kata Dedi.

Yang ia sampaikan dalam pidatonya yang viral adalah bahwa para penerima bansos diharapkan mengikuti program KB agar sejalan dengan upaya pengendalian kelahiran agar bantuan negara tidak sia-sia

“Yang saya sampaikan di pidato itu adalah penerima bantuan sosial (bansos) diharapkan itu bisa mengikuti program Keluarga Berencana (KB),” kata Dedi

“Karena enggak ada artinya, dibangunin rumah, kalau kemudian anaknya terus bertambah,” tutupnya.

Pengakuan Dedi Mulyadi yang sempat menemui keluarga yang memiliki 24 anak itu menuai komentar beragam dari netizen.

“Anak 1 aja ngurusin nya masha allah mantap. Ini anak 24 gak bisa mikir sih orang,” kata akun @PIBud***

“Bereproduksi dalam kekangan kemiskinan adalah tindakan kriminal dan kejahatan. Kejahatan terhadap Hak hidup layak si anak. Anak gak bisa milih orang tuanya,” komen akun @amand***

“Anak itu investasi, bayangin 24 anak kalau dah gede, dan dah kerja. Misalkan dapet gaji 4 juta sebulan dikalikan 24 anak jadi 94 juta. Kasih emak bapak nya 1 juta per bulan per anak, total 24 juta untuk emak bapaknya. ini soal Mindset,” sindir akun @cebon***

Kontributor : Rizka Utami

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dedi Mulyadi Akui Marketnya Makin Luas Gara-Gara Sering Ngonten, Mau Nyapres?

Dedi Mulyadi Akui Marketnya Makin Luas Gara-Gara Sering Ngonten, Mau Nyapres?

Entertainment | Selasa, 05 Agustus 2025 | 21:36 WIB

Cerita di Balik Program Vasektomi Dedi Mulyadi, Ada Kisah Miris

Cerita di Balik Program Vasektomi Dedi Mulyadi, Ada Kisah Miris

News | Selasa, 05 Agustus 2025 | 08:27 WIB

Dedi Mulyadi Minta Pendukungnya di Medsos Jangan Galak : Nanti Dikira Buzzer

Dedi Mulyadi Minta Pendukungnya di Medsos Jangan Galak : Nanti Dikira Buzzer

News | Senin, 04 Agustus 2025 | 19:57 WIB

Menohok, Dedi Mulyadi Sebut Piknik Berkedok Study Tour Sekolah Ikuti Gaya Pejabat

Menohok, Dedi Mulyadi Sebut Piknik Berkedok Study Tour Sekolah Ikuti Gaya Pejabat

News | Senin, 04 Agustus 2025 | 19:36 WIB

Sadis! Aktivis Demokrasi Diancam Disiksa Usai Kritik Dedi Mulyadi, Fotonya Dipajang Diskominfo Jabar

Sadis! Aktivis Demokrasi Diancam Disiksa Usai Kritik Dedi Mulyadi, Fotonya Dipajang Diskominfo Jabar

News | Senin, 04 Agustus 2025 | 18:55 WIB

Terkini

Ekspor SDA Tak Lewat Singapura, Indonesia Berpeluang Raup Margin Lebih Besar

Ekspor SDA Tak Lewat Singapura, Indonesia Berpeluang Raup Margin Lebih Besar

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 17:14 WIB

Kapolri Mutasi Tiga Pejabat Polda Banten, Kapolresta Serang Kota Ikut Berganti

Kapolri Mutasi Tiga Pejabat Polda Banten, Kapolresta Serang Kota Ikut Berganti

Banten | Rabu, 04 November 2026 | 17:12 WIB

Lipstik Inez Viral Lagi, Ini 6 Varian yang Cocok Buat Skintone Orang Indonesia

Lipstik Inez Viral Lagi, Ini 6 Varian yang Cocok Buat Skintone Orang Indonesia

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 17:10 WIB

Hujan Mulai Turun, 1.789 Warga Ngawi Masih Krisis Air Bersih

Hujan Mulai Turun, 1.789 Warga Ngawi Masih Krisis Air Bersih

Jatim | Rabu, 04 November 2026 | 17:10 WIB

Solusi Macet Ciomas! Jalan Laladon Bakal Dilebarkan 3 Meter

Solusi Macet Ciomas! Jalan Laladon Bakal Dilebarkan 3 Meter

Bogor | Rabu, 04 November 2026 | 17:07 WIB

Media Vietnam Singgung Prestasi Calvin Verdonk di Liga Champions

Media Vietnam Singgung Prestasi Calvin Verdonk di Liga Champions

Bola | Rabu, 04 November 2026 | 17:05 WIB

5 Sepatu Jalan Lokal Tanpa Tali yang Nyaman dan Anti Jebol Menurut Review

5 Sepatu Jalan Lokal Tanpa Tali yang Nyaman dan Anti Jebol Menurut Review

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 17:01 WIB

Dua Jasad Korban Mutilasi Madiun Teridentifikasi, Keluarga Terbang ke Bogor Antar Pemakaman

Dua Jasad Korban Mutilasi Madiun Teridentifikasi, Keluarga Terbang ke Bogor Antar Pemakaman

Jabar | Rabu, 04 November 2026 | 17:00 WIB

Review Serial Prefiero la Muerte: Suguhkan Kisah Cinta Unik Berbalut Horor

Review Serial Prefiero la Muerte: Suguhkan Kisah Cinta Unik Berbalut Horor

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 17:00 WIB

Asian Games 2026 Ungkap Potensi Atlet Indonesia, Sistem Pembinaan Jadi Pekerjaan Rumah

Asian Games 2026 Ungkap Potensi Atlet Indonesia, Sistem Pembinaan Jadi Pekerjaan Rumah

Jawa Tengah | Rabu, 04 November 2026 | 16:55 WIB

×