Kerap Menjangkit Orang Dewasa, Seberapa Mungkin Anak-Anak Kembangkan Long Covid?

Cesar Uji Tawakal, Fita Nofiana

Kamis, 09 September 2021 | 16:16 WIB
Kerap Menjangkit Orang Dewasa, Seberapa Mungkin Anak-Anak Kembangkan Long Covid?
Anak sekolah memakai masker. (Shutterstock)

Suara.com - Anak-anak yang terinfeksi Covid-19 bisa mengembangkan gejala jangka panjang atau Long Covid. Namun penelitian menunjukkan bahwa usia tersebut kemungkinan mengalami Long Covid cukup kecil. 

Melansir dari Medical Xpress, sebuah penelitian di Inggris yang baru-baru ini diterbitkan menemukan sekitar 4 persen anak-anak dan remaja memiliki gejala lebih dari sebulan setelah terinfeksi.

Kelelahan, sakit kepala, dan kehilangan penciuman adalah beberapa keluhan yang paling umum dan sebagian besar hilang dalam dua bulan.

Batuk, nyeri dada, dan kabut otak adalah beberapa gejala jangka panjang lainnya yang terkadang ditemukan pada anak-anak. Kondisi ini bahkan dapat terjadi bahkan setelah infeksi ringan atau tanpa gejala awal.

Beberapa penelitian telah menemukan tingkat gejala persisten yang lebih tinggi daripada penelitian di Inggris, tetapi anak-anak dianggap lebih jarang terkena daripada orang dewasa.

Setidaknya 30 persen pasien dewasa Covid-19 mengalami gejala jangka panjang. 

Para ahli tidak yakin apa yang menyebabkan gejala jangka panjang. Dalam beberapa kasus, itu bisa mencerminkan kerusakan organ yang disebabkan oleh infeksi awal. Bisa juga akibat virus dan peradangan yang berlama-lama di dalam tubuh.

Ilustrasi anak pakai masker. (Shutterstock)
Ilustrasi anak pakai masker. (Shutterstock)


Anak-anak dapat mengalami masalah langka lainnya setelah infeksi virus corona awal, termasuk peradangan jantung atau kondisi yang dikenal sebagai sindrom inflamasi multisistem.

Kondisi ini melibatkan demam dan peradangan yang mempengaruhi bagian tubuh yang berbeda. 

baca juga

Anak-anak yang terkena umumnya perlu dirawat di rumah sakit tetapi sebagian besar pulih. Kondisi serupa dapat terjadi pada orang dewasa.

Penyebaran cepat varian delta yang sangat menular membuat beberapa dokter khawatir tentang potensi jumlah anak yang berisiko lebih tinggi untuk mengalami Long Covid dan kondisi lainnya.

Karena potensi konsekuensi jangka panjang ini, American Academy of Pediatrics merekomendasikan kunjungan dokter lanjutan setelah anak-anak pulih dari infeksi virus corona.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Skrining Awal, Pengunjung Ancol Wajib Pakai Aplikasi Pedulilindungi

Skrining Awal, Pengunjung Ancol Wajib Pakai Aplikasi Pedulilindungi

Jakarta | Kamis, 09 September 2021 | 16:02 WIB

Studi: Asupan Bergizi Bisa Turunkan Risiko Infeksi dan Keparahan Covid-19

Studi: Asupan Bergizi Bisa Turunkan Risiko Infeksi dan Keparahan Covid-19

Health | Kamis, 09 September 2021 | 15:51 WIB

Daripada Digerogoti Tikus, Pengusaha Bus Pariwisata Pilih Jual Unit

Daripada Digerogoti Tikus, Pengusaha Bus Pariwisata Pilih Jual Unit

Jabar | Kamis, 09 September 2021 | 15:48 WIB

Terkini

BUMN Hanya Tersisa 250 Perusahaan, Nasib Karyawan Gimana

BUMN Hanya Tersisa 250 Perusahaan, Nasib Karyawan Gimana

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 20:08 WIB

25 Siswa dan Guru SDN Ciherang 01 Dramaga dilarikan ke Puskesmas

25 Siswa dan Guru SDN Ciherang 01 Dramaga dilarikan ke Puskesmas

Bogor | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 20:08 WIB

Dukung Penyerapan Blue Carbon dan Berdayakan Masyarakat, BTN Tanam 10.000 Mangrove di Kuta Bali

Dukung Penyerapan Blue Carbon dan Berdayakan Masyarakat, BTN Tanam 10.000 Mangrove di Kuta Bali

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 20:06 WIB

Bebas Ribet! 8 Tren Rambut Keriting Pria untuk Wajah Kotak yang Gampang Ditata

Bebas Ribet! 8 Tren Rambut Keriting Pria untuk Wajah Kotak yang Gampang Ditata

Your Say | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Viral Kisah Ketua RT Cuci Darah Usai 10 Tahun Minum Air Galon Isi Ulang, Ahli Soroti Bahaya BPA

Viral Kisah Ketua RT Cuci Darah Usai 10 Tahun Minum Air Galon Isi Ulang, Ahli Soroti Bahaya BPA

Jabar | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 19:59 WIB

Eks Pelatih PSM dan Persipura Bocorkan ke Singapura Taktik Tekuk Timnas Indonesia

Eks Pelatih PSM dan Persipura Bocorkan ke Singapura Taktik Tekuk Timnas Indonesia

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 19:57 WIB

Reka Dokumen Demi Bikin Gaduh, 9 Pelaku Jasa Konten Provokatif Diringkus Polda Metro

Reka Dokumen Demi Bikin Gaduh, 9 Pelaku Jasa Konten Provokatif Diringkus Polda Metro

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 19:56 WIB

Impresi Singkat Suzuki Fronx SGX Varian Tertinggi di GIIAS 2026

Impresi Singkat Suzuki Fronx SGX Varian Tertinggi di GIIAS 2026

Otomotif | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 19:50 WIB

Starting XI Singapura vs Timnas Indonesia: Nadeo dan Jordi Amat Cadangan

Starting XI Singapura vs Timnas Indonesia: Nadeo dan Jordi Amat Cadangan

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 19:48 WIB

BPJS Kesehatan Resmikan Taman Budaya Gotong Royong di Sabang, Wujud Kolaborasi dari 0 KM Indonesia

BPJS Kesehatan Resmikan Taman Budaya Gotong Royong di Sabang, Wujud Kolaborasi dari 0 KM Indonesia

Bisnis | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 19:46 WIB

×