Update Covid-19 Global: 3 Varian Virus Corona yang Jadi Perhatian Ilmuwan Saat Ini

Risna Halidi, Lilis Varwati

Kamis, 09 September 2021 | 08:27 WIB
Update Covid-19 Global: 3 Varian Virus Corona yang Jadi Perhatian Ilmuwan Saat Ini
Ilustrasi Virus Corona. (Pixabay)

Suara.com - Update Covid-19 global hari ini Kamis (9/9) pukul 07.00 WIB tercatat lebih dari 223,36 juta orang telah dan masih terinfeksi virus corona dengan angka kematian mencapai lebih dari 4,6 juta jiwa.

Data pada situs worldometers, kasus positif bertambah sebanyak 584.942 infeksi dalam 24 jam terakhir. Juga angka kematian yang bertambah 9.526 jiwa dalam sehari.

Kasus positif harian Covid-19 paling banyak dilaporkan Amerika Serikat yang mencapai lebih dari 150 ribu infeksi. Demikian juga dengan kematian hariannya jadi yang terbanyak dengan jumlah 1.630 jiwa.

Selain AS, Meksiko juga melaporkan kematian harian lebih dari seribu, tepatnya 1.071 jiwa.

Sementara kasus positif harian di negara lain, rata-rata masih di bawah 50 ribu. Laporan kasus harian terbanyak kedua masih dari India dengan jumlah 43.403 infeksi. Disusul Inggris yang melaporkan 38.975 kasus positif baru Covid-19.

Sejumlah negara yang alami lonjakan infeksi Covid-19 menyebutkan bahwa viris corona varian Delta menjadi salah satu 'biang keladi' dari kejadian tersebut. Varian yang pertana kali ditemukan di India itu telah dikonfirmasi memiliki kemampuan lebih cepat menular antarmanusia.

Meski para ilmuwan tetap fokus pada varian Delta, tetapi mereka tetap melacak varian virus lain untuk melihat kemungkinan risiko paparan yang bisa terjadi.

Dikutip dari Channel News Asia, ada tiga varian virus corona yang masih jadi perhatian para ilmuwan dunia, di antaranya:

1. Varian Delta
Varian Delta tetap menjadi yang paling mengkhawatirkan. Di banyak negara, varian itu lebih banyak menginfeksi populasi yang belum divaksinasi.

baca juga

WHO mengklasifikasikan Delta sebagai varian kekhawatiran, yang berarti telah terbukti mampu meningkatkan penularan, menyebabkan penyakit yang lebih parah atau mengurangi manfaat vaksin dan perawatan.

Menurut Shane Crotty, seorang ahli virologi di La Jolla Institute for Immunology di San Diego, "kekuatan super" Delta adalah kemampuan menularnya.

Peneliti China menemukan bahwa orang yang terinfeksi Delta membawa virus 1.260 kali lebih banyak di hidung mereka dibandingkan dengan versi asli virus corona.

Virus corona asli membutuhkan waktu hingga tujuh hari untuk menimbulkan gejala. Sedangkan Delta dapat menyebabkan gejala dua hingga tiga hari lebih cepat.

2. Lambda
Varian Lambda telah menarik perhatian karena dianggap potensial menjadi ancaman baru pandemi. Meski begitu, menurut ilmuwan, varian yang pertama kali diidentifikasi di Peru itu tampaknya jumlahnya sedang surut.

Kasus yang melibatkan Lambda sempat meningkat pada bulan Juli, namun laporan varian itu terus turun secara global selama empat minggu terakhir, menurut data GISAID, database yang melacak varian SARS CoV-2.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Update Covid-19 Global: India Bersiap Hadapi Lonjakan Kasus Lagi

Update Covid-19 Global: India Bersiap Hadapi Lonjakan Kasus Lagi

Health | Rabu, 08 September 2021 | 08:50 WIB

Bukan Vaksin, Ini Pencegahan Pertama Agar Terhindar dari Berbagai Varian Virus Corona

Bukan Vaksin, Ini Pencegahan Pertama Agar Terhindar dari Berbagai Varian Virus Corona

Health | Selasa, 07 September 2021 | 22:17 WIB

Update Covid-19 Global: Asean Berpotensi Alami Gelombang Ketiga

Update Covid-19 Global: Asean Berpotensi Alami Gelombang Ketiga

Health | Selasa, 07 September 2021 | 09:06 WIB

Terkini

Amnesty Minta Pelaku Pembubaran Ibadah GKPI Tangerang Diproses Hukum

Amnesty Minta Pelaku Pembubaran Ibadah GKPI Tangerang Diproses Hukum

News | Senin, 21 September 2026 | 21:41 WIB

Ahli Soroti Kerugian Negara Rp2 Triliun di Kasus TPL: Harus Diaudit BPK

Ahli Soroti Kerugian Negara Rp2 Triliun di Kasus TPL: Harus Diaudit BPK

News | Senin, 21 September 2026 | 21:36 WIB

Dari Jakarta hingga Sukabumi, Belasan Aset Mewah Ipda Yayat Dibidik KPK

Dari Jakarta hingga Sukabumi, Belasan Aset Mewah Ipda Yayat Dibidik KPK

News | Senin, 21 September 2026 | 21:35 WIB

Dari Garmin Run 2026, Gaya Hidup Aktif Bertemu Solusi Finansial

Dari Garmin Run 2026, Gaya Hidup Aktif Bertemu Solusi Finansial

Sport | Senin, 21 September 2026 | 21:24 WIB

Kondisi Doddy Katamsi Memprihatinkan Akibat Penyakit Jantung, Keluarga Meminta Doa

Kondisi Doddy Katamsi Memprihatinkan Akibat Penyakit Jantung, Keluarga Meminta Doa

Entertainment | Senin, 21 September 2026 | 21:21 WIB

Sebut Pakar Saking Pintarnya Jadi Goblok, KIKA Beri Kritik Pedas ke Prabowo

Sebut Pakar Saking Pintarnya Jadi Goblok, KIKA Beri Kritik Pedas ke Prabowo

News | Senin, 21 September 2026 | 21:13 WIB

Tuntutan 8,5 Tahun Bikin Suasana Sidang Sudewo Memanas, Pendukung Ricuh

Tuntutan 8,5 Tahun Bikin Suasana Sidang Sudewo Memanas, Pendukung Ricuh

Jawa Tengah | Senin, 21 September 2026 | 21:03 WIB

vivo X500 Series Resmi Meluncur, Bawa Kamera 17EV dan Video 4K 240fps

vivo X500 Series Resmi Meluncur, Bawa Kamera 17EV dan Video 4K 240fps

Tekno | Senin, 21 September 2026 | 21:02 WIB

Target E50 di Depan Mata, Impor Bensin Bakal Dihentikan?

Target E50 di Depan Mata, Impor Bensin Bakal Dihentikan?

Video | Senin, 21 September 2026 | 21:00 WIB

Merumuskan Kembali Bisnis Media Masa Depan di Local Media Summit 2026

Merumuskan Kembali Bisnis Media Masa Depan di Local Media Summit 2026

News | Senin, 21 September 2026 | 20:57 WIB

×