Amankah Konsumsi Minuman Serat Olahan Setiap Hari?

Risna Halidi, Dini Afrianti Efendi

Jum'at, 10 September 2021 | 11:17 WIB
Amankah Konsumsi Minuman Serat Olahan Setiap Hari?
Ilustrasi minuman serat olahan. (Shutterstock)

Suara.com - Ada beberapa cara alternatif yang bisa dilakukan untuk mencukupi asupan serat harian, salah satunya dengan minuman serat siap minum atau ready to drink.

Meski demikian, tidak sedikit orang mengkritisi minuman serat olahan karena dianggap bisa meningkatkan kadar gula dalam tubuh.

Hal yang jadi pertanyaan, amankah minuman serat dikonsumsi setiap hari?

Head of Marketing Supplement PT Amerta Indah Otsuka, Stephanie Lisman mengklaim bahwa minuman serat aman dikonsumsi setiap hari, dan disebut mampu membantu memenuhi kebutuhan serat harian tubuh.

"Satu botol bisa bantu penuhi 20 persen kebutuhan serat harian," ujar Stephanie saat konferensi pers peluncuran Fibe Mini, Jumat (10/9/2021).

Berdasarkan angka kecukupan gizi atau AKG harian, rerata orang dewasa membutuhkan minimal asupan serat 29 hingga 37 gram sehari. Sedangkan dalam satu botol minuman serat seperti Fibe Mini terkandung 6 gram serat.

Sehingga, Stephanie menganjurkan minuman serat bisa dikonsumsi satu botol per hari secara rutin. Bisa juga konsumsi lebih dari satu botol, khususnya saat dalam kondisi sedang tidak makan buah dan sayur.

Meski begitu, ia juga tetap lebih menganjurkan pola makan seimbang dengan tetap mengonsumsi buah dan sayur karena minuman serat tidak bisa menggantikan posisi kandungan gizi yang ada dalam buah dan sayur.

Apalagi berdasarkan riset konsumsi serat dari makanan sehari-hari, orang Indonesia rerata hanya mengkonsumsi 1/3 dari kebutuhan serat harian saja.

baca juga

"Untuk itu, minuman serat bisa dikonsumsi 1 hingga 3 botol per hari. Namun untuk kondisi kesehatan tertentu, lebih baik konsultasikan dengan dokter atau ahli gizi pribadi," jelas Stephanie.

Sedangkan dalam minuman serat siap minum ini, terdapat kandungan 9 gram gula, namun tidak ada pantangan penyandang diabetes mengonsumsi minuman serat ini.

"Tidak ada larangan untuk mengonsumsi serat bagi penyandang diabetes. Faktanya, serat dapat menjaga gula darah. Kandungan gula sekitar 9 gram ini berarti kurang lebih satu sendok makan," tutur Stephanie.

Sedangkan batas asupan konsumsi gula yang harian per orang anjuran Kementerian Kesehatan (Kemenkes) yakni 10 persen dari total energi (2000 kalori) atau 200 kalori dari gula, yang berarti paling banyak setara dengan empat sendok makan atau 50 gram sehari.

Tapi yang perlu catatan lainnya, gula juga ada di berbagai sumber makanan lainnya, seperti sumber karbohidrat di nasi, tepung, gula olahan yang terkandung jenis gula glukosa atau langsung diserap tubuh, dan gula buah dengan jenis gula fruktosa yang butuh waktu lebih lama diolah tubuh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sering Terbangun Jam 3 Pagi? Hati-Hati Gejala Diabetes

Sering Terbangun Jam 3 Pagi? Hati-Hati Gejala Diabetes

Health | Kamis, 09 September 2021 | 21:45 WIB

Yuk Mulai Konsumsi Makanan Berserat untuk Cegah Kanker Usus Besar

Yuk Mulai Konsumsi Makanan Berserat untuk Cegah Kanker Usus Besar

Lampung | Kamis, 09 September 2021 | 19:10 WIB

Bagi Penderita Diabetes, Semakin Tinggi Kadar Gula Berpotensi Picu Masalah Mata

Bagi Penderita Diabetes, Semakin Tinggi Kadar Gula Berpotensi Picu Masalah Mata

Health | Minggu, 05 September 2021 | 10:27 WIB

Terkini

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:18 WIB

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 18:38 WIB

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:06 WIB

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Health | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:15 WIB

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

×